Minggu, 18 Oktober 2026
21:04 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Asam kolat

Asam kolat

senyawa kimia

Bagikan:
Asam kolat
Cholic acid
250px-Cholic-acid-from-xtal-view-1-3D-bs-17.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
Asam 3α,7α,12α-trihidroksi-5β-kolan-24-oat
Nama IUPAC (sistematis)
Asam (6R)-6-[(1R,3aS,3bR,4R,5aS,7R,9aS,9bS,11S,11aR)-4,7,11-trihidroksi-9a,11a-dimetilheksadekahidro-1H-siklopenta[a]fenantren-1-il]heptanoat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
DrugBank
Nomor EC
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C24H40O5/c1-13(4-7-21(28)29)16-5-6-17-22-18(12-20(27)24(16,17)3)23(2)9-8-15(25)10-14(23)11-19(22)26/h13-20,22,25-27H,4-12H2,1-3H3,(H,28,29)/t13-,14+,15-,16-,17+,18+,19-,20+,22+,23+,24-/m1/s1 checkY
    Key: BHQCQFFYRZLCQQ-OELDTZBJSA-N checkY
  • InChI=1/C24H40O5/c1-13(4-7-21(28)29)16-5-6-17-22-18(12-20(27)24(16,17)3)23(2)9-8-15(25)10-14(23)11-19(22)26/h13-20,22,25-27H,4-12H2,1-3H3,(H,28,29)/t13-,14+,15-,16-,17+,18+,19-,20+,22+,23+,24-/m1/s1
    Key: BHQCQFFYRZLCQQ-OELDTZBJBZ
  • C[C@H](CCC(=O)O)[C@H]1CC[C@@H]2[C@@]1([C@H](C[C@H]3[C@H]2[C@@H](C[C@H]4[C@@]3(CC[C@H](C4)O)C)O)O)C
Sifat
C24H40O5
Massa molar 408,57 g/mol
Titik lebur 200 hingga 201 °C (392 hingga 394 °F; 473 hingga 474 K)
−282,3·10−6 cm3/mol
Farmakologi
Kode ATC A05AA03
Licence data
Legal status
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Asam kolat; juga dikenal sebagai asam 3α,7α,12α-trihidroksi-5β-kolan-24-oat; adalah asam empedu utama[3] yang tidak larut dalam air (larut dalam etanol dan asam asetat), merupakan zat kristal putih. Garam asam kolat disebut "kolat". Bersama dengan asam kenodeoksikolat, asam kolat adalah salah satu dari dua asam empedu utama yang diproduksi oleh hati, di mana ia disintesis dari kolesterol. Kedua asam empedu utama ini memiliki konsentrasi yang hampir sama pada manusia.[4] Turunannya dibuat dari kolil-KoA, yang menukar KoA-nya dengan glisina atau taurin, menghasilkan asam glikokolat dan asam taurokolat.[5]

Asam kolat menurunkan regulasi kolesterol-7-α-hidroksilase (langkah pembatas laju dalam sintesis asam empedu), dan kolesterol melakukan sebaliknya. Inilah sebabnya mengapa asam kenodeoksikolat, dan bukan asam kolat, dapat digunakan untuk mengobati batu empedu (karena penurunan sintesis asam empedu akan semakin menjenuhkan batu empedu).[6][7]

Asam kolat dan asam kenodeoksikolat adalah asam empedu manusia yang paling penting. Organisme lain mungkin mensintesis asam empedu yang berbeda sebagai asam empedu primer dominan mereka.[8]

Penggunaan medis

Asam kolat disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat dan diindikasikan sebagai pengobatan untuk anak-anak dan orang dewasa dengan gangguan sintesis asam empedu karena defek enzim tunggal, dan untuk gangguan peroksisomal seperti sindrom Zellweger.[9][1][10]

Obat ini disetujui untuk digunakan di Uni Eropa pada bulan September 2013. Obat ini diindikasikan untuk pengobatan kelainan bawaan dalam sintesis asam empedu primer akibat defisiensi 3β-hidroksi-Δ5-C27-steroid oksidoreduktase atau defisiensi Δ4-3-oksosteroid-5β-reduktase pada bayi, anak-anak, dan remaja (usia satu bulan hingga 18 tahun); serta orang dewasa.[2]

Asam kolat FGK (Kolbam) disetujui untuk penggunaan medis di Uni Eropa pada bulan November 2015. Obat ini diindikasikan untuk pengobatan kelainan bawaan sintesis asam empedu primer, pada bayi mulai usia satu bulan untuk pengobatan seumur hidup hingga dewasa, yang meliputi defek enzim tunggal berikut:[11]

  • defisiensi sterol 27-hidroksilase (yang muncul sebagai xantomatosis serebrotendinosa, CTX)[11]
  • defisiensi 2- (atau alfa-) metilasil-KoA rasemase (AMACR)[11]
  • defisiensi kolesterol 7 alfa-hidroksilase (CYP7A1).[11]

Efek samping yang paling umum meliputi neuropati perifer (kerusakan saraf di tangan dan kaki), diare, mual, refluks asam (asam lambung naik ke mulut), esofagitis (radang kerongkongan), jaundis (kulit dan mata menguning), masalah kulit (lesi) dan malaise (merasa tidak enak badan).[11]

250px-Cholic_Acid_vs_Other_Bile_Acids.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Struktur asam kolat yang menunjukkan hubungannya dengan asam empedu lainnya

Kanker

Sebuah metaanalisis mengenai hubungan konsentrasi asam empedu feses dengan perkembangan dan progresi kanker kolorektal dilaporkan pada tahun 2025. Ditemukan bahwa konsentrasi asam kolat feses yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko/kejadian kanker kolorektal yang lebih tinggi.[12] Asam empedu telah diduga sebagai karsinogen di saluran pencernaan.[13]

Peta jalur interaktif

Templat:StatinPathway WP430

Referensi

  1. 1 2 "Cholbam- cholic acid capsule". DailyMed. 12 Juli 2019. Diakses tanggal 2 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Orphacol EPAR". European Medicines Agency (EMA). 17 September 2018. Diakses tanggal 2 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Text was copied from this source which is under copyright of the European Medicines Agency. Reproduction is authorized provided the source is acknowledged.
  3. ↑ Colleen Smith; Lieberman, Michael; Marks, Dawn B.; Allan D. Marks (2007). Marks' essential medical biochemistry. Hagerstwon, MD: Lippincott Williams & Wilkins. ISBN 978-0-7817-9340-7.
  4. ↑ Bennion LJ, Ginsberg RL, Gernick MB, Bennett PH (Januari 1976). "Effects of oral contraceptives on the gallbladder bile of normal women". N. Engl. J. Med. 294 (4): 189–92. doi:10.1056/NEJM197601222940403. PMID 1244533.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Chiang JY (Oktober 2009). "Bile acids: regulation of synthesis". Journal of Lipid Research. 50 (10): 1955–66. doi:10.1194/jlr.R900010-JLR200. PMC 2739756. PMID 19346330.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Iser JH, Dowling H, Mok HY, Bell GD (Agustus 1975). "Chenodeoxycholic acid treatment of gallstones. A follow-up report and analysis of factors influencing response to therapy". The New England Journal of Medicine. 293 (8): 378–83. doi:10.1056/NEJM197508212930804. PMID 1152936.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Alan F. Hofmann; Johnson L. Thistle; Peter D. Klein; Patricia A. Szczepanik; Paulina Y. S. Yu (1978). "Chenotherapy for Gallstone Dissolution, II. Induced Changes in Bile Composition and Gallstone Response". JAMA. 239 (12): 1138–1144. doi:10.1001/jama.1978.03280390034017. PMID 628065.
  8. ↑ Hofmann AF, Hagey LR, Krasowski MD (Februari 2010). "Bile salts of vertebrates: structural variation and possible evolutionary significance". J. Lipid Res. 51 (2): 226–46. doi:10.1194/jlr.R000042. PMC 2803226. PMID 19638645.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Cholbam (cholic acid) Capsules". U.S. Food and Drug Administration (FDA). 13 April 2015. Diarsipkan dari asli tanggal Juni 1, 2015. Diakses tanggal 3 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "FDA approves Cholbam to treat rare bile acid synthesis disorders". U.S. Food and Drug Administration (FDA) (Rilis pers). 17 Maret 2015. Diarsipkan dari asli tanggal 26 Januari 2018. Diakses tanggal 19 Mei 2020.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Artikel ini memuat teks dari sumber tersebut, yang berada dalam ranah publik.
  11. 1 2 3 4 5 "Kolbam EPAR". European Medicines Agency (EMA). 17 September 2018. Diakses tanggal 19 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Text was copied from this source which is under copyright of the European Medicines Agency. Reproduction is authorized provided the source is acknowledged.
  12. ↑ Yang S, Wang Y, Sheng L, Cui W, Ma C (Januari 2025). "The effect of fecal bile acids on the incidence and risk-stratification of colorectal cancer: an updated systematic review and meta-analysis". Sci Rep. 15 (1) 740. Bibcode:2025NatSR..15..740Y. doi:10.1038/s41598-024-84801-6. PMC 11698987. PMID 39753873.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Bernstein H, Bernstein C (Januari 2023). "Bile acids as carcinogens in the colon and at other sites in the gastrointestinal system". Exp Biol Med (Maywood). 248 (1): 79–89. doi:10.1177/15353702221131858. PMC 9989147. PMID 36408538.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Templat:Bile and liver therapy

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan