Rabu, 04 November 2026
17:30 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Bandar Udara Kobe

Bandar Udara Kobe

bandar udara di Jepang

Bagikan:
Bandar Udara Kobe

神戸空港
Kōbe Kūkō
250px-Kobe_Airport_logo_2018.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Kobe_Airport06s5s3200.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi
JenisPublik
PemilikKota Kobe
PengelolaKansai Airports (Orix-Vinci SA Konsorsium)
MelayaniKeihanshin
LokasiChuo-ku, Kobe
Dibuka16 Februari 2006;20 tahun lalu (2006-02-16)
Basis operasi untuk
Ketinggian dpl mdpl
Koordinat34°37′58″N 135°13′26″E / 34.63278°N 135.22389°E / 34.63278; 135.22389
Situs webwww.kairport.co.jp/eng/
Peta
RJBE di Kobe
RJBE
RJBE
Lokasi di Kobe
Tampilkan peta Kobe
RJBE di Prefektur Hyōgo
RJBE
RJBE
Lokasi di Prefektur Hyōgo
Tampilkan peta Prefektur Hyōgo
RJBE di Jepang
RJBE
RJBE
Lokasi di Jepang
Tampilkan peta Jepang
Landasan pacu
Arah Panjang Permukaan
m kaki
09/27 2,500 8 Aspal beton
Statistik (2021)
Penumpang1,752,629
Kargo (metrik ton)0
Pergerakan pesawat15,019

Bandar Udara Kobe (神戸空港, Kōbe Kūkō) (IATA: UKB, ICAO: RJBE) adalah sebuah bandara di sebuah pulau buatan yang terletak sejauh 8 kilometer di selatan di pusat kota Kobe, Prefektur Hyogo, Jepang. Bandara ini dibuka pada tahun 2006, dan terutama menangani penerbangan domestik, tetapi juga dapat mengakomodasi penerbangan sewaan internasional. Pada tahun-tahun awal penggunaannya (2006), bandar udara ini menangani 2.697.000 penumpang dengan faktor muat rata-ratanya adalah 61,1%;[2] sedangkan pada tahun fiskal 2010, ia menangani sekitar 2.215.000 penumpang dengan faktor muat rata-ratanya 69,2%.[2] Pada tahun 2017, bandar udara tersebut melayani 3.071.974 dengan faktor muat rata-ratanya 79,4%.[2]

Sejarah

250px-PortIslandCloseup_2003262.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bandar Udara Kobe (bawah) dalam fase pembangunan pada tahun 2003

Pemerintah Kota Kobe mengajukan proposal pembangunan bandar udara pada tahun 1971. Pada saat itu, pemerintah berencana untuk mencari jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan di Bandar Udara Internasional Osaka, yang akan membangun Bandar Udara Kobe yang akan memiliki enam landas pacu yang panjangnya 3.000 meter pada lahan seluas 1.100 hektare. Wali kota Kobe, Tatsuo Miyazaki, tidak menyetujui rencana tersebut karena rencana letak fasilitas bandar udara itu dekat dengan kota.[3] Ia terpilih kembali pada tahun 1973, dan tetap tidak menyetujui pembangunan fasilitas itu mengalahkan para pesaing yang mendukung ide tersebut.[3]

Para pebisnis di Kobe masih tetap menginginkan ide tersebut disetujui, dan mereka memaksa pemerintah kota untuk mengajukan pembangunan fasilitas lebih kecil dengan satu landas pacu sepanjang 3.000 meter. Ide ini kemudian diajukan kepada Kementerian Perhubungan pada tahun 1982 sebagai fasilitas pesaing ide Bandar Udara Internasional Kansai, di mana Pemerintah Prefektural Osaka dan Wakayama kemudian menyetujui ide tersebut. Setelah pemerintah nasional menyuarakan ketidakpuasannya dengan proposal Kobe, Kobe lalu mengalihkan suara setujunya secara resmi kepada proposal Bandar Udara Internasional Kansai pada tahun 1984, tetapi pada tahun 1985 ia memutuskan mendanai secara independen pembangunan bandar udara lain.[3]

Pembangunan bandar udara sempat terhenti karena kekurangan dana hingga tahun 1995, ketika ia mendapat dukungan pemerintah nasional sebagai perbaikan ekonomi Kobe akibat gempa bumi besar Hanshin. Meskipun kontroversi berlangsung, penduduk setempat terus mendukung rencana tersebut: dalam pemilihan wali kota tahun 1997, koalisi yang mendukung pembangunan bandar udara meraih kemenangan tipis atas koalisi yang menolak pembangunan bandar udara. Pembangunan dimulai pada bulan September 1999 tetapi kontroversi politik terus berlanjut: 87.000 tanda tangan dikumpulkan dalam sebuah petisi untuk wali kota pada tahun 2000, dan gugatan warga negara untuk membatalkan proyek ini diberhentikan pada tahun 2004.

Pada tanggal 16 Februari 2006, Bandar Udara Kobe resmi dibuka dengan maskapai Japan Airlines sebagai pembuka rute penerbangan ke Kobe, dan dilanjutkan oleh All Nippon Airways. Kedua maskapai ini berencana untuk mengganti pesawat berbadan besar dengan sejumlah besar pesawat berbadan sedang untuk mengisi kelebihan ruang penerbangan yang dibuat oleh pembangunan bandar udara tersebut.[4] Bandar udara ini menangani penerbangan luar negeri pertama pada bulan September 2006.[5]

Pada tanggal 1 Juni 2010, Japan Airlines secara resmi memberhentikan seluruh penerbangan ke Kobe dan menutup kantornya akibat kerugian bandar udara. Dengan kejadian tersebut, Skymark Airlines mengumumkan ekspansi besar-besaran ke Kobe.[6] All Nippon Airways juga menghentikan layanannya ke Kobe. Sejak saat itu, Skymark Airlines menjadi maskapai dominan di Kobe yang melayani dua per tiga penumpang di bandar udara tersebut.[7]

Pada tahun 2013, wali kota Kobe, Tatsuo Yada, mendukung proposal untuk menggabungkan pengelolaan tiga bandar udara di wilayah Kansai dengan menambahkan Bandar Udara Kobe dalam rencana penjualan pada tahun 2014 dari pengoperasian konsesi di Itami dan Kansai, walaupun surat kabar Keizai Nihon melaporkan hal ini tidak akan mungkin terjadi mengingat negosiasi negara-negara maju ada di sekitar konsesi itu.[8]

Fasilitas

Bandar Udara Kobe memiliki terminal penumpang berlantai tiga dengan rincian sebagai berikut:

  • lantai pertama digunakan oleh maskapai untuk menyediakan loket pendaftaran tiket (check in) bagi penumpang yang akan berangkat, dan juga sebagai tempat pengambilan bagasi oleh penumpang yang datang[9]
  • lantai kedua digunakan sebagai ruang tunggu keberangkatan[9]
  • lantai ketiga digunakan sebagai dek pengamatan untuk pengunjung yang ingin melihat keadaan di sekitar bandar udara[9]

Fasilitas landas pacu memiliki dimensi 2.500 × 60 meter dengan arah 092° dan 272°, dan berpermukaan keras yang terbuat dari aspal beton.[10] Ketinggian bandar udara ini adalah 18 kaki (5,5 meter) dari permukaan laut.

Maskapai dan tujuan

MaskapaiTujuan
Air Do Sapporo–Chitose
All Nippon Airways Sapporo–Chitose, Tokyo–Haneda
Fuji Dream Airlines Aomori, Hanamaki, Matsumoto
Juneyao Air Nanjing, Shanghai–Pudong
Skymark Airlines Ibaraki, Kagohshima, Nagasaki, Naha, Sapporo–Chitose, Sendai, Shimojishima, Tokyo–Haneda
Solaseed Air Naha
Starlux Airlines Taichung, Taipei–Taoyuan
250px-Kobe_Airport_concourse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kobe Airport

Referensi

  1. ↑ "Kobe Airport" (PDF) (dalam bahasa Jepang). Japanese Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 23 Mei 2021. Diakses tanggal 23 Mei 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "神戸市:神戸空港利用状況". city.kobe.lg.jp (dalam bahasa bahasa Jepang). Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 3 "関西3空港のあり方について(提言)" (PDF). hyogo-rp.net (dalam bahasa bahasa Jepang). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-09-29. Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ Shimizu, K. (2004). "JAL, ANA eye smaller jets to meet changing needs". japantimes.co.jp (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2005-09-11. Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. ↑ "神戸市:神戸空港ホームページ 神戸空港の経緯". city.kobe.lg.jp (dalam bahasa bahasa Jepang). Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-04. Diakses tanggal 19 Januari 2016. 国際ビジネスジェットが初就航{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. ↑ "兵庫県と神戸市・神商、神戸空港24時間化など要望 国交省に". nikkei.com (dalam bahasa bahasa Jepang). Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ "HP23.5.xls - HP23.5.pdf" (PDF). city.kobe.lg.jp (dalam bahasa bahasa Jepang). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  8. ↑ "神戸市長、3空港一体に意欲". nikkei.com (dalam bahasa bahasa Jepang). 5 Oktober 2013. Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. 1 2 3 "館内ご案内 | 神戸空港ターミナル". kairport.co.jp (dalam bahasa bahasa Jepang). Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ "RJBE – Kobe Airport | SkyVector". skyvector.com (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kobe Airport.
Bandar udara kelas satu
Bandar udara kelas dua
Bandar udara kelas tiga
Bandar udara lain
Lapangan udara untuk militer
Lapangan helikopter
Bandar udara
yang sudah tidak beroperasi
Catatan: 1juga digunakan untuk militer/sipil
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan