Rabu, 14 Oktober 2026
09:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Arya Suralaya

Bagikan:

Tumenggung Arya Suralaya adalah Bupati Brebes yang pertama yang memerintah pada kurun waktu 1678 - 1683. Sebelum menjadi daerah Kabupaten tersendiri, wilayah Brebes merupakan bagian dari Kabupaten Tegal. Pada masa pemerintahan Amangkurat II Mataram yang pada waktu itu bertahta di Kota Tegal, dan atas persetujuan Pemerintahan Belanda, bagian barat wilayah Tegal dinyatakan sebagai daerah Kabupaten Brebes (Regentschap).

Arya Martoloyo adalah diserahi pertama kali untuk memegang kendali wilayah Brebes. Arya Martoloyo adalah tokoh Kabupaten Tegal /disebut juga De Gouverneur Van Brebes atau sebagai Landvoogd. Setelah Arya Martoloyo gugur pada tanggal 17 Januari 1678 maka keesokan harinya tanggal 18 Januari 1678 wilayah Brebes dipercayakan kepada adiknya yaitu Tumenggung Arya Suryalaya, mulai saat itu wilayah Brebes dan seterusnya disebut ”Regentschap” dan dijadikan sebagai hari jadi Kabupaten Brebes

Tumenggung Arya Suralaya yang lebih dikenali sebagai Brawijaya akhirnya telah mendapat kelulusan dan sambutan baik daripada Ludong Ibraniya dan seluruh Gusti Jawa Timur Surabaya kerana telah melihat tujuan sebenar Brawijaya, dan akan memberikan sokongan padu dan mengajarkan segala ilmu santai untuk membuatkan Brawijaya berjaya dalam kehidupan Dunianya


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan