Minggu, 01 November 2026
16:29 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Bahasa Proto-Tai

bagian dari rumpun bahasa Kra-Dai

Bagikan:
Proto-Tai
Reka ulang darirumpun bahasa Tai
Leluhur
reka ulang
L •B •PW
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
leluhur rumpun bahasa Tai yang disusun kembaliTemplat:SHORTDESC:leluhur rumpun bahasa Tai yang disusun kembali

Bahasa Proto-Tai atau bahasa Tai Purba adalah bahasa purba yang disusun kembali (leluhur bersama) semua rumpun bahasa Tai, termasuk Lao, Shan, Tai Lü, Tai Dam, Ahom, Thai Utara, Thai Baku, Bouyei, dan Zhuang modern. Bahasa Proto-Tai tidak dibuktikan secara langsung dengan teks yang masih ada, tetapi telah disusun kembali menggunakan metode perbandingan.

Bahasa ini disusun kembali pada tahun 1977 oleh Li Fang-Kuei[1] dan oleh Pittayawat Pittayaporn pada tahun 2009.[2][3]

Morfologi

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. (September 2021)

Robert M. W. Dixon (1998) mengemukakan bahwa bahasa Proto-Tai adalah fusional dalam morfologinya karena rangkaian kata-kata yang terkait di antara keturunan bahasa tersebut yang tampaknya terkait melalui ablaut.[4]

Sintaksis

Proto-Tai memiliki urutan kata SVO (subjek–predikat–objek) seperti bahasa China dan hampir semua bahasa Tai modern. Sintaksnya sangat dipengaruhi oleh bahasa Cina.

Isoglos leksikal

Contoh isoglos Kra-Hlai-Tai seperti yang diidentifikasi oleh Norquest (2021):[5]

Katap-Taip-Bep-Hlaip-Krap-Kam-Suip-Biao-Lakkja
‘jenggot’*mumh*mumX*hmɯːmʔ*mumʔ *m-nrut*m-luːt
‘lapangan basah’*naː*njaː*hnaːɦ*naː *ʔraːh*raːh
‘gagak’*kaː*ʔak*ʔaːk*ʔak *qaː*kaː
‘jarum’*qjem*ŋaːʔ*hŋuc*ŋot *tɕʰəm*tɕʰəm
‘mortir’*grok*ɦoːk*ɾəw*ʔdru *krˠəm–

Contoh isoglos Hlai-Be-Tai seperti yang diidentifikasi oleh Norquest (2021):[5]

Katap-Taip-Bep-Hlaip-Krap-Kam-Suip-Biao-Lakkja
‘lidah’*linʔ*liːnX*hliːnʔ *l-maː*maː*m-laː
‘sayap’*piːk*pik*pʰiːk *ʀwaː*C-faːh–
‘kulit’*n̥aŋ*n̥aŋ*n̥əːŋ *taː*ŋʀaː–
‘tembak’*ɲɯː*ɲəː*hɲɯː –*pɛŋh–
‘terbang’*ʔbil*ʔbjən*ɓin –*C-pˠənʔ*[C-]pənh

Contoh isoglos Be-Tai seperti yang diidentifikasi oleh Norquest (2021):[5]

Katap-Taip-Bep-Hlaip-Krap-Kam-Suip-Biao-Lakkja
‘lebah’*prɯŋʔ*ʃaːŋX *kəːj*reː*luk*mlet
‘sayur-mayur’*prak*ʃak *ɓɯː ʈʂʰəj*ʔop*ʔmaː–
‘merah’*C-djeːŋ*r̥iŋ *hraːnʔ–*hlaːnʔ–
‘menggigit’*ɢɦap*gap *hŋaːɲʔ*ʈajh*klət*kat
‘menuruni’*N-ɭoŋ*roːŋ *l̥uːj*caɰʔ*C-ɭuːjh*lojʔ

Lihat juga

Referensi

Catatan
  1. ↑ Li, Fang-Kuei. (1977). A handbook of comparative Tai. Manoa: University Press of Hawaii.
  2. ↑ Pittayaporn, Pittayawat. (2009a). The Phonology of Proto-Tai (Doctoral dissertation). Department of Linguistics, Cornell University.
  3. ↑ Pike, Kenneth Lee; Pike, Evelyn G. Comparative Kadai: Linguistic Studies Beyond Tai. Summer Institute of Linguistics, 1977. hlm. 16. ISBN 0883120666.
  4. ↑ Dixon, R. M. W. (1998). The Rise and Fall of Languages. Cambridge University Press. hlm. 42–43. ISBN 978-0-521-62654-5.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. 1 2 3 Norquest, Peter (2021). "Classification of (Tai-)Kadai/Kra-Dai languages". The Languages and Linguistics of Mainland Southeast Asia [Bahasa dan Linguistik Daratan Asia Tenggara]. De Gruyter. hlm. 225–246. doi:10.1515/9783110558142-013.
Sumber

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Kamus

Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan