Minggu, 04 Oktober 2026
23:55 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Amenemopet

Bagikan:
imn
n
Aa15
O45
Amenemopet
Era: Kerajaan Baru
(1550–1069 BC)
Hieroglif Mesir

Amenemopet merupakan seorang putri Mesir Kuno (putri raja) selama Dinasti kedelapan belas Mesir, mungkin putri Thutmose IV.[1]

Ia ditunjukkan duduk di atas lutut gurunya Horemheb, di dalam makam Thebannya (TT78).[2] Horemheb (tidak identik dengan firaun dengan nama yang sama) yang bertugas di bawah pemerintahan Amenhotep II, Thutmose IV dan Amenhotep III, sehingga sang putri bisa jadi putri firaun ini, tetapi yang paling mungkin adalah Thutmose.[1]

Ia meninggal di masa pemerintahan Amenhotep III.[3] Kemudian, muminya dimakamkan kembali di Cache Sheikh Abd el-Qurna bersama dengan beberapa putri lainnya: saudari-saudari dugaan Tiaa dan Pyhia; keponakannya Nebetia dan Putri Tatau, Henutiunu, Merytptah, Sithori dan Wiay.[4] Makam itu ditemukan pada tahun 1857.[5]

Sumber

  1. 1 2 Aidan Dodson & Dyan Hilton, The Complete Royal Families of Ancient Egypt, Thames & Hudson (2004) ISBN0-500-05128-3, p. 137
  2. ↑ Aidan Dodson and Jac. J. Janssen, A Theban Tomb and Its Tenants, in: The Journal of Egyptian Archaeology, Vol. 75 (1989), p. 137
  3. ↑ Joann Fletcher: Egypt's Sun King: Amenhotep III. Duncan Baird Publishers, London, 2000. ISBN1-900131-09-9 p.144
  4. ↑ Dodson & Hilton, p.135
  5. ↑ Aidan Dodson and Jac. J. Janssen: A Theban Tomb and Its Tenants, In: The Journal of Egyptian Archaeology, Vol. 75 (1989), pp. 125-138
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan