Kamis, 22 Oktober 2026
22:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Aloo paratha

Aloo paratha

Bagikan:
Aloo paratha
250px-Aloo_Paratha_also_known_as_Batatay_Jo_Phulko.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aloo paratha with yogurt and pickle
Nama lainAlur Porota dalam Bengali
Alu Parata dalam Odia
Alu ko parautha dalam Nepali
Batata na Parotha dalam Gujarati
Pallem obbattu/Alugadda kara obbattu dalam Telugu
DaerahAsia Tenggsara[1]
Hidangan nasional terkaitIndia, Pakistan, Bangladesh
Bahan utamaKentang, atta, maida, mentega atau ghee
Energi makanan
(per porsi )
290-360 kkal (-1217 kJ)

Aloo paratha (terj. har. 'paratha kentang') adalah paratha (roti pipih) yang diisi dengan kentang asli Asia Selatan.[2][3] It is traditionally eaten for breakfast.[2][4]

Referensi

  1. ↑ Kumawat, Lovesh (2020). Cuisine (dalam bahasa Inggris). NotionPress. hlm. 103. ISBN 9781648501623.
  2. 1 2 Benson, Heather L.; Helzer, Jennifer (Januari 2017). "Central Valley Culinary Landscapes: Ethnic Foodways of Sikh Transnationals". California Geographer. 56: 55–95.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Al-Khusaibi, Mohammed; Rahman, Mohammad Shafiur (2019). "1. Traditional foods: overview". Dalam Al-Khusaibi, Mohammed; Al-Habsi, Nasser; Rahman, Mohammad Shafiur (ed.). Traditional Foods: History, Preparation, Processing and Safety (dalam bahasa Inggris). Switzerland: Springer. hlm. 1–8. ISBN 978-3-030-24620-4.
  4. ↑ Iyer, Lakshmi Shankar (8 Juni 2014). "A Study of Breakfast Habits of Urban Indian Consumers". The International Journal's Research Journal of Economics and Business Studies. 3 (8): 107–118. ISSN 2251-1555.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
250px-Indian_Spices.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini adalah bagian dari serial
Masakan India
Persiapan dan memasak
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan