Jumat, 16 Oktober 2026
22:36 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Baengnyeongdo

Baengnyeongdo

pulau di Korea Selatan

Bagikan:
Baengnyeongdo
250px-Baekryong_landsat_zoom.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama Korea
Hangul
백령도
Hanja
白翎島
Alih AksaraBaengnyeongdo
McCune–ReischauerPaengnyŏngdo

Pulau Baengnyeong (kadang dieja Baekryeong; Pengucapan Korea: [pɛŋnjʌŋ-do]) adalah pulau sepanjang 458-kilometer-persegi (177 sq mi), 845 kilometer (525 mi) dan selebar 1.256 kilometer (780 mi) di County Ongjin, Incheon, Korea Selatan, di dekat Garis Batas Utara.[1] Berdasarkan Persetujuan Gencatan Senjata Korea 1953 yang mengakhiri Perang Korea, lima pulau termasuk Baengnyeong akan tetap dikuasai oleh Korea Selatan.[2] Semenjak itu, pulau ini menjadi demarkasi maritim antara Korea Utara dan Selatan di Laut Kuning. Pulau ini memiliki jumlah penduduk sekitar 4.329 jiwa.[3]

Arti dari nama pulau ini adalah "pulau sayap putih", karena pulau ini mirip dengan burung Ibis yang sedang terbang dengan sayap.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ Yŏnʼguwŏn, Hanʼguk Kukpang (1999). "Defense white paper". Ministry of National Defense, Republic of Korea.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ Armistice Agreement, paragraph 13(b). "Text of the Korean War Armistice Agreement". FindLaw. 1953-07-27. Diakses tanggal 2010-11-25.
  3. ↑ "Baengnyeong-do", Galbijim
  4. ↑ "네이버 :: 백과사전". 네이버. Diakses tanggal 2006-05-16.

Pranala luar

37°58′N 124°39′E / 37.967°N 124.650°E / 37.967; 124.650


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan