Rabu, 30 September 2026
20:00 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Arabia Felix

Bagikan:

Arabia Felix (secara harfiah berarti "Arabia Subur", dalam bahasa Yunani Kuno juga disebut Eudaimon Arabia) adalah istilah Latin yang sebelumnya digunakan oleh ahli geografi untuk menyebut bagian selatan dan barat daya Semenanjung Arab (kini terletak di Asir dan Yaman).[1][2] Kawasan ini merupakan salah satu dari tiga kawasan di Semenanjung Arab berdasarkan terminologi Romawi; dua kawasan lainnya adalah Arabia Deserta dan Arabia Petraea.

Wilayah ini diberi nama "Arabia Subur" karena ujung barat daya semenanjung ini memiliki curah hujan yang lebih tinggi, sehingga lebih hijau daripada wilayah Arab lainnya. Selain itu, keberadaan wadi di kawasan ini membantu menyuburkan tanah.

Pada tahun 26 SM, Aelius Gallus diperintahkan oleh Kaisar Augustus untuk melancarkan ekspedisi militer ke Arabia Felix, tetapi ekspedisi ini gagal total karena Gallus diperdaya oleh pemandu penduduk asli sehingga mereka terpaksa melewati daerah-daerah yang kering, sehingga saat mereka tiba di Arabia Selatan pasukannya sudah terlalu lemah akibat penyakit, cuaca yang terlalu panas, dan kekurangan air.[3]

Salah satu faktor yang memperkaya wilayah Arabia Felix adalah monopoli perdagangan kulit kayu manis dan rempah-rempah, baik itu produk asli maupun produk impor dari India dan Tanduk Afrika.[4]

Referensi

  1. ↑ New Geographical Dictionary (Springfield, Mass., 1972), hlm. 63.
  2. ↑ Graf, D.; R. Talbert; S. Gillies; T. Elliott; J. Becker. "Places: 746710 (Arabia Eudaemon)". Pleiades. Diakses tanggal November 1, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Arabia Felix, Ensiklopedia Britannica
  4. ↑ Harding, G Lankester (Januari–Februari 1965). "Inside Arabia Felix" (HTML). Saudi Aramco World. 16 (1). Houston, TX: 24–27. Diakses tanggal 2009-07-06.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan