Sabtu, 24 Oktober 2026
08:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Asi kumis

Asi kumis

spesies burung

Bagikan:
Asi Kumis
250px-Malacopteron_magnirostre.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
M. magnirostre
Nama binomial
Malacopteron magnirostre
(Moore, 1854)
Artikel takson sembarang

Asi kumis (Malacopteron magnirostre) adalah spesies burung dari famili Pellorneidae.

Deskripsi

Burung ini berukuran sekitar 16 cm, berwarna cokelat dengan ekor merah karat, mahkota cokelat buram, dan kumis abu-abu gelap lebar (terlihat hitam di lapangan), kontras dengan tenggorokannya yang putih. Ras Kalimantan mempunyai kepala yang berwarna jelaga. Kekang dan sisi kepala abu-abu, tubuh bagian bawah putih keabu-abuan dengan burik abu-abu kecokelatan pada dada. Burung remaja kumisnya kurang jelas. Iris cokelat gelap, paruh abu-abu krem, kaki kebiruan.

Tempat hidup dan Kebiasaan

Burung ini termasuk tipe penetap yang cukup dikenal di hutan dataran rendah sampai ketinggian 800 mdpl di Sumatra dan 1220 m di Kalimantan. Mengembangkan bulu di mahkota dan tenggorokan bila gembira. Hidup di tajuk tengah dan bawah hutan rawa, pingir hutan, dan daerah bersemak terutama di hutan tropis berdaun lebar yang alami sampai hutan tebangan. Memakan serangga, mencari makan di dedaunan tajuk tengah hutan. Biasanya terlihat dalam kelompok kecil, kadang bergabung dengan jenis lain. Musim berbiak Oktober-Januari di Kalimantan, dan Februari-Agustus di Asia daratan dan Sumatra. Sarang berbentuk mengkuk kecil yang terbuka, pada pohon kecil dengan ketinggian sarang 1 m

Penyebaran dan ras

Penyebaran Asi Kumis mencakup Semenanjung Malaysia, Sumatra (termasuk Kep. Lingga), dan Kalimantan (termasuk Anambas). Terdiri dari dua sub-spesies:

  • magnirostre (F. Moore, 1854) – Ujung selatan Myanmar, Thailand barat & selatan, Semenanjung Malaysia (termasuk P. Tioman), Kep. Anambas, Singapura dan Sumatra.
  • cinereocapilla (Salvadori, 1868) – Kalimantan.

Referensi

  1. ↑ "Malacopteron magnirostre". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 26 November 2013. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Collar, N. J. & Robson, C. 2007. Family Timaliidae (Babblers) pp. 70 – 291 in; del Hoyo, J., Elliott, A. & Christie, D.A. eds. Handbook of the Birds of the World, Vol. 12. Picathartes to Tits and Chickadees. Lynx Edicions, Barcelona.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan