Senin, 12 Oktober 2026
06:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Aliyah Kedua

Bagikan:

Aliyah Kedua (Ibrani:העלייה השנייה, HaAliyah HaSheniya) adalah sebuah aliyah (emigrasi Yahudi ke Tanah Israel) paling penting dan berpengaruh yang terjadi antara 1904 dan 1914, di mana sekitar 35,000 Yahudi bermigrasi ke Tanah Israel yang dikuasai Ottoman, kebanyakand ari Kekaisaran Rusia,[1] beberapa dari Yaman.

Aliyah Kedua adalah bagian kecil dari emigrasi yang lebih besar dari Yahudi asal Eropa Timur yang berlangsung dari 1870-an sampai 1920-an.

Penghuni

Kebanyakan dari para pendatang adalah mereka yang sudah menikah dan banyak yang sudah memiliki anak; 40% adalah wanita. Hanya sedikit yang memiliki sumber daya dan banyak yang tetap melarat.[2] Beberapa imigran, seperti Akiva Aryeh Weiss, lebih suka menetap di distrik baru yang dibuat Ahuzat Bayit dekat Jaffa, yang kemudian diubah namanya menjadi Tel Aviv. Pada tahun 1914 terdapat sekitar 2.000 orang Yahudi di lokasi tersebut.[3]

Referensi

  1. ↑ Israeli government site on the Second Aliyah
  2. ↑ Segev, Tom (2018 - 2019 translation Haim Watzman) A State at Any Cost. The Life of David Ben-Gurion. Apollo. ISBN9-781789-544633. p.61
  3. ↑ Israel Pocket Library (1973) History from 1880. Keter Books. ISBN0-7065-1322-3. p.17

Bacaan tambahan

  • Ben-Gurion, David, From Class to Nation: Reflections on the Vocation and Mission of the Labor Movement (Ibrani), Am Oved (1976)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan