Jumat, 16 Oktober 2026
06:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Amfiteater Romawi

Amfiteater Romawi

Bagikan:
330px-Colosseo_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Colosseum, amfiteater Romawi terbesar yang pernah dibangun, dan tempat wisata populer

Amfiteater Romawi adalah sebuah tempat udara terbuka melingkar atau oval yang besar dengan tempat-tempat duduk yang dibangun oleh bangsa Romawi kuno. Tempat tersebut dipakai untuk acara-acara seperti pertarungan gladiator, venationes (penjagalan hewan) dan penghukuman mati. Sektiar 230 amfiteater Romawi ditemukan di sepanjang belahan wilayah Kekaisaran Romawi. Amfiteater awal berasal dari masa Republikan,[1] meskipun tempat-tempat tersebut menjadi lebih monumental pada masa Kekaisaran.[2]

Amfiteater berbeda dari sirkus dan hipodrom, yang biasanya berbentuk persegi panjang dan utamanya dibangun untuk acara balap, dan stadia, yang dibangun untuk atletik, namun beberapa istilah tersebut berkali-kali dipakai untuk satu tempat yang sama.

Referensi

  1. ↑ Welch, Katherine E. (2007). The Roman amphitheatre: from its origins to the Colosseum. Cambridge University Press. hlm. 9. ISBN 978-0-521-80944-3.
  2. ↑ Bomgardner, 61.

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ancient Roman amphitheatres.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Romawi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan