Selasa, 13 Oktober 2026
07:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Arum apulum

Arum apulum

Bagikan:
Arum apulum
250px-Apulian_arum%2C_Bari%2C_Apulia%2C_IT_imported_from_iNaturalist_photo_267361815.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Alismatales
Famili: Araceae
Genus: Arum
Spesies:
A. apulum
Nama binomial
Arum apulum
(Carano) P.C.Boyce
Sinonim[2]
  • Arum nigrum var. apulum Carano
  • Arum apulum (Carano) Bedalov

Arum apulum, yang dikenal sebagai Apulian arum, adalah spesies tumbuhan berbunga dalam famili Araceae.

Deskripsi

Arum apulum adalah herba berumbi yang menyebar secara klonal melalui umbi cakram yang berorientasi vertikal.[2] Bunga muncul pada sebuah spadiks.[2]

Bunganya mengeluarkan aroma kotoran yang dapat dideteksi oleh penyerbuk dari famili Sphaeroceridae dan Chironomidae. Senyawa volatil yang dominan adalah l-desena, dimetil-oktadiena, dan p-kresol.[3][4]

Habitat

Spesies ini endemik di Italia, tempat ia tumbuh di semak belukar rendah pada ketinggian 300 hingga[convert: unit tak dikenal] di wilayah Apulia bagian tengah.[1][2] Spesies ini terancam oleh perusakan habitat.[1]

Taksonomi

Di dalam genus Arum, spesies ini termasuk dalam subgenus Arum, seksi Dioscoridea, dan subseksi Dischroochiton.[2]

A. apulum bersifat tetraploid, dengan jumlah kromosom 2n = 56.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 Wagensommer, R.P. (2017). "Arum apulum". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2017 e.T13133499A83442507. doi:10.2305/IUCN.UK.2017-3.RLTS.T13133499A83442507.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 Boyce 1993.
  3. ↑ Kite 2000.
  4. ↑ Gibernau, Macquart & Przetak 2004.

Bibliografi

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik yang berkaitan dengan Araceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan