Rabu, 21 Oktober 2026
14:03 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Ayam katai

Ayam katai

Bagikan:
Ayam katai
250px-Ayam_katai_pejantam_dewasa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ayam kate pejantan
Nama lainkatai, kate, katik
Negara asalIndonesia
Karakteristik
BeratJantan: 500g[1]
 Betina: 300g[1]
Warna kulitBeragam
Warna telurKrim
Comb typeBeragam
Klasifikasi
APAAsiatik
Ayam
Gallus gallus domesticus

Ayam katai,[2] ayam kate[3] atau ayam katik[4] (bahasa Inggris:bantam chicken) adalah ayam yang berukuran kecil atau kerdil pertumbuhannya.[2] Pertamakali ditemukan oleh para pedagang Eropa, sekitar tahun 1700-an di pelabuhan di pulau Jawa bernama Bantam,[5] atau kita lebih mengenalnya sebagai Keresidenan Banten (sekarang telah menjadi Provinsi Banten).

Karena bentuknya yang mini dan lucu, ayam jenis ini banyak digunakan sebagai ayam hias, bukan ayam pedaging atau petelur. Dari pertamakali ditemukan oleh para pedagang Eropa pada tahun 1700-an tersebut, ayam kate sudah banyak mengalami persilangan, dan populasi asli ayam kate sendiri sudah sangat kecil.[1]

Salah satu hasil persilangan terakhir adalah Ayam Serama pada tahun 1971 yang dilakukan oleh pebudidaya di Malaysia, dan menjadi ras ayam terkecil di dunia.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 Kristinawati, Duwi (2018-05-18). "Mengetahui Perbedaan Ayam Katai dan Serama". HOBI TERNAK (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2019-12-03.
  2. 1 2 (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata katai pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-12-3.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. ↑ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata kate pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-12-3.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  4. ↑ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata katik pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-12-3.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  5. ↑ (Inggris) "Bantam" (php). Diakses tanggal 2012-08-18.
  6. ↑ "Ayam Serama: Kate Mini, Lagak Maksi". Agriculture Super Camp (dalam bahasa Inggris). 2007-12-19. Diakses tanggal 2019-12-03.


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan