Rabu, 30 September 2026
22:32 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Auroch

Auroch

spesies sapi liar besar yang punah yang menghuni Eropa, Asia, dan Afrika Utara

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Bos taurus atau Bison eropa.
Auroch
Rentang waktu: Middle Pleistocene–Holocene
250px-Copenhagen_Aurochse.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka auroch yang terpanjang di Museum Nasional Denmark
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Famili: Bovidae
Subfamili: Bovinae
Genus: Bos
Spesies:
†B. primigenius
Nama binomial
†Bos primigenius
Subspecies

Lihat teks

250px-Aurochs_distribution.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran lama

Bos primigenius atau auroch adalah spesies sapi besar penghuni Eropa, Asia dan Afrika Utara yang sudah punah. Auroch adalah nenek moyang dari sapi ternak domestik dan juga diusulkan sebagai nenek moyang bison eropa modern.[3] Auroch hidup di Eropa hingga 1627, ketika auroch terakhir yang tercatat mati di Hutan Jaktorów, Polandia. Auroch jantan memiliki tinggi bahu hingga 180 cm, sementara auroch betina memiliki tinggi bahu hingga 150 cm. Auroch termasuk salah satu herbivora terbesar pada zaman Holosen. Tanduk auroch yang besar, panjang dan melebar hingga 80 cm menjadi salah satu ciri khas utama dari spesies ini.

Dua peristiwa domestikasi aurochs terjadi selama Revolusi Neolitikum. Peristiwa pertama melahirkan sapi taurus (Bos taurus) di wilayah Hilal Subur di Timur Tengah. Sapi taurus ini kemudian diperkenalkan ke Eropa melalui wilayah Balkan (Anatolia ke Trakia ke Makedonia) dan pesisir Laut Tengah. Sementara itu, peristiwa kedua di India melahirkan sapi zebu (Bos indicus), yang kemudian juga mengalami hibridisasi dengan sapi taurus awal di wilayah Timur Tengah sekitar 4.000 tahun yang lalu. Beberapa ras sapi modern masih menunjukkan ciri-ciri yang mengingatkan pada auroch, seperti warna gelap dan garis terang memanjang di punggung jantan, warna tubuh betina yang lebih terang dan bentuk tanduk yang menyerupai auroch.[4]

Referensi

  1. ↑ Mallon, D.P. (2023). "Bos primigenius". IUCN Red List of Threatened Species. 2023 e.T136721A237471616. Diakses tanggal 27 September 2024.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Bojanus, L.H. (1827). "De Uro nostrate eiusque sceleto commentation". Nova Acta Physico-medica Academiae Caesareae Leopoldino-Carolinae Naturae Curiosum (dalam bahasa Latin). 13 (5): 53–478.
  3. ↑ Cooper, Alan; Soubrier, Julien; Mills, Robyn (19 Oktober 2016), The Higgs Bison - mystery species hidden in cave art, The University of Adelaide, diakses tanggal 13 Januari 2017{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Aurochs – Bos primigenius". petermaas.nl. Diarsipkan dari asli tanggal 20 April 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikisource logo
Wikisource memiliki teks artikel the 1911 Encyclopædia Britannica tentang Aurochs.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan