Bandar Udara Gatot Soebroto adalah bandar udara yang terletak di Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Bandara ini terletak sekitar 211 kilometer dari pusat Kota Bandar Lampung. Selain sebagai pangkalan udara TNI AD, bandar udara ini juga melayani penerbangan komersial sipil berjadwal ke Bandar Lampung, Palembang dan Jakarta.
Nama Bandara ini diambil dari salah satu pahlawan nasional Indonesia, yaitu Jenderal TNI (Anumerta) Gatot Soebroto.
Usulan perubahan nama
Usai diresmikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, pada 6 April 2019 lalu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengusulkan perubahan nama Bandar Udara (Bandara) Gatot Subroto Way Kanan. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, Bambang Sembogo mengatakan, usulan ini diajukan oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi untuk mengubah nama Bandara Gatot Subroto menjadi Bandara Musanif Ryacudu. Perubahan nama itu diajukan oleh Gubernur kepada KSAD. Perubahan nama diusulkan untuk memberikan penghormatan kepada pahlawan asal Lampung khususnya Way Kanan, Mayjen TNI (Purn.) Musannif Ryacudu.[1]
Usulan perubahan nama Bandara Gatot Subroto tersebut, saat ini masih menunggu keputusan dari KSAD apakah disetujui atau tidak. Bandara milik TNI Angkatan Darat, Gatot Subroto yang sebelumnya bernama Lanudad Gatot Subroto Lampung resmi melayani penerbangan komersial mulai 6 April 2019. Peresmian dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.
Komandan
- Letkol Cpn Yusuf Hidayat (2019 – 2020)
- Letkol Cpn Muh. Sahrir (2020 – 2022)
- Letkol Cpn Kandek Pratikno, S.P. (2022 - 2024)
- Letkol Cpn I Putu Arry PB Pratuana, S.Hub.Int. (2024 - April 2026)
- Letkol Cpn Ferdinandus Guntur PW, S.Psi (April 2026 - Petahana)
Lihat pula
Referensi
|
|---|
| Sumatra | | Bandara internasional | |
|---|
| Bandara domestik | |
|---|
|
|---|
| Jawa | | Bandara internasional | |
|---|
| Bandara domestik | |
|---|
|
|---|
| Nusa Tenggara | | Bandara internasional | |
|---|
| Bandara domestik | |
|---|
|
|---|
| Kalimantan | | Bandara internasional | |
|---|
| Bandara domestik | |
|---|
|
|---|
| Sulawesi | | Bandara internasional | |
|---|
| Bandara domestik | |
|---|
|
|---|
| Maluku dan Papua | | Bandara internasional | |
|---|
| Bandara domestik | |
|---|
|
|---|
- Bandar udara domestik melayani penerbangan domestik, pribadi, dan carteran.
- Nama bandar udara yang diberi tanda * bisa mengeluarkan Visa on Arrival (VoA)
|
|
|---|
|
| Skadron Serbu | | |
|---|
| Skadron Serba Guna | |
|---|
| Pangkalan Udara | |
|---|
| Pendidikan dan Pemeliharaan | |
|---|
|
 | Artikel bertopik bandar udara di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |