Jumat, 30 Oktober 2026
05:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Anuna De Wever

Anuna De Wever

aktivis iklim asal Swedia

Bagikan:
Anuna De Wever
250px-Anuna_De_Wever%2C_27.01.2019_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
De Wever protesting in Brussels in January 2019
Lahir16 Juni 2001 (umur 25)[1]
Dikenal karenaSchool strike for the climate

Anuna De Wever Van Der Heyden (lahir 16 Juni 2001) adalah seorang aktivis iklim asal Belgia. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka dalam gerakan mogok sekolah untuk iklim di Belgia, yang merupakan bagian dari gerakan global Fridays for Future.[2]

Kehidupan Awal dan Aktivisme

Anuna De Wever lahir di Mortsel, Belgia. Bersama dengan Kyra Gantois dan Adélaïde Charlier, ia menjadi salah satu juru bicara utama dari gerakan mogok sekolah untuk iklim di Belgia. Pada tahun 2019, ketiganya mengorganisir protes-protes iklim yang menarik puluhan ribu siswa untuk berdemonstrasi di Brussel setiap minggunya.[3][4]

Ia menentang gagasan bahwa aksi iklim adalah tanggung jawab individu, dan menekankan pentingnya perubahan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. De Wever juga dikenal karena kritik-kritiknya terhadap politisi dan perusahaan yang dianggapnya tidak mengambil tindakan serius terhadap krisis iklim.

Artikel ini membutuhkan rujukan yang lebih lengkap untuk pemastian. Harap mengembangkan artikel ini dengan menambahkan informasi yang selengkap-lengkapnya sehingga mudah diidentifikasi. Kutipan harus memuat nama pengarang, tanggal publikasi, judul, serta penerbit dan nomor halaman (untuk publikasi cetak). Beberapa templat sudah disediakan untuk membantu pemformatan. Materi yang sumbernya dikutip dengan tidak benar dapat dihapus. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Pengakuan dan Penghargaan

Atas perjuangannya, Anuna De Wever telah menerima beberapa penghargaan. Pada bulan Mei 2019, ia dan Kyra Gantois secara bersama-sama dianugerahi Ark Prize of the Free Word. Kemudian pada bulan September 2019, ia dan Adélaïde Charlier menerima penghargaan Ambassador of Conscience Award dari Amnesty International Belgia atas nama gerakan Youth for Climate.[5]

Referensi

  1. ↑ Cavallone, Elena. "Anuna: the young Belgian who fights for the climate". Euronews. Diakses tanggal 23 Mei 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link); @ClementFavaron (16 Juni 2020). "Happy birthday to the amazing and inspiring @AnunaDe" (Kicauan) – via Twitter.
  2. ↑ "Anuna: the young Belgian who fights for the climate". euronews (dalam bahasa Inggris). 2019-03-07. Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. ↑ "Belgium climate protests: Children skip school to demonstrate" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2019-01-31. Diakses tanggal 2025-09-25.
  4. ↑ Boffey, Daniel (2019-02-05). "Belgian minister resigns over school-strike conspiracy claims". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2025-09-25.
  5. ↑ "Anuna De Wever en Kyra Gantois ontvangen Arkprijs". Nieuwsblad (dalam bahasa Belgian Dutch). 2019-05-30. Diakses tanggal 2025-09-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan