Minggu, 01 November 2026
18:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Asam ibotenat

Asam ibotenat

Bagikan:
asam ibotenat
250px-Ibotenic_acid2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Ibotenic_acid_3D_structure.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
(S)-2-Amino-2-(3-hydroxyisoxazol-5-yl)acetic acid
Nama lain
Asam ibotenat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C5H6N2O4/c6-4(5(9)10)2-1-3(8)7-11-2/h1,4H,6H2,(H,7,8)(H,9,10) checkY
    Key: IRJCBFDCFXCWGO-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/C5H6N2O4/c6-4(5(9)10)2-1-3(8)7-11-2/h1,4H,6H2,(H,7,8)(H,9,10)
    Key: IRJCBFDCFXCWGO-UHFFFAOYAQ
  • O=C1/C=C(\ON1)C(C(=O)O)N
Sifat
C5H6N2O4
Massa molar 158,11 g·mol−1
Titik lebur 151-152 °C (anhydrous)
144-146 °C (monohydrate)
H2O: 1 mg/mL
0.1 M NaOH: 10.7 mg/mL
0.1 M HCl: 4.7 mg/mL
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Asam ibotenat atau asam asetat( S ) -2-amino-2- (3-hydroxyisoxazol-5-yl). Adalah senyawa kimia dan obat psikoaktif yang secara alami dapat ditemukan pada spesies jamur Amanita muscaria yang biasanya dapat ditemui di daerah boreal yang beriklim sedang di belahan bumi utara. Senyawa ini bekerja dengan cara membatasi jaluran struktur dari neurotransmitter glutamat, dan karena kemiripan strukturalnya dengan neurotransmitter, senyawa ini bertindak sebagai agonis reseptor glutamat non-selektif.[1] Karena itu, asam ibotenat bisa menjadi racun saraf yang sangat ampuh. Dalam penelitian ilmiah senyawa ini biasanya sering digunakan sebagai agen untuk melakukan lesi pada otak melalui suntikan kranial.[2][3]

250px-Amanita_muscaria_3_vliegenzwammen_op_rij.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Amanita muscaria, yang mengandung asam ibotenat

Toksisitas

Penanganan

Penanganan pada kasus keracunan asam ibotenat terbatas dan bervariasi karena dosis membahayakan dari senyawa tersebut bervariasi dari orang ke orang. Pasien yang dirawat di rumah sakit karena keracunan asam ibotenat biasanya diberi arang secara oral untuk menghentikan penyerapan senyawa dalam tubuh dan mencegah racun untuk menyebar lebih luas. Setelah menerima perawatan dengan arang, tanda-tanda vital pasien akan dipantau, masa keracunan biasanya berlangsung antara 6 sampai 8 jam. Beberapa gejala mungkin memerlukan waktu beberapa hari untuk mulai mereda. Kadang-kadang, untuk mengurangi ketidaknyamanan terkait dengan gejala yang ditimbulkan benzodiazepin akan diberikan untuk mengendalikan serangan panik dan mengurangi efek halusinasi yang ditimbulkan.[4]

Referensi

  1. ↑ Tommy Liljefors; Povl Krogsgaard-Larsen; Ulf Madsen (25 Juli 2002). Textbook of Drug Design and Discovery, Third Edition. CRC Press. hlm. 263–. ISBN 978-0-415-28288-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Becker, A; Grecksch, G; Bernstein, HG; Höllt, V; Bogerts, B (1999). "Social behaviour in rats lesioned with ibotenic acid in the hippocampus: quantitative and qualitative analysis". Psychopharmacology. 144 (4): 333–8. doi:10.1007/s002130051015. PMID 10435405.
  3. ↑ Isacson, O; Brundin, P; Kelly, PA; Gage, FH; Björklund, A (1984). "Functional neuronal replacement by grafted striatal neurones in the ibotenic acid-lesioned rat striatum". Nature. 311 (5985): 458–60. Bibcode:1984Natur.311..458I. doi:10.1038/311458a0. PMID 6482962.
  4. ↑ "Hallucinogenic Mushroom Toxicity: Practice Essentials, Background, Pathophysiology". 2019-11-09.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan