Sabtu, 24 Oktober 2026
05:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Azawakh

Azawakh

Bagikan:
Azawakh
250px-Chart_afryka%C5%84ski_Azawakh_II_654.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lain Idi
Hanshee
Oska
Rawondu
Bareeru
Wulo
Tuareg Sloughi
Negara asal Mali, Burkina Faso, Niger, Aljazair utara, seluruh Sahel barat.
Ciri-ciri
Klasifikasi & standar
FCI Grup 10 Seksi 3 #307 standar
AKC Hound (FSS) standar
Foundation Stock Service (FSS) dari AKC adalah layanan dokumentasi anjing trah yang belum memenuhi syarat didaftarkan di AKC
KC (UK) Hound [? standar]
UKC Sighthounds and Pariah Dogs standar

Azawakh adalah salah satu ras anjing kuno yang berasal dari Mali, Afrika.[1] Anjing ini termasuk anjing yang dapat berburu dengan mengandalkan kecepatan dan penglihatan.[1] Dulunya anjing ini dikenal sebagai anjing liar yang menjaga dan menghiasi tenda tempat tinggal suku Tuareg (penduduk pedalaman Sahara, Afrika Utara).[1] Namun, sekarang ini sering dimanfaatkan sebagai pemburu kelinci serta binatang peliharaan dan pertunjukkan.[1] Azawakh memiliki tubuh yang kurus dan atletis serta dapat berlari hingga kecepatan 64 km/jam.[1] Anjing ini memiliki tinggi 58–74 cm dan berat 17–25 kg yang dilapisi dengan bulu pendek dan halus.[2] Ciri lain dari Azawakh adalah waspada, cepat, mandiri, sensitif terhadap suhu dingin, dan pada telapak kakinya ditutupi oleh bulu berwarna putih.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 (Inggris) Dan Rice (2001). Big dog breeds. Barron's Educational Series. ISBN 978-0-7641-1649-0.Page.122-123
  2. 1 2 (Inggris) www.dogbreedinfo.com. "Azawakh Hound (Tuareg Sloughi)". Diakses tanggal 25 Mei 2010.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan