Kamis, 15 Oktober 2026
20:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Bambangan kuning

Bambangan kuning

spesies burung

Bagikan:
Bambangan kuning
250px-Yellow_Bittern.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Ixobrychus sinensis
Artikel takson sembarang

Bambangan kuning (Ixobrychus sinensis) adalah spesies burung dari keluarga Ardeidae.[1] Dalam takson, bambangan kuning termasuk dalam genus Ixobrychus. Bambangan kuning merupakan burung pemakan ikan, ketam, kodok, serangga air, yang memiliki habitat di rumpun pandan, buluh di sungai, rawa-rawa, sawah.

Ciri-ciri

Tubuh berukuran kecil (38 cm). Warna kuning tua dan hitam.

Dewasa: Topi hitam. Bagian atas coklat kemerahan pucat. Bagian bawah kuning tua. Bulu terbang hitam.[2] Bulu penutup sayap kuning tua.

Remaja: Seperti dewasa tetapi lebih coklat. Keseluruhan bercoret tebal.[2] Sayap dan ekor hitam. Iris kuning, lingkaran tanpa bulu di sekitar mata kuning kehijauan, paruh coklat kehitaman, kaki kuning kehijauan. Pemburu yang lincah, memanjat di antara buluh, menegakkan jambul, mengepakkan sayap. Saat terganggu diam tak bergerak, paruh ditegakkan, mata melotot ke depan.

Penyebaran

  • Berbiak: India, Asia Timur sampai Filipina, Mikronesia, Sumatra.
  • Migran: Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, Papua.
  • Tersebar sampai ketinggian 1.200 m dpl.

Galeri

  • 120px-Yellow_Bittern_%28Ixobrychus_sinensis%29-_Habitat_at_Kolkata_I_IMG_2653.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Yellow_Bittern_%28Ixobrychus_sinensis%29-_Taking_off_at_Kolkata_I_IMG_2650.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Yellow_Bittern_%28Ixobrychus_sinensis%29-_Taking_off_at_Kolkata_I_IMG_2651.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Yellow_Bittern_%28Ixobrychus_sinensis%29_at_Kolkata_I_IMG_2657.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Ixobrychus_sinensis_P6232813.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Yellow_Bittern_%28Ixobrychus_sinensis%29_at_Kolkata_I_IMG_2663.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ Ayat, Asep (2011). Mardiastuti, Ani (ed.). Burung-burung Agroforest di Sumatera (PDF). Bogor: World Agroforesty Centre. hlm. 103. ISBN 978-979-3198-60-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 Robson, Craig (2020-02-06). Field Guide to the Birds of South-East Asia (dalam bahasa Inggris). Bloomsbury Publishing. hlm. 54. ISBN 978-1-4729-8139-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan