Sabtu, 26 September 2026
18:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Aquatic Botany

Aquatic Botany  
Berkas:AqBcover.gif
Singkatan (ISO)Aquat. Bot.
Disiplin ilmuBotani, ekologi
BahasaInggris
Disunting olehT. Wernberg, B. I. van Tussenbroek, F. C. Aguiar
Detail publikasi
PenerbitElsevier
Sejarah penerbitan1975–sekarang
Frekuensi8/tahun
Faktor dampak2.473 (2020)
Pengindeksan
ISSN0304-3770
OCLC2254712
Pranala

Aquatic Botany ("Jurnal Ilmiah Internasional mengenai Penelitian Terapan dan Fundamental pada Tumbuhan Terendam, Mengapung, dan Muncul di Ekosistem Laut dan Air Tawar") adalah sebuah jurnal ilmiah tinjauan sejawat yang mencakup penelitian tentang struktur, fungsi, dinamika, dan klasifikasi komunitas tumbuhan dan ekosistem perairan, serta aspek molekuler, biokimia, dan fisiologi dari tumbuhan air. Jurnal ini menerbitkan penelitian dasar maupun penelitian terapan. Jurnal ini didirikan pada tahun 1975 oleh mendiang Cornelis (Kees) den Hartog.[1] Jurnal ini diterbitkan oleh Elsevier dan pemimpin redaksi saat ini adalah Thomas Wernberg (Universitas Australia Barat), Brigitta van Tussenbroek (Universitas Otonom Nasional Meksiko), dan Francisca Aguiar (Universitas Lisboa).[2]

Pengabstrakan dan pengindeksan

Jurnal ini diabstraksikan dan diindeks dalam Aquatic Sciences and Fisheries Abstracts, BIOSIS Previews, Current Contents/Agriculture, Biology & Environmental Sciences, EMBiology, dan Scopus. Menurut Journal Citation Reports, jurnal ini memiliki faktor dampak tahun 2020 sebesar 2,473.[3]

Referensi

  1. ↑ den Hartog, C. (1975). "Aquatic botany — Aims and scope of a new journal". Aquatic Botany. 1 (1): 1–2. Bibcode:1975AqBot...1....1D. doi:10.1016/0304-3770(75)90002-9.
  2. ↑ "Editorial Board". Aquatic Botany. Elsevier. Diakses tanggal 2025-03-10.
  3. ↑ "Aquatic Botany". 2020 Journal Citation Reports. Web of Science (Edisi Science). Thomson Reuters. 2021.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan