Senin, 21 September 2026
21:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Anemon laut

Anemon laut

Anemon laut
250px-Sea_anemones._%289518434749%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anemon laut
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hexacorallia
Ordo: Actiniaria
Hertwig, 1882
Subordo

Endocoelantheae
Nyantheae
Protantheae
Ptychodacteae

Diversitas
46 famili
Artikel takson sembarang

Anemon laut (Actiniaria) adalah hewan dari kelas Anthozoa yang sekilas terlihat seperti tumbuhan, tetapi jika diamati lebih jauh, anemon laut merupakan jenis hewan.[1] Anemon dinamakan dari nama bunga anemon atau kembang angin karena bentuknya yang meliuk-liuk di air seperti bunga yang tertiup angin. Hewan ini berada di filum Cnidaria, kelas Anthozoa, dan sub-kelas Hexacorallia.[2] Anemon laut masih berkerabat dengan koral, hidra, dan ubur-ubur. Namun, anemon tidak memiliki fase medusa seperti ubur-ubur.

Nama daerah

Orang Kepulauan Seribu sering menyebut hewan ini dengan nama kalamunet atau rambu-rambu, sedangkan orang Bugis menyebutnya dengan nama bora-bora atau fippi.[3] Anemon laut sering digunakan sebagai bahan makanan untuk dijadikan semur atau makanan berkuah di beberapa daerah.[butuh rujukan]

Morfologi

Bentuk tubuh anemon seperti bunga, sehingga juga disebut mawar laut.[4] Lipatan yang bundar di antara badan dan keping mulut membagi binatang ini ke dalam kapitulum di bagian atas dan scapus bagian bawah.[4] Di antara lengkungan seperti leher (collar) dan dasar dari kapitulum terdapat "fossa".[5] Keping mulut bentuknya datar, melingkar, kadang-kadang mengerut, dan dilengkapi dengan tentakel kecuali pada jenis Limnactinia, keping mulut tidak dilengkapi dengan tentakel.[5] Beberapa anemon laut dapat bergerak seperti siput, bergerak secara perlahan dengan cara menempel.[6] Sebagian besar anemon laut memiliki sel penyengat yang berguna untuk melindungi dirinya dari predator[6]

250px-Haeckel_Actiniae.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi anemon oleh Ernst Haeckel di Kunstformen der Natur (Bentuk Seni dari Alam) (1904)

Habitat

Pada umumnya anemon banyak dijumpai pada daerah terumbu karang yang dangkal dan jarang dijumpai pada daerah terumbu karang yang persentase tutupan karang batunya tinggi.[7]

Hubungan simbiosis

Anemon laut menjalin hubungan simbiosis dengan beberapa organisme, terutama alga hijau dan ikan badut. Dalam interaksi dengan alga, anemon menyediakan tempat aman dan cahaya matahari untuk proses fotosintesis, sementara alga menghasilkan oksigen dan gula yang dimanfaatkan anemon sebagai sumber energi tambahan. Hubungan paling terkenal terjadi dengan ikan badut, yang kebal terhadap sengatan tentakel berkat lapisan lendir pelindungnya. Ikan badut memperoleh perlindungan dari predator dengan hidup di antara tentakel anemon, sedangkan anemon mendapat manfaat dari sisa makanan serta peningkatan sirkulasi air yang ditimbulkan pergerakan ikan tersebut.[8]

Populasi

Terdapat lebih dari 1.000 spesies anemon laut yang ditemukan di seluruh lautan di dunia pada berbagai kedalaman, meskipun yang terbesar dan paling beragam terjadi di perairan tropis pesisir. Anemon laut memiliki spektrum warna yang luas dan dapat berukuran sekecil setengah inci atau sebesar 6 kaki.[9]

Referensi

  1. (Inggris) Carson, R.1974. The edge of the Sea: Dangerous Sea Creatures.Time life Television USA.
  2. "Actiniaria". WoRMS (World Register of Marine Species). Diakses tanggal 2025-05-07.
  3. "FLONA bugis".
  4. 1 2 (Inggris) HICKMAN, C.P. 1967. Biology of the in-vertebrata C.V. Mosby Company. Hal 123
  5. 1 2 Nurachmad Hadi dan Sumadiyo, Anemon Laut, Manfaat dan Bahayanya. Oseana, Volume XVII, Nomor 4: 167 – 175.
  6. 1 2 Situs Greenfins Indonesia: Anemon Laut Yang Sudah Dibudidayakan[pranala nonaktif permanen]
  7. (Inggris) CARLGREN, 0. 1956. Actiniaria from depth exceeding 6000 m In. Scientific Result of The Danish Deep Sea Expedition Round the World 1950
  8. "Sea Anemones | National Geographic". Animals (dalam bahasa Inggris). 2010-11-11. Diakses tanggal 2025-09-17.
  9. "Sea Anemones". National Geographic. Diakses tanggal 2024-11-23.

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Actiniaria.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Actiniaria.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan