Selasa, 13 Oktober 2026
08:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Anna Hazare

Anna Hazare

Bagikan:
Anna Hazare
250px-Anna_Hazare_on_2nd_Oct.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anna Hazare ketika berada di desanya, Ralegan Siddhi, Maharashtra
Lahir15 Juni 1937 (umur 89)
Nama lainKisan Baburao Hazare
Dikenal karenaProgram pembangunan DAS
Gerakan Hak Informasi
Gerakan anti-kotupsi
Pasangan menikahtak menikah
Orang tuaLaxmibai Hazare (Ibu)
Baburao Hazare (Ayah)
PenghargaanPadma Shri
1990
Padma Bhushan
1992
Situs webannahazare.org

Kisan Baburao Hazare (pelafalanⓘ; Marathi: किसन बाबुराव हजारे, Kisan Bāburāv Hajārē ?; lahir 15 Juni 1937), dikenal sebagai Anna Hazare (pelafalanⓘ; Marathi: अण्णा हजारे, Aṇṇā Hajārē ?), adalah seorang aktivis sosial India yang diakui atas partisipasinya dalam gerakan anti-korupsi India 2011.[1][2] Hazare juga memberikan kontribusi untuk pengembangan dan penataan Ralegan Siddhi, sebuah desa di Parner taluka dari distrik Ahmednagar, Maharashtra, India. Dia dianugerahi Padma Bhushan, penghargaan sipil tertinggi ketiga oleh Pemerintah India pada tahun 1992 untuk usahanya dalam membangun desa ini sebagai contoh bagi orang lain.[3]

Anna Hazare memulai mogok makan pada tanggal 5 April 2011 untuk menekan pemerintah India untuk memberlakukan sebuah UU anti-korupsi yang ketat seperti yang digambarkan dalam Jan Lokpal Bill, sebuah lembaga ombudsman dengan kekuatan untuk menangani korupsi di kantor-kantor publik. Mogok makan tersebut menyebabkan protes nasional dalam mendukung Hazare. Mogok makan berakhir pada 9 April 2011, sehari setelah pemerintah menerima tuntutan Hazare tersebut. Pemerintah mengeluarkan lembaran negara pemberitahuan pada pembentukan komite bersama, tersusun dari pemerintah dan perwakilan masyarakat sipil, untuk rancangan undang-undang.[4][5]

Anna telah tampil sebagai orang yang paling berpengaruh di Mumbai oleh sebuah koran harian nasional.[6] Dia telah menghadapi kritik oleh komentator politik untuk pandangan otoriter pada keadilan, termasuk kematian sebagai hukuman bagi para pejabat publik yang korup dan dukungan untuk vasektomi paksa sebagai metode keluarga berencana.[7][8]

Kehidupan awal

Kisan Hazare lahir pada tanggal 15 Juni 1937 di Bhingar, sebuah desa kecil dekat kota Hinganghat, di Provinsi Bombay (sekarang Maharashtra).[9] Dia adalah anak sulung dari pasangan Baburao Hazare dan Laxmi Bai. DIa memiliki 4 saudara laki-laki dan 2 saudari perempuan. Dia kemudian mengambil nama Anna yang dalam bahasa Marathi berarti "orang yang lebih tua" atau "ayah".

Ayah Kisan, Baburao Hazare, bekerja sebagai pekerja tidak terampil di Apotek Ashram Ayurveda guna memenuhi kebutuhan finansial keluarganya. Pada saat yang sama, keluarganya berpindah ke desa leluhur mereka, Ralegan Siddhi, di mana mereka memiliki sedikit tanah pertanian. Salah seorang saudara mereka mencoba untuk meringankan beban hidup mereka dengan menawarkan layanan pendidikan bagi Kisan. Ia kemudian membawa Kisan ke Mumbai karena di desa tidak ada sekolah dasar. Kisan belajar sampai kelas tujuh karena sang saudara tidak dapat membiayainya lagi (saudara-saudara Kisan tidak bersekolah). Kisan kemudian mulai menjual bunga di Stasiun Dadar, Mumbai hingga pada akhirnya berhasil membuka dua toko bunga di kota dan membawa dua saudaranya ke Mumbai.[10]

Referensi

  1. ↑ Kohari, Alizeh (16 Agustus 2011). "Hunger strikes: What can they achieve?". BBC News.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Yardley, Jim (18 Agustus 2011). "Unlikely Echo of Gandhi Inspires Indians to Act". The New York Times. Diakses tanggal 19 Agustus 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Padma Bhushan Awardees". Diakses tanggal 10 April 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "India activist Anna Hazare ends hunger strike". BBC News. 9 April 2011. Diakses tanggal 9 April 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Govt issues notification on committee to draft Lokpal Bill". New Delhi: The Hindu. 9 April 2011. Diakses tanggal 9 April 2011.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "The DNA power list: Top 50 influentials" (dalam bahasa English). Mumbai: DNA. Juli 29, 2011. Diakses tanggal 30 Juli 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Spare Us the Gandhian Halo", Hartosh Singh Bal, The Open Magazine, diakses tanggal Agustus 18, 2011{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "The Rorschach Effect in Indian Politics", Amit Varma, Yahoo! News, diakses tanggal Agustus 18, 2011{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Lokpal Bill: Team Anna, govt fight hard today for consensus" (dalam bahasa English). New Delhi: Indian Express. Jun 15 2011. Diakses tanggal 15 June 2011.{{cite news}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  10. ↑ Ghosh, Avijit (17 April 2011). "I was re-born in the battlefield of Khem Karan". The Times of India. Diakses tanggal 17 April 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan