Jumat, 16 Oktober 2026
12:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Bakal pelanting

Bakal pelanting

Bagikan:
Rangkaian-rangkaian KRL yang terparkir di emplasemen Depo KRL Depok.
Rangkaian-rangkaian KRL yang terparkir di emplasemen Depo KRL Depok.

Bakal pelanting dikenal juga sebagai sarana perkeretaapian atau sarana perkeretaapian berat secara spesifik adalah setiap kendaraan baik itu yang berpenggerak atau tidak, yang berjalan di atas jalan rel.

Istilah "bakal pelanting" awalnya merujuk pada setiap kendaraan yang bergerak di atas rel kereta api. Kemudian, istilah ini telah diperluas untuk mencakup kendaraan yang berjalan di jalan raya dan digunakan untuk kepentingan bisnis.[butuh rujukan] Istilah ini mencakup baik sarana berpenggerak ataupun yang tidak, misalnya lokomotif, gerbong, kereta penumpang, dan peralatan khusus.[1][2][3][4]

Ikhtisar

Bakal pelanting dianggap sebagai aktiva bergerak,[butuh rujukan] karena nilai kendaraan mudah diperkirakan besarannya dan dikirim ke pembeli tanpa banyak biaya atau keterlambatan.

Istilah tersebut berbeda dengan aktiva tetap (infrastruktur), yang merupakan istilah kolektif untuk rel, persinyalan, stasiun, bangunan lain, kabel listrik, dll., yang diperlukan untuk mengoperasikan kereta api.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Yaxham Light Railway rolling stock page". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-20. Diakses tanggal 2016-12-25.
  2. ↑ "Definition of "rolling stock" from the Oxford English Dictionary accessed 5 February 2007 (subscription service)".
  3. ↑ "Definition of "rolling stock" from the Concise Oxford Dictionary". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-06. Diakses tanggal 2016-12-25.
  4. ↑ "Definition from the American Heritage Dictionary". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-02-22. Diakses tanggal 2016-12-25.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan