Rabu, 04 November 2026
13:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Anastasius Hartmann

Anastasius Hartmann

Bagikan:

Anastasius Hartmann

Anastasius Hartmann 1850
Anastasius Hartmann 1850
Anastasius Hartmann pada 1850
Lahir(1803-02-24)24 Februari 1803
Altwis, Swiss
Meninggal24 April 1886(1886-04-24) (umur 83)
Panti Asuhan Santo Yosef, Patna, India

Anastasius Hartmann,[1] lahir dengan nama Joseph Alois Hartmann (24 Februari 1803 – 24 April 1886) adalah seorang Kapusin[2] dan misionaris di India, yang menjadi Uskup Tituler dan Vikaris Apostolik Patna[3] dan Bombay.[4][5]

Kehidupan awal dan pendidikan

Ia lahir di Altwis pada 1803, putra dari pasangan petani Joseph Hartmann dan istrinya Barbara Nietlisbach dan dibaptis sehari setelah kelahirannya di paroki lokal. Ia masuk sekolah di Solothurn dan novisiat Kapusin pada 17 September 1821.[6]

Imamat

Pada 1822, ia mengucapkan kaul kekal dan ditahbiskan menjadi imam pada 24 September 1825. Setelah penahbisan, ia berkarya sebagai kapelan di Luzern, kemudian sebagai magister novis dan guru teologi di Fribourg sampai 1830. Pada 1839, ia dikirim ke Solothurn untuk mengajar filsafat. Sepanjang ia menjadi guru, ia mulai merasakan keinginan kuat untuk menjalani misi ke luar negeri. Ijin memberikannya untuk pergi sebagai misionaris setelah banyak keraguan dari para petingginya.

Pada September 1841, Hartmann meninggalkan Swiss dan datang ke Roma dengan berjalan kaki. Pada 1843, ia terpilih untuk pergi dengan Misi ke Agra di India. Setelah lima bulan, ia ditugaskan kembali untuk mengepalai stasiun misi di kota Gwalior, kini Madhya Pradesh.[7]

Episkopat

Pada September 1845, Paus Gregorius XVI mengangkatnya menjadi Vikaris Apostolik Patna[8] dan Uskup Tituler Derbe. Penahbisan episkopal diadakan di Gereja Akbar pada 15 Maret 1846 oleh Vikaris Apostolik lokal Alessandro Borghi (uskup),[9] Keuskupan yang dipimpin oleh Hartmann terdiri dari tujuh paroki yang dinaungi oleh empat imam. Ia berkarya dengan penuh semangat dan di bawah kondisi sulit.

Pada 9 Juli 1854 Anastasius Hartmann menjadi Vikaris Apostolik Bombay.[10]

Kematian

Hartmann meninggal pada 24 April 1866 di kediamannya di Panti Asuhan Santo Yosef, Kurji (dekat Patna),[11] akibat kolera. Pada masa hidupnya, ia memiliki reputasi kesucian. Ia dikebumikan di Katedral Patna (lama).[12]

250px-Bishop_Anastasius_Hartmann.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lempengan batu yang ditempatkan di Gereja Akbar mengisahkan peristiwa dalam kehidupan Hartmann

Proses beatifikasi Hartmann dibuka pada 29 Desember 1909.[13] Hartmann diangkat menjadi venerabilis[14] pada 21 Desember 1998 oleh Paus Yohanes Paulus II.[15]

Referensi

  1. ↑ "Servants of God from the Latin – Catholics Indian". catholicsindia.in (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2018-09-14.
  2. ↑ "list of capuchins saints-blesseds". capuchins.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-04. Diakses tanggal 2018-09-14.
  3. ↑ "Diocese Of Allahabad". www.dioceseofallahabad.org. Diakses tanggal 2018-09-14.
  4. ↑ Ekka, Cornelius. "Bishop Anastasius Hartmann (1803-1866). A Visionary Ahead of His Times". www.uibk.ac.at (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2018-09-14.
  5. ↑ Cheney, David M. "Bishop Anastasius (Alois) Hartmann [Catholic-Hierarchy]". www.catholic-hierarchy.org. Diakses tanggal 2018-09-14.
  6. ↑ "The Holiness of the Church in the Nineteenth Century – Anastasius Hartmann". CatholicSaints.Info (dalam bahasa American English). 2018-02-22. Diakses tanggal 2018-09-14.
  7. ↑ "The Holiness of the Church in the Nineteenth Century – Anastasius Hartmann". CatholicSaints.Info (dalam bahasa American English). 2018-02-22. Diakses tanggal 2018-09-14.
  8. ↑ "Diocese Of Allahabad". www.dioceseofallahabad.org. Diakses tanggal 2018-09-14.
  9. ↑ Sevartham (journal), St. Albert's College Ranchi, Volume 22, page 64
  10. ↑ Anton Huonder SJ: "standard-bearer of the Cross", Herder Verlag, Freiburg, 1915, pages 146 and 147.
  11. ↑ Fulgentius Vannini: Bishop Hartmann, page 308, St. Paul Publications, 1966
  12. ↑ "Bishop Anastasius Hartmann, Patna's first vicar apostolic". Matters India (dalam bahasa American English). 2016-04-25. Diakses tanggal 2018-09-14.
  13. ↑ Index ac status causarum beatificationis servorum dei et canonizationis beatorum (dalam bahasa Latin). Typis polyglottis vaticanis. Januari 1953. hlm. 11.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ admin. "CATHOLICTIME.COM - Catholic Servants of God, Venerables, Beatified, and Saints from India". www.catholictime.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-09-14. Diakses tanggal 2018-09-14.
  15. ↑ "ALL SAINTS: Bishop Anastasius Hartmann". ALL SAINTS. 23 Maret 2014. Diakses tanggal 2018-09-14.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Gereja Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan