Minggu, 11 Oktober 2026
08:27 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Alice Herz

Bagikan:
Alice Herz
Lahir
Alice Jeanette Strauß[1]

(1882-05-25)25 Mei 1882
Meninggal26 Maret 1965(1965-03-26) (umur 82)

Alice Herz (25 Mei 1882 – 26 Maret 1965) adalah seorang pasifis Amerika Serikat kelahiran Jerman yang dikenal sebagai orang pertama yang membakar dirinya sendiri dalam memprotes Perang Vietnam.[2] Sebagai seorang keturunan Yahudi, ia dan putrinya menetap di Prancis antara tahun 1933 dan 1940 setelah suami dan putranya meninggal dunia. Pada tahun 1942 mereka beremigrasi ke Amerika Serikat dan menetap di Detroit, Michigan. Di sana ia bergabung dengan Kaum Quaker dan kegiatan aktivis perdamaian.

Herz membakar dirinya pada tanggal 16 Maret 1965 ketika ia berusia 82 tahun di persimpangan jalan yang ramai di Detroit. Sejumlah orang yang lewat kemudian berusaha mematikan apinya, tetapi ia meninggal dunia sepuluh hari berikutnya. Menurut catatan yang ditinggalkannya sebelum melakukan aksi tersebut, ia meniru cara kematian Thích Quảng Đức, seorang biksu yang meninggal dunia dengan cara yang sama ketika memprotes kesewenang-wenangan pemerintah Vietnam Selatan pada tahun 1963, dan bahwa ia memprotes tindakan Amerika Serikat sebagai negara besar yang berusaha melenyapkan sebuah negara kecil tanpa alasan. Aksi bakar dirinya ini kemudian diikuti oleh tujuh orang aktivis antiperang lainnya.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Kaupert's Street Guide to Berlin (dalam bahasa Jerman), Luisenstädtischer Education Association, diakses tanggal 29 Juli 2013
  2. ↑ "Speaking Out Against the Vietnam War" (dalam bahasa Inggris). For Dummies. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-13. Diakses tanggal 29 Juli 2013.
  3. ↑ Howlett, C.F (2011), "Herz, Alice", dalam Tucker, S.C. (ed.), The Encyclopedia of the Vietnam War (dalam bahasa Inggris) (Edisi ke-2), Santa Barbara: ABC-CLIO, hlm. 483–484
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan