Apple Watch Ultra 3 | |
| Pengembang | Apple Inc. |
| Keluarga produk | Apple Watch |
| Jenis | Jam tangan pintar |
| Tanggal rilis | Apple Watch Ultra: 23 September 2022 Apple Watch Ultra 2: 22 September 2023 Apple Watch Ultra 3: 19 September 2025 Apple Watch Ultra 4: 18 September 2026 (pasar awal) |
| Sistem operasi | watchOS |
| Kapasitas penyimpanan | 32 GB (Ultra) 64 GB (Ultra 2 dan yang lebih baru) |
| Situs web | www.apple.com/id/apple-watch-ultra/ |
Apple Watch Ultra adalah lini jam tangan pintar kelas atas yang dikembangkan dan dipasarkan oleh Apple Inc. sebagai bagian dari keluarga Apple Watch. Lini ini dirancang terutama untuk olahraga ketahanan, kegiatan luar ruang, petualangan, dan olahraga air, dengan casing titanium berukuran 49 mm, daya tahan baterai yang lebih panjang dibandingkan Apple Watch reguler, serta fitur seperti GPS frekuensi ganda, Tombol Tindakan yang dapat disesuaikan, sirene darurat, pengukur kedalaman, dan sensor suhu air.[1]
Generasi pertama Apple Watch Ultra diumumkan pada 7 September 2022 dan mulai tersedia pada 23 September tahun yang sama.[1] Apple kemudian memperkenalkan Apple Watch Ultra 2 pada 2023, Ultra 3 pada 2025, dan Ultra 4 pada 2026.[2][3][4]
Sejak generasi pertama, Ultra menggunakan casing titanium 49 mm dengan kristal safir datar, Tombol Tindakan berwarna jingga, GPS presisi frekuensi ganda L1 dan L5, serta sirene 86 dB.[1] Ketahanan airnya dinilai hingga 100 meter menurut ISO 22810, sementara penggunaannya untuk selam skuba rekreasional dibatasi hingga kedalaman 40 meter dengan aplikasi pihak ketiga yang kompatibel.[5] Mulai Ultra 3, lini ini juga mendukung komunikasi satelit langsung dari jam tangan dan jaringan seluler 5G.[3]
Pengembangan dan desain
Sebelum Apple Watch Ultra diperkenalkan, beberapa laporan menyebutkan bahwa Apple sedang mengembangkan versi Apple Watch yang lebih tangguh untuk atlet dan pengguna kegiatan luar ruang. Pada Maret 2021, Bloomberg melaporkan bahwa sebuah model yang secara internal disebut sebagai "Explorer Edition" sedang dipertimbangkan, dengan rancangan yang lebih tahan terhadap benturan untuk kegiatan olahraga ekstrem dan pendakian.[6] Pada Juli 2022, Bloomberg kembali melaporkan rencana sebuah Apple Watch untuk olahraga ekstrem dengan layar dan baterai yang lebih besar serta casing logam yang lebih kokoh.[7]
Dalam wawancara dengan GQ, desainer Apple menjelaskan bahwa pengembangan Ultra mencakup penelitian bersama penjelajah, atlet ultra, ahli biologi, ilmuwan iklim, pembuat film, pesepeda, dan penyelam. Alan Dye, yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden desain antarmuka manusia Apple, mengatakan bahwa timnya mengambil inspirasi dari jam tangan bersejarah yang dibuat khusus untuk petualangan dan fungsi tertentu.[8]
Berbeda dengan Apple Watch reguler pada saat itu, Ultra menggunakan casing titanium 49 mm dengan sisi yang ditinggikan untuk melindungi kristal safir datar. Digital Crown dibuat lebih besar dan tombol samping dibuat lebih menonjol sehingga lebih mudah digunakan saat mengenakan sarung tangan.[1] Di sisi lainnya terdapat Tombol Tindakan yang dapat diprogram untuk memulai olahraga, membuka kompas, menjalankan stopwatch, menandai segmen latihan, dan fungsi lainnya.[8]
Apple juga menambahkan sirene darurat 86 dB yang menggunakan dua pola suara bergantian dan dirancang agar dapat didengar dari jarak jauh dalam keadaan darurat.[1] Tiga jenis tali khusus diperkenalkan bersama model pertama, yaitu Trail Loop untuk olahraga ketahanan, Alpine Loop untuk kegiatan luar ruang, dan Ocean Band untuk kegiatan air dan penyelaman.[1]
Model
Apple Watch Ultra
Apple Watch Ultra generasi pertama diumumkan pada 7 September 2022 bersama Apple Watch Series 8 dan mulai tersedia pada 23 September 2022.[1]
Perangkat ini menggunakan S8 SiP dengan prosesor dual-core 64 bit dan kapasitas penyimpanan 32 GB. Layar Retina Always-On LTPO OLED berukuran 49 mm memiliki resolusi 410 × 502 piksel, area tampilan 1.185 mm², dan kecerahan maksimum 2.000 nit.[5]
Ultra merupakan Apple Watch pertama yang menggunakan GPS presisi frekuensi ganda dengan pita L1 dan L5. Kombinasi tersebut dirancang untuk meningkatkan akurasi posisi di lingkungan yang dapat menyebabkan sinyal GPS terpantul atau terhalang, seperti di antara gedung tinggi dan pepohonan lebat.[1]
Apple menyatakan baterainya dapat bertahan hingga 36 jam dalam penggunaan normal dan hingga 60 jam dengan pengaturan daya rendah tertentu.[1] Tidak seperti sebagian besar model Apple Watch reguler, Ultra generasi pertama hanya dijual dalam konfigurasi GPS + Cellular.
Ketahanan airnya adalah WR100 menurut ISO 22810. Perangkat juga memenuhi EN13319, standar untuk aksesori penyelaman seperti pengukur kedalaman.[5] Meskipun memiliki tingkat ketahanan air 100 meter, Apple menetapkan penggunaan selam skuba rekreasional pada kedalaman maksimum 40 meter dengan aplikasi pihak ketiga yang kompatibel.[5]

Apple Watch Ultra 2
Apple Watch Ultra 2 diumumkan pada 12 September 2023 dan mulai tersedia di pasar awal pada 22 September 2023.[2] Produk tersebut kemudian dijual secara resmi melalui penjual resmi Apple di Indonesia pada Desember 2023.[9]
Ultra 2 menggunakan S9 SiP dengan Neural Engine empat inti serta penyimpanan 64 GB.[10] Kecerahan maksimum layar ditingkatkan dari 2.000 menjadi 3.000 nit.[2] Fitur baru yang bergantung pada S9 antara lain gerakan ketuk dua kali, pemrosesan Siri pada perangkat, dan Pencarian Tepat untuk iPhone yang kompatibel melalui chip Ultra Wideband generasi kedua.[2]
Masa pakai baterai tetap diklaim hingga 36 jam dalam penggunaan biasa, tetapi meningkat hingga 72 jam dalam Mode Daya Rendah.[2]
Pada September 2024, Apple menambahkan pilihan casing titanium hitam selain titanium alami. Finishing hitam menggunakan lapisan berbasis diamond-like carbon yang diterapkan melalui proses deposisi uap fisik. Pada saat yang sama Apple memperkenalkan Titanium Milanese Loop dan, untuk pertama kalinya dalam lini Ultra, varian Apple Watch Hermès Ultra 2.[11]
Sengketa fitur Oksigen Darah di Amerika Serikat
Apple Watch Ultra 2 termasuk dalam sengketa paten antara Apple dan perusahaan teknologi medis Masimo. Pada Oktober 2023, Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (ITC) menyatakan bahwa Apple melanggar dua paten milik Masimo dan Cercacor Laboratories yang berkaitan dengan teknologi pengukuran oksigen darah. Pada 26 Desember 2023, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat menyatakan tidak membatalkan keputusan tersebut sehingga keputusan ITC menjadi final.[12]
Setelah serangkaian proses hukum, Apple pada Januari 2024 mulai menjual Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 tertentu di Amerika Serikat dengan fungsi Oksigen Darah dinonaktifkan.[13]
Pada Agustus 2025, Apple memperkenalkan rancangan ulang fungsi tersebut untuk sebagian unit Ultra 2 dan model Apple Watch lainnya di Amerika Serikat. Pada rancangan baru, data sensor dari aplikasi Oksigen Darah diproses bersama iPhone yang dipasangkan dan hasilnya ditampilkan melalui aplikasi Kesehatan di iPhone.[14]
Pada April 2026, ITC menolak untuk meninjau kembali keputusan seorang hakim administratif yang menyatakan bahwa rancangan baru tersebut tidak melanggar paten yang disengketakan. Keputusan itu mengakhiri proses penegakan di ITC, meskipun Masimo masih memiliki pilihan untuk mengajukan banding.[15]
Apple Watch Ultra 3
Apple Watch Ultra 3 diumumkan pada 9 September 2025 dan mulai tersedia di sejumlah pasar pada 19 September 2025.[3]
Ultra 3 menggunakan chip S10 dengan prosesor dual-core 64 bit, Neural Engine empat inti, dan kapasitas penyimpanan 64 GB.[16] Ukuran luar casing tetap 49 mm, tetapi Apple memperkecil bezel sehingga area tampilan bertambah. Layarnya menggunakan OLED sudut lebar LTPO3 dengan resolusi 422 × 514 piksel dan area tampilan 1.245 mm², dibandingkan 410 × 502 piksel dan 1.185 mm² pada Ultra dan Ultra 2.[16] Layar dapat memperbarui tampilan selalu aktif hingga sekali per detik dan memiliki kecerahan maksimum 3.000 nit.[3]
Masa pakai baterai meningkat menjadi hingga 42 jam dalam penggunaan normal dan hingga 72 jam dalam Mode Daya Rendah.[3] Ultra 3 juga menjadi model Ultra pertama yang mendukung jaringan seluler 5G dan komunikasi satelit dua arah secara langsung dari jam tangan.[3]
Saat tidak tersedia jaringan seluler maupun Wi-Fi, fitur satelit pada wilayah yang didukung dapat digunakan untuk menghubungi layanan darurat, mengirim atau menerima pesan, serta membagikan lokasi melalui Find My.[3] Ketersediaan fungsi-fungsi tersebut bergantung pada negara, operator, dan layanan yang didukung.
Ultra 3 juga menandai perubahan penting dalam proses produksi casing. Apple menggunakan proses pencetakan 3D dengan bubuk titanium daur ulang untuk memproduksi casing titanium secara massal. Menurut Apple, metode tersebut membutuhkan sekitar setengah jumlah bahan mentah dibandingkan proses pembuatan sebelumnya.[17] The Verge melaporkan bahwa casing dibentuk dengan melelehkan bubuk titanium menggunakan laser dalam lebih dari 900 lapisan yang masing-masing memiliki ketebalan sekitar 60 mikrometer.[18]
Apple Watch Ultra 4
Apple Watch Ultra 4 diumumkan pada 9 September 2026 dan mulai tersedia di pasar awal pada 18 September 2026.[4] Dalam siaran pers Indonesia pada 10 September, Apple menyatakan Ultra 4 akan "segera hadir di Indonesia", tanpa mengumumkan tanggal penjualan Indonesia secara khusus.[4]
Ultra 4 menggunakan chip S11 dengan prosesor dual-core 64 bit, Neural Engine empat inti, dan penyimpanan 64 GB.[19] Desain dasarnya mempertahankan casing titanium Grade 5 berukuran 49 × 44 × 12 mm, resolusi layar 422 × 514 piksel, area tampilan 1.245 mm², dan pilihan titanium alami atau hitam.[19]
Perubahan perangkat keras utamanya adalah Sistem Pengukuran Kesehatan baru, yang menggabungkan sensor jantung optik dan elektrik yang diperbarui dengan chip S11. Apple menyatakan bahwa sistem tersebut mengambil pengukuran denyut jantung pasif setiap lima detik sepanjang hari dan dapat mengukur variabilitas denyut jantung (HRV) hingga 24 kali lebih sering dibandingkan generasi sebelumnya.[4]
Ultra 4 memperkenalkan fitur Kesiapan (Readiness), yang menganalisis aktivitas terbaru, beban latihan, tanda vital, dan skor tidur untuk menghasilkan skor harian dari 0 sampai 10. Skor tersebut diperbarui seiring tersedianya data baru sepanjang hari.[4]
Masa pakai baterai meningkat menjadi hingga 50 jam dalam penggunaan normal dan 84 jam dalam Mode Daya Rendah. Mode Olahraga Durasi Panjang memberikan hingga 25 jam pencatatan olahraga dengan pengukuran GPS dan denyut jantung penuh, sedangkan Mode Olahraga Durasi Panjang Maks dapat mencapai 45 jam pada kegiatan tertentu seperti berjalan, berlari, dan mendaki.[4]
Selain itu, S11 mendukung fitur kecerdasan audio seperti Pengenalan Bunyi dan pengenalan musik otomatis melalui Shazam. Beberapa fungsi berbasis Apple Intelligence, termasuk fungsi yang diumumkan untuk diluncurkan setelah perangkat mulai dijual, bergantung pada bahasa, wilayah, dan perangkat iPhone yang digunakan.[20]
Seperti Ultra 3, casing Ultra 4 dibuat menggunakan titanium daur ulang dan proses pencetakan 3D. Apple menyatakan 45 persen material produk secara keseluruhan berasal dari bahan daur ulang, termasuk 100 persen titanium daur ulang pada casing dan 100 persen kobalt daur ulang pada baterai.[4]
Fitur olahraga dan aktivitas luar ruang
Apple Watch Ultra mempertahankan fungsi jam tangan pintar Apple Watch reguler, tetapi menambahkan perangkat keras dan perangkat lunak yang ditujukan untuk olahraga ketahanan dan aktivitas luar ruang. Sejak generasi pertama, fitur tersebut mencakup GPS L1 dan L5, Tombol Tindakan, waypoint kompas, Backtrack, mode multisport, serta metrik tambahan untuk olahraga lari.[1]
Jeff Dengate dari Runner's World menguji Apple Watch Ultra generasi pertama selama lebih dari 50 mil (80 km) dan membandingkannya dengan Garmin Fenix 7X Sapphire Solar dan Coros Vertix 2. Ia menemukan bahwa penggunaan GPS frekuensi ganda meningkatkan akurasi pelacakan secara signifikan dibandingkan Apple Watch sebelumnya, meskipun daya tahan baterainya masih lebih pendek dibandingkan sejumlah jam GPS khusus.[21]
Triathlete menilai model pertama cukup mampu digunakan dalam triatlon jarak jauh berkat peningkatan baterai, mode multisport, dan deteksi otomatis transisi antara berenang, bersepeda, dan berlari. Namun, pada saat peluncuran, majalah tersebut mencatat kekurangan seperti tidak adanya peta luring, dukungan asli pengukur daya sepeda, serta keterbatasan fungsi berenang di perairan terbuka dibandingkan sejumlah jam olahraga khusus.[22]
Sebagian keterbatasan tersebut kemudian berubah melalui pembaruan perangkat lunak. watchOS 10, misalnya, menambahkan koneksi langsung ke aksesori sepeda Bluetooth seperti pengukur daya, sensor kecepatan, dan sensor kadens, serta estimasi functional threshold power (FTP) dan zona daya.[23]
Penyelaman
Sejak model pertama, Apple Watch Ultra dilengkapi pengukur kedalaman dan sensor suhu air. Aplikasi Kedalaman bawaan dapat menampilkan kedalaman saat ini, suhu air, durasi menyelam, dan informasi dasar lainnya.[5]
Ketahanan air perangkat dinilai hingga 100 meter berdasarkan ISO 22810 dan perangkat memenuhi EN13319, tetapi Apple membatasi penggunaan untuk selam skuba rekreasional hingga kedalaman 40 meter.[5] Angka ketahanan air 100 meter dengan demikian tidak berarti perangkat dirancang sebagai komputer selam untuk penyelaman skuba pada kedalaman 100 meter.
Apple bekerja sama dengan Huish Outdoors untuk mengembangkan Oceanic+, aplikasi yang mengubah model Ultra yang kompatibel menjadi komputer selam untuk kegiatan rekreasional. Oceanic+ diluncurkan pada 28 November 2022 dan menyediakan informasi seperti batas tanpa dekompresi, beban nitrogen jaringan, laju naik, pemberhentian keselamatan, dan perencanaan penyelaman.[24] Oceanic+ menggunakan model dekompresi Bühlmann.[24]
Dalam pengujian lapangan, DC Rainmaker menggunakan Apple Watch Ultra dengan Oceanic+ bersamaan dengan Garmin Descent G1. Pengukuran kedalaman kedua perangkat pada pengujian tersebut secara umum berdekatan, meskipun terdapat perbedaan fitur di antara keduanya.[25]
Aplikasi Kedalaman bawaan sendiri bukan komputer selam dekompresi penuh. Untuk memperoleh fungsi seperti penghitungan batas tanpa dekompresi dan perencanaan penyelaman, diperlukan aplikasi kompatibel seperti Oceanic+.[24]
Komunikasi satelit
Apple Watch Ultra 3 menjadi Apple Watch pertama dengan komunikasi satelit dua arah yang terpasang langsung pada jam tangan.[3] Jika jaringan seluler dan Wi-Fi tidak tersedia, perangkat dapat menggunakan koneksi satelit untuk sejumlah fungsi di wilayah yang didukung, termasuk Emergency SOS, pesan, dan pembagian lokasi melalui Find My.[3]
Untuk memungkinkan konektivitas satelit pada perangkat berukuran jam tangan, Apple merancang ulang sistem radio dan antenanya. Apple menyatakan desain tersebut meningkatkan kekuatan sinyal sehingga jam dapat berkomunikasi dengan satelit yang berada ratusan mil di atas permukaan Bumi.[3]
Apple menggunakan jaringan satelit yang disediakan oleh Globalstar dan afiliasinya untuk layanan tersebut. Ketersediaan setiap fitur berbeda menurut negara dan wilayah; beberapa fungsi juga memerlukan paket operator seluler aktif.[3]
Ultra 4 mempertahankan perangkat keras dan fungsi komunikasi satelit dari generasi sebelumnya.[19]
Manufaktur dan perbaikan
Pembongkaran Apple Watch Ultra generasi pertama oleh iFixit menemukan sejumlah perubahan konstruksi dibandingkan Apple Watch reguler sebelumnya. Sekrup eksternal dan rakitan sensor belakang yang dapat diakses secara terpisah dinilai sebagai langkah menuju desain yang lebih mudah diperbaiki.[26]
Namun, iFixit juga menemukan bahwa untuk mengakses baterai masih diperlukan pembukaan layar, dengan celah yang sempit dan perekat yang dapat menyulitkan pembongkaran tanpa merusak komponen.[26]
Mulai Ultra 3, Apple beralih ke casing titanium yang dibuat secara massal melalui pencetakan 3D menggunakan bubuk titanium daur ulang.[17] Ultra 4 melanjutkan metode tersebut.[4]
Penerimaan
Pada saat peluncuran generasi pertama, ulasan umumnya menyoroti peningkatan daya tahan baterai, GPS frekuensi ganda, Tombol Tindakan, dan desain yang lebih tangguh sebagai perbedaan utama dibandingkan Apple Watch reguler.
Runner's World menilai GPS frekuensi ganda Ultra cukup akurat untuk bersaing dengan jam olahraga kelas atas dari Garmin dan Coros, tetapi mencatat masa pakai baterainya masih lebih pendek dibandingkan sejumlah produk GPS khusus.[21]
Triathlete menilai Ultra sebagai Apple Watch pertama yang cukup praktis untuk sebagian besar kegiatan triatlon jarak jauh dan memuji integrasi fungsi jam tangan pintar Apple, tetapi pada 2022 masih menemukan kekurangan pada pemetaan luring, masa pakai baterai untuk petualangan multi-hari, dan beberapa fungsi latihan khusus.[22]
Pada 2023, Apple Watch Ultra memperoleh Graphite Pencil dalam kategori Product Design pada penghargaan D&AD.[27] Apple Watch Ultra 2 kemudian dimasukkan oleh Time dalam daftar Best Inventions of 2023.[28]
Dalam ulasan Ultra 4 pada September 2026, Wired menilai peningkatan sistem pengukuran kesehatan, fitur Kesiapan, dan masa pakai baterai sebagai perubahan utama. Namun, publikasi tersebut juga mencatat bahwa desain fisiknya hanya sedikit berubah dan bahwa semakin banyak fungsi kesehatan Ultra juga tersedia pada Apple Watch Series 12, sehingga perbedaan antara kedua lini terutama tersisa pada baterai multi-hari, Tombol Tindakan, desain 49 mm, serta fungsi komunikasi satelit dan aktivitas luar ruang.[29]
Lihat pula
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Introducing Apple Watch Ultra" (dalam bahasa Inggris). Apple. 7 September 2022. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Apple meluncurkan Apple Watch Ultra 2". Apple. 12 September 2023. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Introducing Apple Watch Ultra 3" (dalam bahasa Inggris). Apple. 9 September 2025. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 "Apple meluncurkan Apple Watch Ultra 4". Apple. 10 September 2026. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 "Apple Watch Ultra - Spesifikasi Teknis". Apple. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Considers Launching Rugged Watch for Extreme Sports". Bloomberg (dalam bahasa Inggris). 26 Maret 2021. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Plans Extreme Sports Watch With Larger Screen, Metal Case". Bloomberg (dalam bahasa Inggris). 6 Juli 2022. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Nick Foulkes (2 Desember 2022). "Apple Built Its Newest Watch for Real Watch Fans". GQ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Watch Ultra 2 resmi dijual di Blibli". ANTARA News. 19 Desember 2023. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Watch Ultra 2 - Spesifikasi Teknis". Apple. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Watch Ultra 2 now available in black titanium" (dalam bahasa Inggris). Apple. 9 September 2024. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "USTR Statement on Section 337 Review" (dalam bahasa Inggris). Office of the United States Trade Representative. 26 Desember 2023. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Watches without banned blood oxygen features are now on sale". The Verge (dalam bahasa Inggris). 18 Januari 2024. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "An update on Blood Oxygen for Apple Watch in the U.S." (dalam bahasa Inggris). Apple. 14 Agustus 2025. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple defeats bid for new Apple Watch import ban at US trade tribunal". Reuters (dalam bahasa Inggris). 17 April 2026. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Apple Watch Ultra 3 - Spesifikasi Teknis". Apple. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Mapping the future with 3D-printed titanium Apple Watch cases" (dalam bahasa Inggris). Apple. November 2025. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "How Apple 3D-prints titanium Apple Watch cases at scale". The Verge (dalam bahasa Inggris). November 2025. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Apple Watch Ultra 4 - Tech Specs" (dalam bahasa Inggris). Apple. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Mengenai fitur Kecerdasan Audio di Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4". Apple. 10 September 2026. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Jeff Dengate (21 September 2022). "Apple Watch Ultra Review: A Serious Competitor to Garmin and Coros". Runner's World (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Chris Foster (21 September 2022). "We Review The Apple Watch Ultra – The First Apple Watch That Can Do An Ironman". Triathlete (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "watchOS 10 is available today" (dalam bahasa Inggris). Apple. 18 September 2023. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Reach new depths with the Oceanic+ app and Apple Watch Ultra" (dalam bahasa Inggris). Apple. 28 November 2022. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Watch Ultra & Oceanic+ App: Diving Tested". DC Rainmaker (dalam bahasa Inggris). November 2022. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Sam Goldheart (27 September 2022). "Apple Watch Ultra: Beautiful, Rugged, and Almost Repairable". iFixit (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Watch Ultra". D&AD (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Apple Watch Ultra 2: The Most Innovative Smart Watch". Time (dalam bahasa Inggris). 2023. Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Boutayna Chokrane (18 September 2026). "Review: Apple Watch Ultra 4". Wired (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 19 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
- Apple Watch Ultra di situs resmi Apple Indonesia