Kamis, 24 September 2026
09:58 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Amestris

Amestris
Mahapermaisuri Iran
PendahuluAtosa
PenerusDamaspia
Meninggalsek 424 SM[1]
AyahUtana
PasanganXerxes I
KeturunanDarius
Hystaspa
Artahsasta I
Amytis
Rhodogyne
AgamaZoroastrianisme[2]

Amestris (bahasa Yunani:Άμηστρις, Amēstris, mungkin sama dengan Άμαστρις, Amāstris, dari Bahasa Persia Kuno Amāstrī-, "wanita kuat")[3] merupakan mahapermaisuri Iran, sebagai istri dari Xerxes I. Dia juga merupakan ibu dari Artahsasta I.[4] Ia dipandang buruk oleh para sejarawan Yunani Kuno.[5][6][7]

Kehidupan

Amestris adalah putri Utana (Otanes), salah satu dari tujuh bangsawan yang membunuh Raja Diraja Iran, Bardiya, pada 522 SM. Setelahnya, Darius naik takhta. Atas jasanya, keluarga Darius menjalin ikatan pernikahan dengan keluarga Utana. Darius menikahi putri Utana yang bernama Phaedymia. Utana sendiri menikahi saudari Darius. Dari pernikahan mereka, lahirlah Amestris. Amestris kemudian menikah dengan Xerxes yang merupakan putra Darius. Pernikahan Amestris dan Xerxes dilangsungkan setelah mangkatnya Darius pada 486 SM. Dengan Xerxes, Amestris melahirkan beberapa anak, yaitu Putra Mahkota Darius, Pangeran Hystaspa, Pangeran Artahsasta, Putri Amytis, dan Putri Rhodogyne.

Herodotos menggambarkan Amestris sebagai seorang despot yang kejam:

Saya diberitahu bahwa Amestris, istri Xerxes, ketika ia berusia lanjut, mengembalikan nyawa kepada dewa yang dikatakan berada di bawah bumi dengan memakamkan dua kali tujuh anak Persia yang adalah orang-orang yang terkenal.
Herodotos, Historia 7.114.

Asal-usul cerita ini tidak jelas, karena catatan yang diketahui menunjukkan bahwa pengorbanan manusia tidak diizinkan di dalam agama Zoroaster. Juga karena sebagian besar catatannya berasal dari sumber Yunani, dan karena Yunani adalah lawan politik Persia, terdapat kemungkinan tidak semua catatan akurat.

Sekitar tahun 478 SM, Putra Mahkota Darius menikah di Sardis dengan Artaynte, putri dari Pangeran Masistes yang merupakan saudara Xerxes. Artaynte kemudian berzina dengan Xerxes atas perintah Xerxes. Ketika Amestris memergokinya, ia tidak membalas dendam terhadap Artaynte, tetapi melawan ibundanya yang merupakan istri Masistes, karena Amestris menganggap bahwa ibu Artaynte yang mendorong putrinya melakukan hal tersebut. Pada hari ulang tahun Xerxes, Amestris mengirim pengawalnya untuk memotong payudara ibu Artaynte dan melemparkannya ke anjing, serta hidung, telinga, lidah dan bibirnya. Masistes kemudian melarikan diri ke Baktria untuk memulai pemberontakan, tetapi dicegat oleh pasukan Xerxes yang membunuhnya dan putra-putranya.[8]

Rujukan

  1. Herodotos, John Kenrick The Egypt of Herodotus being the second and part of the third books of his history, hlm.XVII (1841)
  2. Amestris mengadakan persembahan manusia. Lihat Boyce, Mary (1989). A History of Zoroastrianism: The early period, hlm. 141.
  3. electricpulp.com. ""Amestris" in Encyclopedia Iranica". Diakses tanggal 9 September 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Smith, William (1867). "Amestris (I)". Dalam William Smith (ed.). Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology. Vol. 1. Boston: Little, Brown and Company. hlm. 137. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-07-29. Diakses tanggal 2018-01-08.
  5. Herodotos, Historia vii. 61, 114, ix. 108—113
  6. Ktesias, Persica c. 20. 30. ed. Lion
  7. Plutarkhos, Alcibiades hlm. 123, c.
  8. Godley, Alfred Denis (1921–24). "Histories book 9". Herodotus, with an English translation. OCLC 1610641.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Format tanggal (link)

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan