Minggu, 04 Oktober 2026
11:31 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Areola

Areola

Area kulit melingkar berwarna gelap yang mengelilingi puting susu

Bagikan:
Areola
330px-Nipple.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Breast_anatomy_normal_scheme.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram skematik payudara
(potongan melintang wanita dewasa)
Legenda: 1. Dinding dada 2. Otot pektoralis
3. Lobulus 4. Puting 5. Areola 6. Saluran
7. Jaringan lemak 8. Kulit
Rincian
Pengidentifikasi
Bahasa Latinareola mammae
TA98A16.0.02.012
TA27106
FMA67796
Daftar istilah anatomi
250px-Male_Thorax.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Payudara laki-laki

Areola pada manusia (areola mammae, /əˈriːələ/[1][2] atau /ˌæriˈoʊlə/[2][3]) merupakan area berpigmen pada payudara yang mengelilingi puting. Secara lebih umum, areola didefinisikan sebagai area sirkular kecil pada tubuh dengan histologi yang berbeda dari jaringan di sekitarnya, atau area sirkular kecil lainnya seperti wilayah kulit yang mengalami inflamasi.

Puting wanita dewasa memiliki beberapa lubang kecil yang tersusun secara radial di ujung saluran laktiferus, tempat air susu dikeluarkan selama masa laktasi. Lubang-lubang kecil lainnya pada areola merupakan kelenjar sebasea, yang juga dikenal sebagai kelenjar areola.[4]

Rona Warna

Warna areola bervariasi dari merah muda, merah, cokelat, hingga cokelat tua atau hampir hitam. Secara umum, areola cenderung lebih pucat pada individu dengan warna kulit terang dan lebih gelap pada individu dengan warna kulit gelap. Perbedaan warna ini diduga bertujuan untuk membuat area puting lebih kontras dan mudah terlihat oleh bayi.[5]

Hiperpigmentasi terjadi pada sebagian besar wanita selama tahap kedua kehamilan, yang menyebabkan rona warna areola menjadi lebih gelap untuk sementara waktu.[6]

Ukuran dan Bentuk

250px-Female_areola_with_hair.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Areola wanita dengan bentuk elips

Ukuran serta bentuk areola dan puting sangatlah bervariasi; areola pada wanita biasanya lebih besar dibandingkan pada pria dan anak perempuan masa prapubertas. Areola manusia umumnya berbentuk bulat, tetapi banyak wanita memiliki areola besar yang tampak jelas berbentuk elips.

Rata-rata diameter areola pria adalah sekitar 280 mm (11,0 in). Wanita yang telah matang secara seksual memiliki rata-rata 381 mm (15,0 in), tetapi ukurannya dapat melampaui 100 mm (4 in).[7] Wanita yang sedang menyusui dan wanita dengan payudara yang sangat besar mungkin memiliki areola yang lebih lebar lagi. Fungsi dari dermis khusus pada areola adalah untuk melindungi kulit payudara dari keausan, pecah-pecah, dan iritasi. Bayi terkadang dapat menyebabkan trauma pada puting dan areola saat melakukan pelekatan.[8]

Berdasarkan skala Tanner dalam perkembangan fisik wanita, areola membesar selama tahap 3, namun belum menunjukkan pemisahan kontur. Selama tahap 4, areola dan papila menonjol di atas permukaan payudara dan membentuk gundukan sekunder. Pada tahap 5, payudara telah berkembang sepenuhnya. Hal ini menyebabkan areola kembali menyatu dengan kontur payudara, sementara papila tetap menonjol sedikit di atas payudara.[9]

Kehamilan dapat memicu pembesaran jaringan areola serta kelenjar atau tuberkel Montgomery.[6][10]

Mekanoreseptor

Aktivitas menyusui oleh bayi menstimulasi mekanoreseptor yang beradaptasi secara lambat dan cepat, yang tersebar padat di sekitar wilayah areola.

Penyakit

Penyakit Paget pada payudara merupakan kondisi ganas yang secara fisik mungkin tampak seperti eksim, dengan perubahan kulit yang melibatkan areola dan puting.

Lihat pula

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Areola.
Wiktionary logo
Lihat entri areola di kamus bebas Wikikamus.
  1. ↑ OED 2nd edition, 1989.
  2. 1 2 "Areola". Merriam-Webster Dictionary.
  3. ↑ Bentuk jamak dari areola adalah areolas atau areolae (/əˈriːəˌli/ atau /ˌæriˈoʊˌli,ˌɛr-/). Areola adalah bentuk diminutif dari bahasa Latin area, yang berarti "tempat terbuka".
  4. ↑ Doucet S, Soussignan R, Sagot P, Schaal B (2009). "The Secretion of Areolar (Montgomery's) Glands from Lactating Women Elicits Selective, Unconditional Responses in Neonates". PLOS One. 4 (10) e7579. Bibcode:2009PLoSO...4.7579D. doi:10.1371/journal.pone.0007579. PMC 2761488. PMID 19851461.
  5. ↑ Fletcher, Jenna (3 April 2018). "Dark nipples: 7 causes and when to see a doctor". Medical News Today (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-02-10. Diakses tanggal 2019-02-10.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Motosko, Catherine C.; Bieber, Amy Kalowitz; Pomeranz, Miriam Keltz; Stein, Jennifer A.; Martires, Kathryn J. (2017-12-01). "Physiologic changes of pregnancy: A review of the literature". International Journal of Women's Dermatology. 3 (4): 219–224. doi:10.1016/j.ijwd.2017.09.003. ISSN 2352-6475. PMC 5715231. PMID 29234716.
  7. ↑ Hussain, M.; Rynn, L.; Riordan, C.; Regan, P. J. (2003). "Nipple-areola reconstruction: outcome assessment". European Journal of Plastic Surgery. 26 (7): 356–358. doi:10.1007/s00238-003-0566-x. S2CID 40150919.
  8. ↑ Santos, Kamila Juliana da Silva; Santana, Géssica Silva; Vieira, Tatiana de Oliveira; Santos, Carlos Antônio de Souza Teles; Giugliani, Elsa Regina Justo; Vieira, Graciete Oliveira (2016). "Prevalence and factors associated with cracked nipples in the first month postpartum". BMC Pregnancy and Childbirth. 16 (1): 209. doi:10.1186/s12884-016-0999-4. ISSN 1471-2393. PMC 4975913. PMID 27496088.
  9. ↑ J. Zitelli, Basil; McIntire, Sara C; J Nowalk, Andrew (2017). Zitelli and Davis' Atlas of Pediatric Physical Diagnosis E-Book. Elsevier Health Sciences. hlm. 345. ISBN 978-0-323-51185-8.
  10. ↑ Higgins, H. William; Jenkins, Jennifer; Horn, Thomas D.; Kroumpouzos, George (2013-06-01). "Pregnancy-Associated Hyperkeratosis of the Nipple: A Report of 25 Cases". JAMA Dermatology. 149 (6): 722–726. doi:10.1001/jamadermatol.2013.128. ISSN 2168-6068. PMID 23616176.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan