Jumat, 23 Oktober 2026
21:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Bŭzi

Bŭzi

Bagikan:
250px-Qing_Dynasty_Mandarin_square.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bŭzi Dinasti Qing, pangkat sipil ke-6.
250px-Qing_Dynasty_Mandarin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto seorang pejabat pemerintah Dinasti Qing dengan bŭzi di bagian dada.

Bŭzi (aksara Han tradisional: 補子; aksara Han sederhana: 补子; pinyin: bŭzi; Wade-Giles: putzŭ; Manchu: ᠰᠠᠪᡳᡵᡤᡳ sabirgi; bahasa Vietnam: Bổ Tử; hangul: 흉배; hanja: 胸背; romanisasi: hyungbae) yang dalam bahasa Inggris diterjemahkan menjadi mandarin square atau rank badge, adalah lencana bordir besar yang dijahit pada jubah luar seorang birokrat resmi pada masa Kekaisaran Tiongkok, Korea, Vietnam, dan Kerajaan Ryukyu. Sulamannya bergambar hewan berwarna-warni dan detail yang menunjukkan pangkat pejabat yang memakainya.

Sejarah bŭzi tidak jelas. Namun, pada masa Dinasti Yuan sudah ada gambar yang menunjukkan pejabat kekaisaran mengenakan pakaian dengan bŭzi bergambar burung di bagian belakangnya.[1]

Galeri

  • Pangkat sipil ke-3 (burung merak) pada akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20.
    Pangkat sipil ke-3 (burung merak) pada akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20.
  • Pangkat militer ke-2 (singa) pada akhir abad ke-18.
    Pangkat militer ke-2 (singa) pada akhir abad ke-18.
  • Gambar Menteri Dinasti Ming Liu Daxia pada abad ke-15, bŭzi-nya menunjukkan bahwa dia adalah pejabat sipil peringkat utama.
    Gambar Menteri Dinasti Ming Liu Daxia pada abad ke-15, bŭzi-nya menunjukkan bahwa dia adalah pejabat sipil peringkat utama.

Referensi

  1. ↑ Cammann, Schuyler (1944). "University College London". Harvard Journal of Asiatic Studies. 8 (2): 71–130. doi:10.2307/2717953. JSTOR 2717953.


Ikon rintisan

Artikel bertopik pakaian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan