Jumat, 30 Oktober 2026
00:26 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Bandiera Rossa

Bandiera Rossa

Bagikan:
250px-ICBSA_Corale_Verdi_Milano_-_Bandiera_rossa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bandiera Rossa sering juga disebut Avanti Popolo, adalah salah satu lagu gerakan buruh Italia yang paling terkenal. Lagu tersebut berisi lirik yang menggunakan bendera merah, simbol gerakan sosialis dan komunis. Lirik lagu ini ditulis oleh Carlo Tuzzi pada tahun 1908, sedangkan melodinya dikomposisi dari dua lagu rakyat Lombardia. Terlepas dari bait pertama, ada beberapa variasi lirik yang biasanya dipakai tergantung dengan ideologi yang dianut oleh penyanyi lagu tersebut, terutama dari pihak sosialis dan komunis. Dua baris terakhir dimasukan kedalam lirik lagu setelah naiknya Benito Mussolini, pada saat yang sama lirik pembuka yang aslinya tertulis.

Bandiera Rossa (bahasa Italia untuk "Bendera Merah"), sering juga disebut Avanti Popolo, adalah salah satu lagu gerakan buruh Italia yang paling terkenal. Lagu tersebut berisi lirik yang mengagungkan bendera merah, simbol gerakan sosialis dan komunis. Lirik lagu ini ditulis oleh Carlo Tuzzi pada tahun 1908; sedangkan melodinya dikomposisi dari dua lagu rakyat Lombardia.

Terlepas dari bait pertama, ada beberapa variasi lirik yang biasanya dipakai tergantung dengan ideologi yang dianut oleh penyanyi lagu tersebut, terutama dari pihak sosialis dan komunis. Dua baris terakhir "Evviva il comunismo e la libertà" dimasukkan ke dalam lirik lagu setelah naiknya Benito Mussolini; pada saat yang sama lirik pembuka yang aslinya tertulis "Compagni avanti alla riscossa" diubah menjadi "Avanti o popolo, alla riscossa". Juga, kata "comunismo" di akhir chorus sering diganti dengan "socialismo" saat ini.

Bandiera Rossa dikutip dalam komposisi piano Frederic Rzewski berjudul The People United Will Never Be Defeated!.

Kutipan lirik

Kutipan lirik dalam Bahasa Italia:
Avanti o popolo, alla riscossa,
Bandiera rossa, Bandiera rossa.
Avanti o popolo, alla riscossa,
Bandiera rossa trionferà.
Bandiera rossa la trionferà
Bandiera rossa la trionferà
Bandiera rossa la trionferà
Evviva il comunismo e la libertà.
Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:
Bangkitlah rakyat, menuju pembebasan
Bendera Merah, Bendera Merah
Bangkitlah rakyat, menuju pembebasan
Bendera merah akan menang.
Bendera merah akan menang,
Bendera merah akan menang,
Bendera merah akan menang,
Jayalah komunisme dan kebebasan.

Versi ini diterjemahkan untuk marxists.org oleh Clara Statello dan Mitchell Abidor.[1]

Versi bahasa asing

Sebagai salah satu lagu italia yang paling banyak diterjemahkan, Bandiera Rossa telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa termasuk: Inggris,[2] Prancis,[3] Swedia,[4] Norwegia, Denmark,[5] Turki,[6] Kurdi, Finlandia,[7] Islandia, dan Rusia.

Referensi

  1. ↑ "Lyrics: Bandiera rossa (Marxists Internet Archive)". 2015-06-23. Diakses tanggal 2015-06-23.
  2. ↑ "DDR Lieder - "Bandiera Rossa"". YouTube. 2011-08-16. Diakses tanggal 2013-03-07.
  3. ↑ "Bandiera rossa – (Französisch)". YouTube. Diakses tanggal 2013-03-07.
  4. ↑ "Bandiera Rossa". YouTube. 2008-08-30. Diakses tanggal 2013-03-07.
  5. ↑ "Søren Sidevind – Avanti Popolo". YouTube. 2010-01-06. Diakses tanggal 2013-03-07.
  6. ↑ "1 Mayıs ! İşçinin emekçinin bayramı !". YouTube. 2011-04-30. Diakses tanggal 2013-03-07.
  7. ↑ "Bandiera rossa – (Italienisch / Deutsch / Finnisch / Russisch)". YouTube. 2011-01-31. Diakses tanggal 2013-03-07.
Ikon rintisan

Artikel bertopik lagu, musik, atau alat musik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan