Senin, 19 Oktober 2026
05:56 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Bus pariwisata

Bus pariwisata

Jenis layanan bus untuk berwisata

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Bus pariwisata" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Bus_Pariwisata_Pandawa_87.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bus pariwisata milik Pandawa 87

Bus pariwisata adalah jenis layanan bus yang membawa pengunjung bertamasya, dengan rute di sekitar tempat-tempat wisata.

Umumnya definisi dari bus pariwisata juga ada yang lebih luas, yaitu bus yang digunakan untuk keperluan wisata dan merupakan angkutan umum tidak dalam trayek. Untuk membedakan bus pariwisata dengan bus reguler, biasanya dipasang tulisan "Pariwisata" di bagian depan, samping, dan belakang bus.

Informasi

Bus bertingkat dan bus atap terbuka sering digunakan, untuk memberikan pandangan yang baik. Bus-bus besar digunakan secara internasional oleh operator bus pariwisata, bus antarkota, dan carteran, untuk tujuan jarak pendek maupun jauh. Bus-bus ini lebih besar dari bus transit reguler dengan 2 hingga 4 as (6 hingga 10 roda).

Sejarah bus pariwisata di Amerika Utara dimulai pada awal abad ke-20 ketika truk dikonversi menjadi sarana untuk berjalan-jalan di kota-kota besar Amerika.[1] Gray Line, operator bus pariwisata terbesar, mulai beroperasi pada tahun 1910. Angkutan pariwisata merupakan bisnis sampingan bagi banyak operator bus antarkota karena menggunakan jenis bus yang sama (ini tetap berlaku sampai hari ini). Perang Dunia II telah menyebabkan lesunya industri pariwisata, tetapi perlahan-lahan muncul kembali sebagai alternatif.[1]

Banyak musisi, penghibur, penari latar, dan grup musik memiliki bus sendiri (umumnya bus tidur), biasanya disebut sebagai "bus pariwisata". Sementara jika tidak semua bus memiliki nilai komersial, ada banyak bus yang dirakit untuk pribadi sebagai rumah berjalan. Rumah berjalan berbasis bus ini dianggap sebagai ujung tombak pasar kendaraan rekreasi.

Fitur umum

  • Tempat duduk beludru atau kulit yang menghadap ke arah perjalanan, sering kali memiliki sandaran yang dapat dilipat (reclining seat).
  • Sandaran kaki dan lengan.
  • Fasilitas hiburan yang terdiri atas TV, pemutar DVD, atau VCR.
  • Toilet umum - penumpang jarang menggunakannya kecuali dalam keadaan mendesak,[2] [Verifikasi gagal] tetapi beberapa bus baru memiliki toilet lengkap.[3] Toilet di dalam bus tersebut berlaku saat bus sedang berjalan dan hanya digunakan untuk buang air kecil saja, sebab toilet tersebut tidak ada septic tank untuk menampung banyak kotoran selama dalam perjalanan.
  • Dispenser air dingin dan kulkas.
  • Tangga atau ramp khusus difabel.
  • Jendela dengan kaca film (dilengkapi gorden atau tirai).
  • Kompartemen bagasi di bawah badan bus, serta rak untuk bagasi tangan di atas tempat duduk.

Referensi

  1. 1 2 "Driven John Mack Kept on Truckin', Helping Build Modern America". Investors.com. Diakses tanggal 2011-03-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. ↑ "Bus Toilets / Toilets of the World". toilet-guru.com. Diakses tanggal 2011-05-22.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ "New Prevost features to be showc". Prevost-stuff.com. Desember 22, 2006. Diakses tanggal 2011-03-28.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan