Minggu, 04 Oktober 2026
09:17 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Antroposentrisme

Antroposentrisme

paham bahwa manusia adalah spesies pusat dan paling penting

Bagikan:
250px-Antropozentrismoa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Antroposentrisme adalah pandangan yang menempatkan manusia sebagai pusat perhatian atau ukuran utama dalam memahami dunia, termasuk dalam hubungannya dengan alam dan makhluk hidup lainnya. Berkas ini merupakan komik yang membahas antroposentrisme. Berkas ini dibuat oleh Amaia Azkarate.

Antroposentrisme adalah paham bahwa manusia adalah spesies paling pusat dan penting dari pada spesies hewan atau penilaian kenyataan melalui sudut pandang manusia yang eksklusif.[1][2]

Definisi

Antroposentrisme adalah konsep utama di bidang etika lingkungan dan filsafat lingkungan, karena sering dianggap sebagai akar masalah yang tercipta akibat interaksi manusia dengan lingkungan. Meski begitu, antroposentrisme tertanam kuat dalam berbagai budaya manusia modern dan tindakan-tindakan sadarnya. Istilah ini dapat ditukar dengan humanosentrisme dan supremasi manusia.

Budaya populer

Film dokumenter tahun 2012, The Superior Human? secara sistematis menganalisis antroposentrisme dan menyimpulkan bahwa nilai pada dasarnya adalah opini, dan karena bentuk kehidupan secara alami menghargai sifat mereka sendiri, kebanyakan manusia disesatkan untuk percaya bahwa mereka sebenarnya lebih berharga daripada spesies lain. Bias alami ini, menurut film tersebut, dikombinasikan dengan rasa nyaman serta alasan untuk membenarkan sifat eksploitatif manusia, bersama sama menyebabkan antroposentrisme mengakar dalam peradaban manusia.[3][4][5]

Lihat pula

Bacaan lanjutan

  • Bertalanffy, General System Theory (1993): 239-48
  • Boddice, Rob (ed), Anthropocentrism: Humans, Animals, Environments (Leiden and Boston, Brill: 2011)
  • White, Lynn Townsend, Jr, "The Historical Roots of Our Ecologic Crisis", Science, Vol 155 (Number 3767), March 10, 1967, pp 1203–1207
  • Seigel, Michael T. (2002), "Conference, meeting of the Victorian Medico-Legal Society", Pacifica: Australian theological studies, 16 (1), Brunswick, Australia: Pacifica Theological Studies Association (dipublikasikan 2003 Feb): 67–88, ISSN 1030-570X, diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-03-21, diakses tanggal 2012-07-22{{citation}}: |contribution= diabaikan; Parameter tidak dikenal |month= diabaikan; Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Chew, Sing C. "Ecology in Command"
  • Chew, Sing C. "Ecological Futures"

Referensi

  1. ↑ Anthropocentrism - Merriam-Webster Dictionary.
  2. ↑ Twain, Mark (1903). Was the world made for Man? Reprinted in John Carey, Eyewitness to Science (1997), 250.
  3. ↑ ""The Superior Human?" Official Movie Website". Diakses tanggal 4 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Now Online! Debut of New Anti-Speciesist Film, "The Superior Human?" - Dr. Steve Best". Dr. Steve Best. 2012-04-02. Diakses tanggal 4 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "The Superior Human? Who Do We Think We Are?". Psychology Today. Diakses tanggal 4 Mei 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan