Minggu, 25 Oktober 2026
20:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kiwi totol kecil

Kiwi totol kecil

Bagikan:
Kiwi totol kecil
250px-20180703_kiwi-sonya9_959_DxO.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sedang mencari makan di Zealandia EcoSanctuary, Wellington
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Infrakelas: Palaeognathae
Ordo: Apterygiformes
Famili: Apterygidae
Genus: Apteryx
Spesies:
A. owenii
Nama binomial
Apteryx owenii
Subspesies
250px-Apteryx_owenii_-_distribution_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies.

Pulau-pulau bebas predator:

  1. Pulau Hen
  2. Tiritiri Matangi
  3. Pulau Red Mercury
  4. Pulau Motuihe
  5. Pulau Kapiti
  6. Pulau Panjang
  7. Pulau Anchor
  8. Pulau Chalky

Dataran Utama:

A. Shakespear Open Sanctuary
B. Cape Sanctuary
C. Zealandia
Sinonim
Daftar
  • Kiwi owenii (Gould, 1847)
  • Stictapteryx owenii (Gould, 1847)
  • Stictapteryx owenii owenii (Gould, 1847)
  • Apteryx mollis Potts, 1873
  • Apteryx fusca Rowley, 1875
  • Pseudapteryx gracilis Lydekker, 1891
  • Apteryx oweni occidentalis Rothschild, 1893
  • Apteryx occidentalis Rothschild, 1893
  • Apteryx australis occidentalis Rothschild, 1893
  • Stictapteryx owenii iredalei Mathews, 1935

Kiwi totol kecil atau kiwi kelabu kecil (Apteryx owenii) adalah sebuah spesies burung tak mampu terbang kecil dalam famili kiwi, Apterygidae. Spesies ini adalha yang paling kecil di antara lima spesies kiwi, dengan berat sekitar 0,9 hingga 1,9 kg (2–4+1⁄4 pon), seukuran ayam katai. Kiwi totol kecil endemik ke Selandia Baru, dan pada masa pra-Eropa dapat ditemukan di kedua pulau utamanya, tetapi saat ini hanya terbatas sebarannya ke sejumlah pulau-pulau lepas pesisir kecil, dan cagar alam di pulau utama yang terlindungi oleh pagar anti-hama. Spesies ini nyaris punah saat upaya konservasi dilaksanakan 100 tahun lalu. Lima ekor kiwi totol kecil ditranslokasikan dari Pulau Selatan Selandia Baru ke Pulau Kapiti. Saat ini, populasi di pulau Kapiti telah meningkat, dengan sekitar 1200 ekor kiwi.[4]

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Apteryx owenii". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22678129A92756395. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22678129A92756395.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ Davies, S. J. J. F. (2003)
  3. ↑ Gould, John (1847). "On a new species of Apteryx". Proceedings of the Zoological Society of London. 15 (1): 93–94. doi:10.1111/j.1469-7998.1847.tb00159.x.
  4. ↑ Folch, A.; Jutglar, F.; Garcia, E.F.J. (2018). del Hoyo, Josep; Elliott, Andrew; Sargatal, Jordi; Christie, David A.; de Juana, Eduardo (ed.). "Little Spotted Kiwi (Apteryx owenii)". Handbook of the Birds of the World Alive. Barcelona, Spain: Lynx Edicions. doi:10.2173/bow.liskiw1.01. S2CID 243646391. Diakses tanggal 18 Agustus 2018.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan