Selasa, 03 November 2026
15:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Baht

Baht

mata uang Thailand

Bagikan:
Baht
บาทไทย (Thai)
330px-1_baht_1962%2C_Thailand_%28reverse%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ISO 4217
KodeTHB (num. 764)
Denominasi
Subsatuan
 1/100satang
Simbol฿
Uang kertas
 Sering digunakan฿20, ฿50, ฿100, ฿500, ฿1000
Uang koin
 Sering digunakan25, 50 satang, ฿1, ฿2, ฿5, ฿10
 Jarang digunakan1, 5, 10 satang
Demografi
Pengguna resmi Thailand
Pengguna tak resmi Laos
 Kamboja
 Burma
Emisi
Bank sentralBank of Thailand
 Situs webwww.bot.or.th
Percetakan uang koinRoyal Thai Mint
 Situs webhttp://www.royalthaimint.net/
Valuasi
Inflasi3.3% (2010 est.), -0.9% (2009 est.), 5.4% (2006 est.)
 Sumber

Bāht (บาท, simbol ฿, kode ISO 4217 THB) adalah mata uang resmi Thailand. Penerbitan mata uang ini merupakan tanggung jawab Bank of Thailand. Satu Baht dibagi menjadi 100 Satang.

Denominasi

Koin-koin yang dalam sirkulasi Diarsipkan 2004-05-17 di Wayback Machine - pranala dalam bahasa Thailand

NominalBahan
฿0,01-
฿0,05-
฿0,10-
฿0,25Kuningan
฿0,50Kuningan
฿1,00Kupronikel
฿2,00Kuningan
฿5,00Kupronikel dengan pinggiran tembaga
฿10,00Bimetalik; bagian tengah dari kuningan, bagian luar dari kupronikel

Uang kertas yang dalam sirkulasi Diarsipkan 2013-02-20 di Wayback Machine

NominalWarnaDepanBelakang
฿20HijauVajiralongkornBuddha Yodfa Chulaloke dan Buddha Loetla Nabhalai
฿50BiruNangklao dan Mongkut
฿100MerahChulalongkorn dan Vajiravudh
฿500UnguPrajadhipok dan Ananda Mahidol
฿1.000Abu-abuBhumibol Adulyadej dan Vajiralongkorn

Banyak koin 10 baht edisi istimewa diterbitkan untuk acara khusus. Meski koin-koin yang bernilai satang merupakan alat pembayaran resmi, toko-toko kecil biasanya tidak menerimanya. Koin-koin lama yang masih dalam sirkulasi hanya bertuliskan angka Thailand, tetapi versi barunya mempunyai angka Arab juga. Semua koin mempunyai potret Raja Bhumibol Adulyadej di satu sisi. Sang raja juga muncul dalam setiap uang kertas.
Baht juga merupakan satuan ukur untuk emas dan umumnya digunakan di toko-toko perhiasan di Thailand, 1 baht = 15,244 gram.

Nilai tukar

Sejak Perang Dunia II hingga 1980 Baht dipatok ke dolar AS dengan nilai tukar sebesar 1$ = 20 baht. Ia kemudian menurun nilainya, dan kemudian dipatok lagi nilainya pada 25:1 sejak 1985 hingga 2 Juli 1997, tetapi karena krisis ekonomi Asia nilai baht jatuh hingga setengahnya, dengan nilai terendah sebesar 56:1 pada Januari 1998. Baht kembali stabil pada nilai sekitar 40:1, yang tidak berubah sejak saat itu.

Referensi

  • Cecil Carter eds., The Kingdom of Siam 1904, reprint by The Siam Society 1988, ISBN 974-8298-13-2 - Chapter X Currency and Banking
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan