Sabtu, 17 Oktober 2026
17:15 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Amado Carrillo Fuentes

Amado Carrillo Fuentes

Bagikan:
Amado Carrillo Fuentes
250px-Amadocarrillofuentes.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Amado Carrillo Fuentes
Lahir
Amado Carrillo Fuentes

17 Desember 1956
Guamuchilito, Sinaloa, Meksiko
Meninggal4 Juli 1997(1997-07-04) (umur 40)
Nama lainEl Señor de los Cielos
PekerjaanRaja narkoba
Pemberi kerjaPimpinan Kartel Juaréz
Dikenal karenaPenyelundupan narkoba dan senjata
PendahuluRafael Aguilar Guajardo
PenerusVicente Carrillo Fuentes
AnakVicente Carrillo Leyva
Kerabat

Amado Carrillo Fuentes (/fuˈɛntəs/; 17 Desember 1956 – 4 Juli 1997) adalah seorang raja narkoba asal Meksiko yang mengambil kendali Kartel Juárez setelah membunuh bosnya sendiri, Rafael Aguilar Guajardo.[1][2] Amado Carrillo kemudian dikenal sebagai "El Señor de Los Cielos" ("Raja Langit") akibat banyaknya jumlah pesawat jet yang ia miliki untuk menyelundupkan narkoba. Ia juga diketahui mencuci uang melalui Kolombia untuk mendanai pesawatnya.

Ia meninggal pada bulan Juli 1997, di sebuah rumah sakit Meksiko, setelah menjalani operasi plastik berkepanjangan untuk mengubah penampilannya.[3][4][5] Di hari-hari terakhirnya, Amado diperhatikan dari dekat oleh otoritas hukum di Meksiko dan Amerika Serikat.

Kehidupan awal

Amado lahir kepada pasangan Walter Vicente Carrillo Vega dan Aurora Fuentes di Guamuchilito, Navolato, Sinaloa, Meksiko. Ia sebelas bersaudara.

Ia adalah keponakan Ernesto Fonseca Carillo, dikenal pula sebagai "Don Neto", pimpinan Kartel Guadalajara. Amado memulai bisnis narkobanya dengan bimbingan pamannya tersebut dan kemudian mulai mengikutsertakan para saudara lelaki serta anak lelakinya, Vicente José Carrillo Leyva.

Ayah Amado meninggal pada bulan April 1986. Saudara lelakinya, Cipriano Carrillo Fuentes, meninggal secara tidak lazim pada tahun 1989.[6]

Karier

Pada awalnya, Amado menjadi bagian dari Kartel Guadalajara yang dikirim ke Ojinaga, Chihuahua, untuk memperhatikan pengiriman kokaina pamannya, Ernesto Fonseca Carrillo ("Don Neto"), serta untuk belajar tentang operasi perbatasan dari Pablo Acosta Villareal ("El Zorro de Ojinaga"; "Rubah Ojinaga") dan Rafael Aguilar Guajardo. Kemudian, Amado bekerja sama dengan Pablo Escobar dan Kartel Cali untuk menyelundupkan narkoba dari Kolombia ke Meksiko dan Amerika Serikat. Ia juga bekerja dengan "El Chapo" (Joaquin Guzman Loera), keluarga Arellano Felix, serta organisasi Beltran Leyva.[7][8]

Sepanjang kariernya, Amado membangun sebuah kerajaan narkotika yang kekayaannya mencapai triliunan dolar. Ia diperkirakan mengumpulkan keuntungan hingga 25 triliun.[9]

Kematian

Tekanan untuk menangkap Amado memuncak pada otoritas Meksiko dan AS, setelah masyarakat negara bagian Morelos mengadakan demonstrasi dalam diam melawan gubernur Jorge Carrillo Olea yang dianggap lalai melawan kekerasan terkait narkoba. Amado memiliki sebuah rumah yang terletak tiga blok dari rumah dinas sang gubernur, serta ia juga sering mengadakan pesta narkoba di munisipalitas Tetecala.[10] Gubernur Jorge kemudian dipaksa mengundurkan diri dan ditangkap. Tekanan ini mungkin memaksa Amado untuk menjalani operasi plastik dan sedot lemak untuk mengubah penampilannya pada 4 Juli 1997 di Rumah Sakit Santa Mónica, Kota Meksiko. Saat operasi ini berlangsung, ia meninggal akibat komplikasi yang disebabkan obat tertentu atau respirator yang tidak berfungsi dengan baik (hampir tidak ada catatan mengenai kematiannya).

Dua penjaga Amado berada di dalam ruang operasi selama prosedur berlangsung. Pada 7 November 1997, kedua dokter yang melakukan operasi pada tubuh Carrillo ditemukan meninggal. Jasad mereka dibekukan di dalam drum baja yang dituangi beton. Terdapat bekas siksaan.[11]

Kartel Juárez setelah kematian Amado

Pada malam 3 Agustus 1997, sekitar pukul 21:30, empat penyelundup narkoba melangkah masuk ke dalam sebuah restoran di Ciudad Juárez, menarik pistol mereka dan segera menembak dan membunuh lima pengunjung restoran.[12] Polisi memperkirakan bahwa terdapat lebih dari 100 selongsong peluru di tempat kejadian perkara tersebut. Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan Los Angeles Times, empat lelaki masuk ke dalam restoran dengan membawa sekurang-kurangnya dua senapan otomatis AK-47, sementara yang lainnya menunggu di depan pintu.[13]

Saat keluar, para penembak tersebut mengambil satu lagi jiwa:[14] Armando Olague, seorang petugas penjara dan petugas penegak hukum yang sedang tidak bertugas. Ia ditembak hingga mati di luar restoran saat sedang berjalan menuju restoran itu untuk menginvestigasi suara tembakan. Dilaporkan bahwa Armando berlari menuju restoran itu dengan membawa sepucuk pistol di tangannya. Pada kemudian hari, ditemukan bahwa Armando juga merupakan seorang letnan di kartel Juárez.

Otoritas Meksiko menolak memberikan tanggapan mengenai motif pembunuhan. Mereka menyatakan bahwa penembakan ini tidak terkait dengan kematian Amado. Meskipun demikian, mereka kemudian menyatakan bahwa para pelaku adalah penembak dari kartel Tijuana.[12][15]

Meskipun pertengkaran antara para narcotraficantes ini memang banyak ditemukan di Ciudad Juárez, pertengkaran semacam ini jarang sekali terjadi di tempat umum.[14]

Di Ciudad Juárez, Jaksa Agung menyegel gudang yang diperkirakan menjadi tempat penyimpanan senjata dan kokaina oleh kartel Juárez. Mereka juga menyita 60 properti dari seluruh Meksiko yang dimiliki oleh Amado dan memulai investigasi atas persetujuan antara kartel ini dengan anggota polisi dan pejabat politik. Mereka juga membekukan akun bank yang dimiliki Amado dengan jumlah dana mencapai 10 triliun dolar AS.[16] Pada bulan April 2009, otoritas Meksiko menangkap anak lelaki Amado, Vicente Carrillo Leyva.[17]

Upacara pemakaman

Amado mendapatkan upacara pemakaman yang besar, mahal dan mewah di Guamuchilito, Sinaloa. Pada tahun 2006, gubernur Eduardo Bours meminta pemerintah federal untuk meruntuhkan rumah besar Amado di Hermosillo, Sonora.[18]

Penggambaran di media

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Getty, Mark (Februari 2004). "Mexico's Forgotten Disappeared: The Victims of the Border Narco Bloodbath". Frontera NorteSur. Diakses tanggal 2010-09-25.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. ↑ González, Héctor A. (Februari 21, 2007). "Los prófugos del salinato". El Diario (dalam bahasa Spanish). Diarsipkan dari asli tanggal 2012-10-04. Diakses tanggal 2010-09-25.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Dillon, Sam (November 7, 1997). "Drug Barons and Plastic Surgeons: Who's Dead, Who's Hiding?". The New York Times. Diakses tanggal 2012-02-23.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Poppas, Terrence E. "Cast of Characters: Amado Carrillo Fuentes". Drug Lord. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-11. Diakses tanggal 2012-02-23.
  5. ↑ "DEA Map of Juarez Cartel operations". Frontline. PBS. Februari 1997. Diakses tanggal 2012-02-23.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Aguilar, Rubén (16 Desember 2014). "Los hermanos Carrillo Fuentes". Animal Político (dalam bahasa Spanish). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 17 November 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Poppa, Terrance (2009). "Amado Carrillo Fuentes". Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-11. Diakses tanggal 2009-08-18.
  8. ↑ DEA Congressional Testimony, August 8, 1995
  9. ↑ Moore, Molly (Juli 12, 1997). "Drug lord goes home in coffin". The Washington Post.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Graco revira a Carrillo Olea: él incubó al narco" [Graco turns to Carrillo Olea: he incubated the narco] (dalam bahasa Spanish). Proceso. Mei 14, 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-20. Diakses tanggal Feb 20, 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Moore, Molly (7 November 1997). "Top Mexican Surgeons Found Entombed in Concrete Drums". = The Tech (dalam bahasa English). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-10. Diakses tanggal 17 September 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 Times Wire Services (5 Agustus 1997). "Gunmen Kill 6 People at Ciudad Juarez Restaurant". Los Angeles Times. Diakses tanggal 30 Juni 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ 2 September 1997. "More gunfire in Ciudad Juarez leaves at least three dead in bar". The Houston Chronicle. Diakses tanggal 30 Juni 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. 1 2 Sharp, John (Juli 1998). "Crime: Line of Fire" (PDF). Texas Comptroller of Public Accounts. Diakses tanggal 30 Juni 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Serían los Arellano responsables de las seis ejecuciones en Ciudad Juárez". La Jornada (dalam bahasa Spanyol). 6 Agustus 1997. Diakses tanggal 30 Juni 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Phil Gunson (Juli 17, 1997). "This is the face of Amado Carrillo Fuentes". The Guardian. Diarsipkan dari asli tanggal Juni 2, 2010. Diakses tanggal 2010-12-22.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Mexico catches drug baron as U.S. tightens border Reuters, April 2, 2009.
  18. ↑ Marizc, Michel (April 4, 2006). "Narco-Power". Border Reporter.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Infante, Victoria (6 Juli 2012). "Rafael Amaya está listo para ser el 'Señor de los Cielos'". The Huffington Post (dalam bahasa Spanish). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Maret 2013. Diakses tanggal 18 Januari 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan