Selasa, 20 Oktober 2026
04:47 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Asi kumis

Asi kumis

spesies burung

Bagikan:
Asi Kumis
250px-Malacopteron_magnirostre.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
M. magnirostre
Nama binomial
Malacopteron magnirostre
(Moore, 1854)
Artikel takson sembarang

Asi kumis (Malacopteron magnirostre) adalah spesies burung dari famili Pellorneidae.

Deskripsi

Burung ini berukuran sekitar 16 cm, berwarna cokelat dengan ekor merah karat, mahkota cokelat buram, dan kumis abu-abu gelap lebar (terlihat hitam di lapangan), kontras dengan tenggorokannya yang putih. Ras Kalimantan mempunyai kepala yang berwarna jelaga. Kekang dan sisi kepala abu-abu, tubuh bagian bawah putih keabu-abuan dengan burik abu-abu kecokelatan pada dada. Burung remaja kumisnya kurang jelas. Iris cokelat gelap, paruh abu-abu krem, kaki kebiruan.

Tempat hidup dan Kebiasaan

Burung ini termasuk tipe penetap yang cukup dikenal di hutan dataran rendah sampai ketinggian 800 mdpl di Sumatra dan 1220 m di Kalimantan. Mengembangkan bulu di mahkota dan tenggorokan bila gembira. Hidup di tajuk tengah dan bawah hutan rawa, pingir hutan, dan daerah bersemak terutama di hutan tropis berdaun lebar yang alami sampai hutan tebangan. Memakan serangga, mencari makan di dedaunan tajuk tengah hutan. Biasanya terlihat dalam kelompok kecil, kadang bergabung dengan jenis lain. Musim berbiak Oktober-Januari di Kalimantan, dan Februari-Agustus di Asia daratan dan Sumatra. Sarang berbentuk mengkuk kecil yang terbuka, pada pohon kecil dengan ketinggian sarang 1 m

Penyebaran dan ras

Penyebaran Asi Kumis mencakup Semenanjung Malaysia, Sumatra (termasuk Kep. Lingga), dan Kalimantan (termasuk Anambas). Terdiri dari dua sub-spesies:

  • magnirostre (F. Moore, 1854) – Ujung selatan Myanmar, Thailand barat & selatan, Semenanjung Malaysia (termasuk P. Tioman), Kep. Anambas, Singapura dan Sumatra.
  • cinereocapilla (Salvadori, 1868) – Kalimantan.

Referensi

  1. ↑ "Malacopteron magnirostre". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 26 November 2013. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Collar, N. J. & Robson, C. 2007. Family Timaliidae (Babblers) pp. 70 – 291 in; del Hoyo, J., Elliott, A. & Christie, D.A. eds. Handbook of the Birds of the World, Vol. 12. Picathartes to Tits and Chickadees. Lynx Edicions, Barcelona.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan