Senin, 26 Oktober 2026
03:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Bacha bazi

Bacha bazi

Bagikan:
250px-Samarkand_A_group_of_musicians_playing_for_a_bacha_dancing_boy.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tarian bacchá.

Bacha Bazi (Persia: بچه بازی, secara harfiah berarti "bermain dengan anak laki-laki"), juga dikenal dengan istilah bacchá (dari Persia bacheh بچه‌ "anak, lelaki muda, anak sapi") atau bacha bereesh (anak laki-laki tanpa jenggot) adalah praktik perbudakan dan prostitusi anak-anak[1] yang banyak dilakukan di Afganistan. Anak laki-laki dijual kepada orang yang kuat atau kaya untuk hiburan dan layanan seksual. Banyak orang menyimpan mereka sebagai lambang status sosial.[2][3] Pemerintah mencoba menghentikan praktik ini tetapi keberhasilannya diragukan karena kebanyakan pemilik bacchá merupakan orang yang kuat.[4]

Catatan kaki

  1. ↑ "Boys in Afghanistan Sold Into Prostitution, Sexual Slavery", Digital Journal, 20 November 2007
  2. ↑ "The Dancing Boys of Afghanistan", PBS FRONTLINE TV documentary, 20 April 2010.
  3. ↑ Qobil, Rustam (7 September 2010). "The sexually abused dancing boys of Afghanistan". BBC News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Afghan boy dancers sexually abused by former warlords". Reuters. 2007-11-18. Diakses tanggal 2007-11-24.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sosiologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan