Rabu, 14 Oktober 2026
07:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Baba Nobuharu

Baba Nobuharu

seorang samurai pada masa perang saudara Jepang yang mengabdi pada daimyo dari klan Takeda

Bagikan:
250px-Baba_Nobufusa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Baba Nobuharu

Baba Nobuharu (1514-1575) atau dikenal dengan nama Baba Nobufusa adalah samurai pada masa perang saudara Jepang (periode Sengoku) yang mengabdi pada daimyo dari klan Takeda. Dia adalah salah satu dari 24 Jendral terbaik klan Takeda dan melayani tiga generasi Takeda yaitu Nobutora, Shingen, dan Katsuyori. Tahun 1541, dia membantu Takeda Shingen mengudeta Takeda Nobutora, ayah Shingen. Untuk jasanya ini, Shingen menganugerahinya Kastil Fukashi di Shinano.

Di bawah Shingen, kariernya menanjak pesat dan sering kali berpartisipasi dalam berbagai pertempuran. Prestasinya yang menonjol terutama dalam Pertempuran Kawanakajima II (1555), Kawanakajima IV (1561), Odawara (1569), dan Mikatagahara (1572). Dia dikenal sebagai jendral yang bijak baik dalam pertempuran maupun di luar pertempuran.

Takeda Shingen meninggal pada tahun 1573 dan digantikan anaknya Takeda Katsuyori yang tidak cocok dengan para jendral tua termasuk Baba. Sekalipun dikucilkan, Baba tetap menunjukkan kesetiaan yang puncaknya pada Pertempuran Nagashino, 29 Juni 1575 ketika pasukan Takeda menderita kekalahan besar dengan kehilangan lebih dari 10.000 orang melawan pasukan Oda Nobunaga dan Tokugawa Ieyasu. Dia menghalangi pasukan pengejar yang memburu Katsuyori bersama delapanpuluhan prajurit yang tersisa. Setelah melihat Katsuyori telah jauh, dia menerjang ke barisan musuh sambil berseru, “Akulah Baba, Gubernur Mino, bunuh aku kalau kalian bisa dan dapatkan hadiahmu!”. Diapun gugur oleh tikaman tombak musuh yang bertubi-tubi.

Pranala luar

Samurai Archives

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan