Rabu, 23 September 2026
23:49 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Archaeothyris

Archaeothyris

Archaeothyris
Rentang waktu: Karbon Akhir, 306 jtyl
250px-Archaeothyris.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisa tengkorak Archaeothyris yang diketahui
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Synapsida
Famili: Ophiacodontidae
Genus: Archaeothyris
Reisz, 1972[1]
Spesies tipe
Archaeothyris florensis
Reisz, 1972[2]
Artikel takson sembarang

Archaeothyris adalah genus synapsida Ophiacodontidae punah yang hidup pada Karbon Akhir dan diketahui berasal dari Nova Scotia. Berasal dari 306 juta tahun yang lalu, Archaeothyris, bersama dengan synapsida yang lebih kurang dikenal yang disebut Echinerpeton, adalah synapsida tertua yang tak terbantahkan.[3] Namanya berarti jendela kuno (Yunani), dan merujuk kepada bukaan di tengkorak, yaitu fenestra temporal, yang menunjukkan bahwa Archaeothyris adalah synapsida awal. Protoclepsydrops yang juga dari Nova Scotia sedikit lebih tua tetapi juga diketahui dari material yang sangat tidak lengkap.[4]

250px-Archaeothyris_NT_small.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Archaeothyris florensis

Deskripsi

250px-Archaeothyris.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rekonstruksi tengkorak A. florensis

Archaeothyris lebih rumit daripada sauropsida awal, memiliki rahang kuat yang dapat membuka mulutnya lebih lebar daripada reptil awal. Sementara gigi tajamnya memiliki ukuran & bentuk yang sama, Archaeothyris memiliki sepasang gigi taring yang membesar, menunjukkan bahwa Archaeothyris adalah karnivora.[5]

Kaki Archaeothyris diartikulasikan secara lateral di panggul dan bahunya, yang membuatnya berdiri tegak.[butuh rujukan] Jari pertama lebih kecil dari yang kedua.[butuh rujukan]

Klasifikasi

Archaeothyris termasuk famili Ophiacodontidae, sekelompok pelycosauria awal yang berevolusi paling awal di Karbon Akhir. Archaeothyris adalah salah satu synapsida paling awal dan paling basal (kelompok yang mencakup mamalia).

Di bawah ini adalah kladogram yang dimodifikasi dari analisis Benson (2012):[6]

Penemuan dan paleoekologi

Fosil Archaeotyris pertama kali dideskripsikan pada 1972 dari tebing fosil Joggins, lokalitas yang sama dengan tempat reptil awal Hylonomus dan Petrolacosaurus (keduanya mirip Archaeothyris) ditemukan.

Archaeothyris hidup di tempat yang sekarang disebut Nova Scotia, sekitar 306 juta tahun yang lalu di Periode Karbon (Pennsylvanian).[7] Nova Scotia pada saat itu adalah rawa-rawa, serupa dengan Everglades di Florida pada saat ini. "Pohon-pohon"-nya (sebenarnya lycopodiopsida) sangat tinggi, beberapa, seperti Lepidodendron, setinggi 50 meter (164 ft). Archaeothyris dan amniota lainnya hidup di vegetasi lembap di tanah hutan, bersama sejumlah labyrinthodontia yang lebih beradaptasi secara terestrial.

Lihat juga

Referensi

  1. Reisz, R., 1972. Pelycosaurian reptiles from the middle Pennsylvanian of North America. Harvard University.
  2. Reisz, R., 1972. Pelycosaurian reptiles from the middle Pennsylvanian of North America. Harvard University.
  3. Falcon-Lang, H.J., Benton, M.J. & Stimson, M. (2007): Ecology of early reptiles inferred from Lower Pennsylvanian trackways. Journal of the Geological Society, London, 164; no. 6; pp 1113-1118. article
  4. "Archaeothyris florensis". Palaeocritti. Diakses tanggal 13 Desember 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Palmer, D., ed. (1999). The Marshall Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs and Prehistoric Animals. London: Marshall Editions. hlm. 186. ISBN 978-1-84028-152-1.
  6. Benson, R.J. (2012). "Interrelationships of basal synapsids: cranial and postcranial morphological partitions suggest different topologies". Journal of Systematic Palaeontology. in press (4): 601–624. doi:10.1080/14772019.2011.631042.
  7. Hess J.C., Lippolt H.J. (1986): 40Ar/39Ar ages of tonstein and tuff sanidines: new calibration points for the improvement of the Upper Carboniferous time scale. Chem Geol no 59: pp 143–154

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan