Jumat, 30 Oktober 2026
07:02 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bank Sentral Sri Lanka

Bank Sentral Sri Lanka

Bagikan:
Bank Sentral Sri Lanka
ශ්‍රී ලංකා මහ බැංකුව (Sinhala)
இலங்கை மத்திய வங்கி (Tamil)
120px-Central_Bank_of_Sri_Lanka_logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Sri_lanka2024.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor pusatKolombo
Didirikan1950
GubernurAjith Nivard Cabraal
Bank sentralSri Lanka
Mata uangRupee Sri Lanka
LKR (ISO 4217)
Situs webBank Sentral Sri Lanka

Bank Sentral Sri Lanka (Central Bank of Sri Lanka; bahasa Sinhala:ශ්‍රී ලංකා මහ බැංකුව; bahasa Tamil:இலங்கை மத்திய வங்கி) adalah bank sentral atau otoritas moneter Sri Lanka dengan markas besarnya terletak di Kolombo. Bank ini didirikan pada tahun 1950, dua tahun setelah kemerdekaan. Gubernur pendiri Bank Sentral Sri Lanka adalah John Exter, sementara menteri keuangan pada saat itu adalah J.R. Jayawardena. Di bawah nama Bank Sentral Sailan, bank ini digantikan Dewan Mata Uang yang sampai saat itu bertanggung jawab untuk mengeluarkan uang negara. Bank Sentral ini adalah anggota dari Asian Clearing Union.

Bank ini bertanggung jawab untuk menjalankan kebijakan moneter di Sri Lanka dan juga memiliki kekuasaan pengawasan luas atas sistem keuangan.

Kredibilitasnya dipertanyakan pada tahun 2007, karena tuduhan campur tangan politik dan pembusukan kelembagaan.[1]

Gubernur bank sentral

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

Afrika
Amerika
Asia
Arab saudi  · Bangladesh  · Bhutan  · Brunei  · Filipina  · Hong Kong  · India  · Indonesia  · Iran  · Jepang  · Korea Selatan  · Korea Utara  · Maladewa  · Malaysia  · Mongolia  · Myanmar  · Nepal  · Pakistan  · Singapura  · Sri Lanka  · Taiwan  · Tajikistan  · Thailand  · Timor Leste  · Tiongkok  · Vietnam
Eropa
Albania  · Austria  · Belanda  · Belgia  · Britania Raya  · Bulgaria  · Bosnia dan Herzegovina  · Ceko  · Denmark  · Estonia  · Finlandia  · Hungaria  · Irlandia  · Islandia  · Italia  · Jerman  ·Kroasia  · Latvia  · Lituania  · Luksemburg  · Malta  · Polandia  · Portugal  · Prancis  · Rumania  · Rusia  · Serbia  · Siprus  · Slovenia  · Slowakia  · Spanyol  · Swedia  · Swiss  · Ukraina  · Yunani
Oseania
Nama dimiringkan menunjukkan wilayah tak berdaulat (dependen), bekas negara, atau negara dengan pengakuan terbatas
Ikon rintisan

Artikel bertopik bank atau perbankan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan