Minggu, 01 November 2026
21:16 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Anemon penghuni-tabung

Anemon penghuni-tabung

Bagikan:
Anemon penghuni-tabung
250px-Ceriantharia_by_Luc_Viatour.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cerianthus membranaceus, salah satu spesies Ceriantharia
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hexacorallia
Ordo: Ceriantharia
Dana, 1846
Famili
Artikel takson sembarang

Ceriantharia adalah ordo dari hewan laut dalam kelas Anthozoa yang dikenal sebagai anemon penghuni-tabung. Tidak seperti anemon laut lainnya, anggota Ceriantharia hidup di dalam tabung berlendir dan berpasir yang mereka sekresikan sendiri. Ordo ini termasuk dalam filum Cnidaria, yang juga mencakup hewan penyengat seperti ubur-ubur dan karang.

Ciri khas

Ceriantharia memiliki tubuh silindris memanjang yang dikelilingi oleh dua lingkaran tentakel:

  • Tentakel oral yang lebih pendek di sekitar mulut.
  • Tentakel marginal yang lebih panjang dan terletak di tepi tubuh.

Mereka memproduksi struktur unik yang disebut ptikokis, sejenis nematokis yang digunakan untuk membentuk tabung pelindung.[1]

Habitat dan distribusi

Ceriantharia umumnya ditemukan di dasar laut berpasir atau berlumpur, baik di perairan dangkal maupun laut dalam. Mereka bersifat soliter dan jarang berpindah tempat. Persebarannya mencakup samudra tropis dan subtropis di seluruh dunia.

Taksonomi

Subordo Spirularia
Subordo Penicillaria[4]

Dalam sistem taksonomi tradisional, Ceriantharia sering diklasifikasikan dalam subkelas Hexacorallia, tetapi analisis molekuler modern mengusulkan bahwa mereka cukup berbeda untuk dipisahkan sebagai ordo tersendiri dalam kelas Anthozoa.[5]

Reproduksi

Sebagian besar spesies Ceriantharia bereproduksi secara seksual melalui fertilisasi eksternal. Telur berkembang menjadi larva planula yang berenang bebas sebelum akhirnya menetap dan berubah menjadi individu dewasa.

Peran ekologis

Ceriantharia berperan penting dalam ekosistem bentik laut sebagai predator kecil dan penyedia tempat perlindungan bagi mikrofauna. Struktur tabungnya juga membantu menstabilkan substrat sedimen di lingkungan laut.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Daly, Marymegan; Fautin, Daphne G.; Stanley, George D. (2007). "The phylum Cnidaria: A review of phylogenetic patterns and diversity 300 years after Linnaeus". Zootaxa. 1668: 127–182. Diakses tanggal 7 Juli 2025.
  2. ↑ WoRMS. "Botrucnidiferidae Carlgren, 1912". World Register of Marine Species. Diakses tanggal 2016-02-10.
  3. ↑ WoRMS. "Cerianthidae". World Register of Marine Species. Diakses tanggal 2016-02-10.
  4. ↑ Tina Molodtsova (2011). "Penicilaria". World Register of Marine Species.
  5. ↑ Stampar, Sebastián N.; Maronna, Matheus M.; Reimer, James D.; Rodrigues, Vera M.; Silveira, Fernando L. da (2014). "Fast-evolving mitochondrial DNA in Ceriantharia: A reflection of hexacorallia paraphyly?". PLOS ONE. 9 (1): e86612. doi:10.1371/journal.pone.0086612.{{cite journal}}: |access-date= memerlukan |url=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan