Kamis, 29 Oktober 2026
22:13 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Atiq Rahimi

Atiq Rahimi

Bagikan:
Atiq Rahimi
250px-Atiq_Rahimi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Atiq Rahimi pada 2009
Lahir26 Februari 1962 (umur 64)
PekerjaanPenasehat Kreatif Senior, Penulis, Fotografer dan Sutradara, Penasehat Kreatif Senior, Moby Media Group
Situs webwww.tolo.tv

Atiq Rahimi (bahasa Persia:عتیق رحیمی) (kelahiran 26 Februari 1962 di Kabul) adalah seorang penulis dan pembuat film Prancis-Afghanistan.

Kehidupan

Atiq Rahimi lahir pada 1962 di Kabul dari seorang pelayan publik dan masuk sekolah tinggi di Lycée Esteqlal. Setelah invasi Soviet, Rahimi melarikan diri dari Afghanistan, mengungsi di Pakistan selama setahun dan kemudian berpindah tempat ke Prancis pada 1985[1] setelah mendapatkan suaka politik.

Saat menyelesaikan pembelajarannya di Sorbonne, Rahimi bergabung dengan sebuah perusahaan produksi yang berbasis di Paris di mana ia memproduksi tujuh dokumenter untuk televisi Prancis, serta beberapa iklan.

Setelah kejatuhan Taliban, Rahimi kembali ke negara asalnya Afghanistan pada 2002, setelah 17 tahun dalam pengasingan, dan menggunakan sebuah kamera kotak berusia 150 tahun untuk mengambil gambar di Kabul. Enam fotonya kemudian disimpan oleh Victoria and Albert Museum di London.[1]

Pada November 2008, Rahimi memenangkan penghargaan sastra paling diidam-idamkan di Prancis, Prix Goncourt yang berusia 105 tahun,[2] untuk Syngue Sabour.

Setelah ia kembali ke Afghanistan pada 2002, Rahimi menjadi terlibat pada kelompok media terbesar di negara tersebut, Moby Group,[3] sebagai penasehat kreatif senior. Kelompok tersebut, yang didirikan oleh Saad Mohseni, Zaid Mohseni and Jahid Mohseni, memiliki Tolo TV,[4] Arman FM,[5] Kaboora Production,[6] Barbud Music,[7] Lemar TV,[8] Afghan Scene Magazine,[9] dan entitas terkait media lainnya. Rahimi, yang membagi waktunya antara Kabul dan Paris,

Rahimi menyutradarai sebuah adaptasi film 2012 dari "Syngué Sabour" atau The Patience Stone dari sebuah permainan latar yang ia karang bersama dengan Jean-Claude Carrière. Film tersebut, yang dibintangi oleh aktris Iran Golshifteh Farahani, terpilih sebagai perwakilan Afghanistan untuk Oscar Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-85, tetapi tidak masuk nominasi.[10]

Karya

  • Dalam bahasa Persia:
  1. Terre et cendres (Khâkestar-o-khâk), 2000.
  2. Les Mille Maisons du rêve et de la terreur, 2002.
  3. Le Retour imaginaire, 2005.
  • Dalam bahasa Prancis:
  1. Syngué Sabour. Pierre de patience, 2008.
  2. Maudit soit Dostoïevksi, 2011.
  • Dalam bahasa Inggris:
  1. Earth and Ashes, 2003.
  2. A Thousand Rooms of Dream and Fear, 2007.
  3. Stone of Patience / The Patience Stone, 2012.
  4. A Curse on Dostoevsky, 2013.

Referensi

  1. 1 2 "Interview: Atiq Rahimi on language and expression in Afghanistan". Financial Times.
  2. ↑ Academie Goncourt Diarsipkan 2008-11-19 di Wayback Machine dan Dave Itzkoff, "Afghan Author Wins French Literary Prize," The New York Times, November 10, 2008.
  3. ↑ "Moby Media Group". mobygroup.com.
  4. ↑ "TOLO TV". TOLO TV.
  5. ↑ "ARMAN FM 98.1". arman.fm.
  6. ↑ "kaboora.com - Home". kaboora.com.
  7. ↑ Barbud Music Team. "Barbud Music - Coming soon..." barbudmusic.com.
  8. ↑ "lemar.tv - Home". lemar.tv.
  9. ↑ "Afghan Scene ISSUE 126 I January 2015". afghanscene.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2004-08-14. Diakses tanggal 2021-02-02.
  10. ↑ "Oscars: The Patience Stone chosen to be the Afghan entry!". Le Pacte. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-28. Diakses tanggal 30 September 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Atiq Rahimi.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan