Sabtu, 31 Oktober 2026
05:27 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Artahsasta III

Artahsasta III

Bagikan:
Artahsasta III
250px-Artaxerxes_III_of_Persia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukiran batu Artahsasta III di Parsa
Raja Diraja Iran
Berkuasa358–338 SM
PenobatanPasargadae, Februari atau Maret 358 SM[1]
PendahuluArtahsasta II
PenerusArtahsasta IV
Firaun Mesir
Berkuasa343–338 SM
PendahuluNectanebo II
PenerusArtahsasta IV
MeninggalAgustus/September 338 SM[1](87 tahun)
Pemakaman
AyahArtahsasta II
IbuStateira
PasanganAtosa[2]
KeturunanArtahsasta IV
Parysatis
WangsaAkhemeniyah
AgamaZoroastrianisme

Ochus (Yunani: Ὦχος, Ôchos; Babilonia: Ú-ma-kuš) (skt. 425 SM – 338 SM),[3] dikenal dengan nama takhta Artahsasta III, adalah Raja Diraja (Kaisar) Iran dari Dinasti Akhemeniyah, berkuasa pada 358–338 SM. Dia juga berkuasa sebagai Firaun Mesir pada 343–338 SM. Dia mewarisi takhta sepeninggal ayahnya, Artahsasta II. Setelahnya, takhta diwariskan pada putranya, Artahsasta IV. Masa kekuasaannya bertepatan dengan masa Filipus II di Makedonia dan Nectanebo II di Mesir.

Latar belakang

Sebelum naik takhta, Artahsasta III adalah satrap dan komandan tentara ayahnya. Artahsasta III mulai berkuasa setelah salah satu saudaranya dieksekusi, yang lain bunuh diri, yang terakhir dibunuh, dan ayahnya meninggal. Segera setelah naik takhta, Artahsasta III membunuh semua keluarga kekaisaran untuk mengamankan kedudukannya sebagai raja diraja.

Mesir

Dia memulai dua kampanye besar melawan Mesir. Kampanye pertama gagal, dan diikuti oleh pemberontakan di seluruh bagian barat kekaisarannya. Pada tahun 343 SM, Artahsasta III mengalahkan Firaun Nectanebo II dan kembali menundukkan Mesir di bawah kekuasaan Iran.

Setelah penaklukan Mesir, Artahsasta menghancurkan tembok kota, memulai pemerintahan teror, dan menjarahi semua kuil. Pihak Iran memperoleh sejumlah besar kekayaan dari penjarahan ini. Artahsasta juga menaikkan pajak yang tinggi dan berusaha untuk melemahkan Mesir sehingga tidak dapat memberontak lagi. Selama sepuluh tahun masa kekuasaan Iran atas Mesir, penganut agama asli dianiaya dan kitab-kitab suci dijarah.[4]

Yunani

Pada masa Artahsasta III, kekuasaan Raja Makedonia Filipus II meningkat di Yunani. Demi membendung pengaruh Makedonia, Artahsasta memberi bantuan kepada beberapa penguasa Yunani. Pada 340 SM, Artahsasta mengirim pasukan untuk membantu Kersobleptes, Pangeran Trakia, untuk mempertahankan kedaulatannya. Bantuan militer pada kota Perinthos menjadikan Filipus menghentikan pengepungannya atas kota tersebut.[5] Pada tahun-tahun terakhir pemerintahan Artahsasta, Filipus II sudah memiliki rencana untuk menyerang Iran, tetapi dia tidak mampu menyatukan bangsa Yunani di bawah kepemimpinannya.[6]

Pembangunan

Ada bukti untuk pembaruan kebijakan pembangunan di Parsa, tetapi beberapa bangunan belum selesai pada saat kematiannya. Dua bangunannya di Parsa adalah Aula Tiga Puluh Dua Tiang, yang tujuannya tidak diketahui, dan istana Artahsasta III. Jalan tentara dan gerbang yang belum selesai pembangunannya, menghubungkan Gerbang Semua Bangsa dan Balai Seratus Kolom, memberi para arkeolog wawasan tentang pembangunan Parsa.[7] Istana Nebukadnezar II di Babilonia diperluas pada masa pemerintahan Artahsasta III.[8]

Kematian

Menurut sebuah sumber Yunani, Diodoros Sikolos, Bagoas meracuni Artahsasta III. Namun sebuah tablet runcing (sekarang di British Museum) menunjukkan bahwa Artahsasta III meninggal karena sebab-sebab alami.[9]

Lihat pula

Rujukan

  1. 1 2 Lendering, Jona. "Artaxerxes III Ochus". Livius.Org. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 22, 2008. Diakses tanggal Maret 1, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ LeCoq 1986, hlm. 548.
  3. ↑ Ghias Abadi, R. M. (2004). Achaemenid Inscriptions (کتیبه‌های هخامنشی)‎ (dalam bahasa Persian) (Edisi 2nd). Tehran: Shiraz Navid Publications. hlm. 144. ISBN 964-358-015-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ "Persian Period II". Diarsipkan dari asli tanggal Februari 17, 2008. Diakses tanggal Maret 6, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Artahsasta III Ochus (358 sampai 338 SM)". Diakses tanggal Maret 2, 2008.
  6. ↑ "Philip of Macedon Philip II of Macedon Biography". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 14, 2008. Diakses tanggal Maret 7, 2008.
  7. ↑ Artaxerxes III PersianEmpire.info History of the Persian Empire
  8. ↑ Wigoder, Geoffrey (2006). The Illustrated Dictionary & Concordance of the Bible. Sterling Publishing Company. hlm. 131. ISBN 1-4027-2820-4.
  9. ↑ Lendering, Jona. "Artaxerxes IV Arses". Diarsipkan dari asli tanggal Mei 13, 2008. Diakses tanggal Juni 8, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

  • LeCoq, P. (1986). "Arses". Encyclopaedia Iranica, Vol. II, Fasc. 5. hlm. 548.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Artaxerxes III.
Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Artahsasta III
Lahir: skt. 425 SM Meninggal: 338 SM
Didahului oleh:
Artahsasta II
Raja Diraja Iran
358–338 SM
Diteruskan oleh:
Artahsasta IV
Didahului oleh:
Nectanebo II
Firaun Mesir
Dinasti XXXI
343 SM – 338 SM
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan