Senin, 26 Oktober 2026
16:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Bahasa Kayu Pulau

bagian dari rumpun bahasa Austronesia

Bagikan:
Bahasa Kayu Pulau
BPS: 0978 3
Kayo Pulau, Kayopulo
Dituturkan diIndonesia
Wilayah
EtnisKayu Pulau dan Kayu Batu
Penutur
(50 per 2000)[1]
Kode bahasa
ISO 639-3kzu
Glottologkayu1243
IETFkzu
ELPKayupulau
BPS (2010)0978 3
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam
CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman
NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Critically Endangered

Kayu Pulau diklasifikasikan sebagai bahasa terancam kritis (CR) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
EGIDS SIL Ethnologue: C8a MoribundBahasa Kayu Pulau dikategorikan sebagai C8a Moribund menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini digunakan oleh sedikit penutur ataupun bahasa ini hanya dituturkan pada wilayah yang cukup kecil
Referensi: [2][3][4]
20px-Globe_of_letters.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Bahasa
L •B •PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat
Tentang artikel
Pemberitahuan
Templat ini mendeteksi bahwa artikel bahasa ini masih belum dinilai kualitasnya oleh ProyekWiki Bahasa dan ProyekWiki terkait dengan subjek.
Perhatian: untuk penilai, halaman pembicaraan artikel ini telah diisi sehingga penilaian akan berkonflik dengan isi sebelumnya. Harap salin kode dibawah ini sebelum menilai.

{{PW Bahasa|importance=|class=}}

Terjadi [[false positive]]? Silakan laporkan kesalahan ini.

01.04, Senin, 26 Oktober, 2026 (UTC) • Sebanyak 1.637 artikel belum dinilai
Artikel ini belum dinilai oleh ProyekWiki Bahasa
Cari artikel bahasa
Cari artikel bahasa
 
Cari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)
 
Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Artikel bahasa sembarang
Halaman bahasa acak

Bahasa Kayu Pulau (Kayo Pulau, Kayopulo) adalah bahasa Austronesia yang dituturkan oleh masyarakat suku Kayu Pulau yang mendiami Kampung Tahima Soroma, Distrik Jayapura Selatan, Kabupaten Jayapura, Papua.[5] Selain itu bahasa ini disebut juga Kayu Batu digunakan oleh masyarakat suku Kayu Batu yang mendiami Kampung Kayo Batu, Jayapura Utara, Jayapura.[6] Alkitab sudah diterjemahkan oleh GKI klasis Port Numbay ke dalam bahasa Kayu Pulau dan Kayu Batu.[7]

Berdasarkan penghitungan dialektometri, isolek Kayo Pulau merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan yang berkisar 99,25–100% jika dibandingkan dengan bahasa lain di sekitarnya, misalnya bahasa Tobati, Kemtuk, Gresi, dan Kaureh.[8]

Referensi

  1. ↑ Kayu Pulau di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ↑ "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  4. ↑ "Bahasa Kayu Pulau". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
  5. ↑ "Buku Tata Bahasa Kayo Pulau Dan Tobati Dilaunching". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-30. Diakses tanggal 2021-07-30.
  6. ↑ Janur, Katharina (2017-10-30). "Perjuangan Nenek Adri Selamatkan Bahasa Enggros". liputan6.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-03-17. Diakses tanggal 2024-03-17.
  7. ↑ "Klasis Port Numbay Terjemahkan Alkitab Dalam Bahasa Daerah". RRI. Diakses tanggal 2024-03-17.
  8. ↑ "Bahasa Kayo Pulau". petabahasa.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-18. Diakses tanggal 30 Juli 2021.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan