Selasa, 29 September 2026
05:01 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Animisme

pandangan religius dunia

Animisme (dari bahasa Latin anima atau "roh") adalah kepercayaan kepada makhluk halus dan roh merupakan asas kepercayaan agama yang mula-mula muncul di kalangan manusia purba.[1] Kepercayaan animisme memercayai bahwa setiap benda di Bumi ini (seperti kawasan tertentu, gua, pohon atau batu besar), mempunyai jiwa yang mesti dihormati agar roh tersebut tidak mengganggu manusia.[2]

Selain daripada jiwa dan roh yang mendiami di tempat-tempat yang dinyatakan di atas, kepercayaan animisme juga memercayai bahwa roh orang yang telah mati bisa masuk ke dalam tubuh hewan. Roh-roh orang yang telah mati juga bisa memasuki tubuh babi atau harimau dan dipercayai akan membalas dendam orang yang menjadi musuh bebuyutan pada masa hidupnya. Bahkan hal tersebut dipercayai sampai turun temurun.

Kepercayaan ini berbeda dengan kepercayaan reinkarnasi seperti yang terdapat pada agama Hindu dan Buddha, di mana dalam reinkarnasi, jiwa tidak pindah langsung ke tubuh hewan lain yang hidup, melainkan melalui proses kelahiran kembali kedunia dalam bentuk kehidupan baru. Pada agama Hindu dan Buddha juga terdapat konsep Hukum karma yang berbeda dengan kepercayaan animisme ini.

Etimologi

Istilah "animisme" berasal dari bahasa Latin yaitu anima atau animae. Kata ini berarti pernapasan atau roh.[3] Pengembangan konsep dari animisme ialah adanya jiwa atau roh pada tiap-tiap benda hidup maupun benda mati. Keberadaan ini kemudian membuat penganut animisme memuliakan benda-benda. Tujuaan pemuliaan ini agar benda-benda tersebut tidak memberikan gangguan kepada manusia, tetapi memberikan keberuntungan. Dalam animisme, tiap benda diyakini mampu memberikan manfaat dan pertolongan.[4]

Referensi

  1. ↑ Prabowo, Gama (2020). Gischa, Serafica (ed.). "Sistem Kepercayaan Manusia Purba Masa Praaksara". Kompas.com. Diakses tanggal 20 Januari 2021.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  2. ↑ "Struktur Upacara dan Fungsi Pertunjukkan Tari Asyeik Dalam Pengobatan di Dusun Empih Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh". E-Jurnal Sendratasik. 7 (1): 62. 2018. ISSN 2302-3201.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  3. ↑ Lubis, Dahlia (2019). Aliran Kepercayaan atau Kebatinan (PDF). Medan: Perdana Publishing. hlm. 30. ISBN 978-623-7160-60-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Kasno (2018). Salsabila, Intan (ed.). Filsafat Agama (PDF). Surabaya: Alpha. hlm. 33. ISBN 978-602-6681-18-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat pula

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik agama atau kepercayaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan