Kamis, 15 Oktober 2026
02:56 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Ali Yafie

Ali Yafie

Bagikan:
Ali Yafie
250px-Pak-kiai-aliyafie.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rektor Institut Ilmu Al-Qur'an
Masa jabatan
2002–2005
PendahuluIbrahim Hosen
PenggantiAhsin Sakho
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia
Masa jabatan
1998–2000
PendahuluHasan Basri
PenggantiSahal Mahfudh
Rais 'Aam Nahdlatul Ulama
Masa jabatan
1991–1992
PendahuluAhmad Shiddiq
PenggantiIlyas Ruhiat
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 1971 –1 Oktober 1987
Daerah pemilihanSulawesi Selatan (1971–1982)
Kalimantan Selatan (1982–1987)
Ketua Majelis Syuyukh Darud Da'wah wal Irsyad[1]
Masa jabatan
2022–2023
Informasi pribadi
LahirMuhammad Ali
(1926-09-01)1 September 1926
Meninggal25 Februari 2023(2023-02-25) (umur 96)
Rumah Sakit Premier Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Partai politikNahdlatul Ulama (sebelum 1973)
Partai Persatuan Pembangunan (sesudah 1973)
Suami/istri
Hj. Aisyah
​
​
(m. 1945;meninggal 2020)​
Anak4
PekerjaanAkademisi, dosen, Politikus, Ulama
ProfesiGuru, hakim, profesor, birokrat

Muhammad Ali Yafie (1 September 1926 – 25 Februari 2023)[2] adalah ulama fikih/hukum Islam, profesor, politikus, hakim, birokrat, dosen, akademisi, dan guru Indonesia yang pernah menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia sejak 1998 hingga 2000.[3] Ia juga pernah menjabat sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 1991-1992, yakni jabatan tertinggi di dalam organisasi NU. Hingga wafatnya, ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Darud Da'wah wal Irsyad, Pare-Pare, Sulawesi Selatan yang didirikannya pada 1947, serta sebagai anggota dewan penasehat untuk Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Latar belakang dan pendidikan

Muhammad Ali Yafie dilahirkan di Desa Wani, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada 1 September 1926.[4] Ia adalah anak ketiga dari lima bersaudara. Ayahnya bernama Syekh Muhammad Yafie, seorang ulama dari Sulawesi Selatan, sedangkan ibunya bernama Imacayya, seorang putri raja Kerajaan Tanete di Sulawesi Selatan.[5] Muhammad Yafie merupakan putra Syekh Abdul Hafidz Bugis, ulama yang menjadi guru di Masjidil Haram.[6][7]

Ali Yafie menamatkan pendidikan di Vervolgschool Parepare pada 1940. Sejak 1941 hingga 1949, ia mengaji di Pesantren Rappang. Pada 1942, ia belajar di Madrasah Aunarrafiq Rappang. Pada 1951, ia belajar di Madrasah Aliyah Darud Da'wah wal Irsyad Parepare.[8]

Karier

Pada 1942, Ali Yafie memulai karier sebagai guru agama di Rappang hingga 1944 dan Wakil Qadhi Jampue, Pinrang hingga 1947. Pada 1952, ia diangkat sebagai Kepala Bagian Sekretaris Kantor Urusan Agama Kabupaten Parepare. Setahun kemudian ia juga mulai mengajar sebagai guru agama di SMA Negeri Parepare hingga 1955. Pada 1955, ia dipromosikan menjadi Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten Parepare dan menjabat hingga 1959.[8]

Spesialisasinya adalah pada ilmu fiqh dan dikenal luas sebagai seorang ahli dalam bidang ini.[butuh rujukan] Ia diangkat sebagai hakim anggota di Pengadilan Agama Tinggi Ujung Pandang sejak 1959 sampai 1962, kemudian Kepala Inspektorat Peradilan Agama Indonesia bagian Timur (1962-1965).[8][9]

250px-K.H.M._Ali_Yafie%2C_1982.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ali Yafie sebagai Anggota DPR, 1982

Sejak 1965 hingga 1971, ia menjadi dekan di fakultas Ushuluddin IAIN Ujung Pandang, dan aktif di NU tingkat provinsi.[10]

Ia mulai aktif di tingkat nasional pada 1971.[butuh rujukan] Pada Muktamar Nahdlatul Ulama 1971 di Surabaya ia terpilih menjadi Rais Syuriyah. Pada pemilu 1971 ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Nahdlatul Ulama untuk daerah pemilihan Sulawesi Selatan.[11] Kemudian ia tetap menjadi anggota DPR tiga periode sampai 1987,[8] ketika Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djaelani Naro, tidak lagi memasukkannya dalam daftar calon.[butuh rujukan]

Sejak itu, Ali Yafie mengajar di berbagai lembaga pendidikan tinggi Islam di Jakarta, dan semakin aktif di Majelis Ulama Indonesia (MUI).[butuh rujukan] Pada Muktamar NU di Semarang 1979 dan Situbondo 1984, ia terpilih kembali sehagai Rais, dan di Muktamar Krapyak 1989 sebagai wakil Rais Aam.[butuh rujukan] Karena Kiai Achmad Siddiq meninggal dunia pada 1991, maka sebagai Wakil Rais Aam ia kemudian bertindak menjalankan tugas, tanggung jawab, hak dan wewenang sebagai pejabat sementara Rais Aam.[butuh rujukan] Setelah terlibat konflik dengan Abdurrahman Wahid mengenai penerimaan bantuan dari Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial untuk NU, Ali Yafie menarik diri dari PBNU.[9]

250px-Lukman_Hakim_Saifuddin_dan_Ali_Yafie.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin bersama Ali Yafie, 2016

Meski sudah mengundurkan diri, ia tetap menjadi ulama yang berafiliasi dengan NU dan tidak keluar dari NU. Dua tahun setelah pengunduran dirinya sebagai ketua NU, pada 1994, ia menghadiri Muktamar NU di Cipasung, Tasikmalaya. Hubungannya dengan Abdurrahman Wahid masih terjaga hingga Wahid wafat. Dalam banyak kesempatan setelah pengunduran diri Yafie, Wahid kadang-kadang menyalahkan media atas kontribusi mereka untuk mengobarkan dan membuat marah Wahid dan Yafie karena membuat publisitas yang buruk.[9] Seperti di tahun 2021, ia masih aktif secara fisik dan masih menjadi ahli Fikih baik NU maupun Darul Dakwah wal Irsyad (DDI).[12][13]

Pada 1991, Ali Yafie dikukuhkan sebagai guru besar fikih Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta oleh rektor Ibrahim Hosen.[14] Pada 2002, Ali Yafie dilantik oleh Ketua Umum Yayasan IIQ Jakarta Harini Joesoef sebagai Rektor Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta menggantikan Ibrahim Hosen yang meninggal dunia.[15]

Kehidupan pribadi

Ali Yafie menikah dengan Aisyah pada tahun 1945 dan dikaruniai 4 orang anak terdiri dari 3 orang putra dan seorang putri.[16] Aisyah meninggal dunia pada 24 Januari 2020.[17]

Wafat

250px-Ma%27ruf_Amin_menjenguk_Ali_Yafie.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin bersama istri Wury Ma'ruf Amin menjenguk Ali Yafie, 16 Februari 2023

Ali Yafie meninggal dunia di Rumah Sakit Premier Bintaro, Tangerang Selatan, pada 25 Februari 2023 pukul 22.13 WIB.[18]

Referensi

Catatan Kaki

  1. ↑ https://ddisulsel.or.id/ag-ali-yafie-wafat-ketum-ddi-sulsel-warga-addariyah-berduka/
  2. ↑ Abdurrahman, Syarif (2023-02-26). "Ulama Sulawesi Itu Pulang dengan Tenang". Tebuireng Initiatives. Diakses tanggal 2023-02-26.
  3. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-11-28. Diakses tanggal 2023-02-26.
  4. ↑ "Dimensi hukum Islam dalam sistem hukum nasional: mengenang 65 th. Prof. Dr. Busthanul Arifin, SH". Gema Insani. 9 Sep 1996. Diakses tanggal 9 Sep 2026 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Wafat Usia 96 Tahun, Inilah Profil KH Ali Yafie dan Karya-Karyanya". NU Online. Diakses tanggal 9 Sep 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Ridwan, Nur Khalik (9 Sep 2020). "Ensiklopedia Khittah NU: Jilid 4". DIVA PRESS. Diakses tanggal 9 Sep 2026 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Usmani, Ahmad Rofi (10 Jan 2022). "Ensiklopedia Tokoh Muslim". Mizan Publishing. Diakses tanggal 9 Sep 2026 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 4 Umum, Indonesia Lembaga Pemilihan (9 Sep 1983). "Pemilihan umum tahun 1982". Lembaga Pemilihan Umum. Diakses tanggal 9 Sep 2026 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 3 Sahal, Hamzah (26 Januari 2021). Ahsan, Ivan Aulia (ed.). "KH Ali Yafie, Mantan Rais Aam NU yang Berani Minta Soeharto Mundur". Tirto.id. Diakses tanggal 20 Februari 2022.
  10. ↑ IIQ, Humas (2021-06-23). "Cerita UAS Ketika Bertemu Ulama Sepuh KH Ali Yafie". Institut Ilmu Al Qur'an (IIQ) Jakarta. Diakses tanggal 2023-01-31.
  11. ↑ Umum, Indonesia Lembaga Pemilihan (9 Sep 1973). "Riwayat hidup anggota-anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil pemilihan umum 1971". Lembaga Pemilihan Umum. Diakses tanggal 9 Sep 2026 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Marzuki, Kastolani (2021-06-20). "Bertemu KH Ali Yafie, Ustaz Abdul Somad Ungkap Dapat Banyak Pesan Hikmah". inews.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-06-20. Diakses tanggal 2021-11-16.
  13. ↑ Kambie, AS (2021-02-05). "Teladan Prof Dr KH Ali Yafie Sekretaris Pertama PBDDI, Tetap Berdakwah di Usia 95 Tahun". Tribun-timur.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-05. Diakses tanggal 2021-11-16.
  14. ↑ "Panji masyarakat". Yayasan Nurul Islam. 9 Sep 1991. Diakses tanggal 9 Sep 2026 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Enable JavaScript to use search". www.google.com. Diakses tanggal 9 Sep 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Tebuireng, Tim Redaksi Majalah (1 Mei 2021). "Menjaga Semesta Menjaga Diri Kita: Majalah Tebuireng Edisi 74". Majalah Tebuireng. Diakses tanggal 9 Sep 2026 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ Dariyanto, Erwin. "Innalillaahi, Istri KH Ali Yafie Meninggal Dunia". detiknews. Diakses tanggal 9 Sep 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "Innalillahi, Rais Aam PBNU 1991-1992 KH Ali Yafie Berpulang". NU Online. Diakses tanggal 9 Sep 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Jabatan organisasi Islam
Didahului oleh:
Hasan Basri
Ketua MUI
1990–2000
Diteruskan oleh:
M. Ahmad Sahal Mahfudz
Didahului oleh:
K.H. Ahmad Shiddiq
Rais Am Syuriah PB Nahdlatul Ulama
1991–1992
Diteruskan oleh:
Ilyas Ruhiat
No Tahun Lahir Tahun Wafat Umur Wafat (±) Nama Keterangan Rujukan
(Masehi) (Hijriah) (Masehi) (Hijriah) (Masehi) (Hijriah)
1 1310 ? 1453 ? 143 ? AGH. As-Syaikh Sayyid Jamaluddin Husain Akbar al-Husaini Kelahiran Malabar, India, diyakini bahwa Walisongo adalah keturunannya [a 1]
2 1626 1036 1699 ? 73 ? AGH. Syaikh Yusuf Al Makassari Bergelar Tuanta Salamaka [a 2]
3 1835 ? 1934 ? 99 ? AGH. Sayyid Alwi Jamallullail Bergelar Puang Towa [a 3]
4 1839 ? 1952 1362 113 ? AGH. Muhammad Thahir Imam Lapeo Dikenal dengan nama Imam Lapeo dari Mandar [a 4]
5 1885 ? 1972 ? 87 ? AGH. Ahmad Bone Tercatat sebagai Pendiri NU di Sulawesi Selatan [a 5]
6 1934 1312 2000 ? 66 ? AGH. Sayyid Habib Hasan bin Alwi bin Sahil Dikenal dengan Puang Lero; pendiri Madrasah Arabiyah Islamiyah (MAI) Pambusuang [a 6]
7 1895 ? 1958 ? 63 ? AGH. Sayyid Ali Mathar Kakek dari Prof. Dr. Qasim Mathar, Guru Besar UIN Alauddin [a 7]
8 1908 1326 1952 1372 44 46 AGH. Muhammad As'ad al-Bugisi Salah seorang guru dari AGH. Abdurrahman Ambo Dalle [a 8]
9 1900 ? 1996 ? 96 ? AGH. Abdurrahman Ambo Dalle Pendiri Pondok Pesantren Darud Da'wah wal Irsyad (DDI) Mangkoso [a 9]
10 1906 ? 1958 ? 52 ? AGH. Muhammad Ramli Tercatat sebagai Pendiri NU di Sulawesi Selatan dan Universitas Muslim Indonesia [a 10]
11 1908 ? 2006 ? 98 ? AGH. Daud Ismail Dikenal sebagai Ulama Mufassir [a 11]
12 1913 ? 1977 ? 64 ? AGH. Muhammad Shaleh al-Mandary Salah seorang murid dari Al-Habib Sayyid Alwi bin Abbas al-Maliki [a 12]
13 1914 ? 1986 ? 72 ? AGH. Muhmmad Yunus Maratan Ayah dari Prof. Dr. H. Rafi'i Yunus Maratan, MA, Pimpinan PB As'adiyah [a 13]
14 1915 ? 1986 ? 71 ? AGH. Prof. Abdurrahman Shihab Salah seorang tokoh UIN Alauddin [a 14]
15 1916 ? 1990 ? 74 ? AGH. Djabbar Asyry Pimpinan Majelis Tarjih Muhammadiyah Makassar [a 15]
16 1917 ? 2006 ? 89 ? AGH. Ahmad Marzuki Hasan Pendiri Pesantren Darul Istiqamah Maccopa Makassar [a 16]
17 1917 ? 1982 ? 65 ? AGH. Mustari Masuk dalam Komisi Bathsul NU dalam Muktamar di Semarang [a 17]
18 1918 ? 1982 ? 64 ? AGH. Muhammad Bilalu Pernah menuntut ilmu di Makkah selama 11 tahun [a 18]
19 1918 ? 1991 ? 73 ? AGH. Muhammad Hasyim Hasan Pernah dibimbing oleh Syaikh Mahmud al-Jawad, Ulama asal Madinah [a 19]
20 1919 ? 2006 ? 87 ? AGH. Sayyid Jamaluddin Puang Ramma Dikenal dengan gelar Puang Ramma, tercatat sebagai Pendiri NU di Sulawesi Selatan [a 20]
21 1919 ? 1985 ? 66 ? AGH. Amberi Said Guru dari AGH. Sanusi Baco [a 21]
22 1919 ? 2009 ? 90 ? AGH. Abduh Pabbaja Pendiri Pondok Pesantren Al-Furqan Pare-Pare [a 22]
23 1920 ? 1994 ? 74 ? AGH. Abdul Kadir Khalid Alumni Universitas Al-Azhar [a 23]
24 1920 ? 2004 ? 84 ? AGH. Abdul Muin Yusuf Perintis beridinya NU di Sidrap [a 24]
25 1920 ? 1976 ? 56 ? AGH. Abdul Rahman Matammeng Ulama, Qadhi, Akademisi dan sahabat dari AGH. Abdurrahman Ambo Dalle [a 25]
26 1920 ? 2012 ? 92 ? AGH. Muhammad Yusuf Surur Ayah dari Dr. Bunyamin Yusuf Surur [a 26]
27 1921 ? 1996 ? 75 ? AGH. Junaid Sulaiman Alumni Madrasah Al-Shaulatiyah [a 27]
28 1922 ? 2000 ? 78 ? AGH. Abdul Malik Muhammad Alumni Madrasah Dar al-Ulum al-Diniyyah al-Jawiyyah [a 28]
29 1922 ? 1975 ? 53 ? AGH. Abdus Shafa Santri dari AGH. Abdurrahman Ambo Dalle [a 29]
30 1922 ? 1994 ? 72 ? AGH. Harun Rasyid Santri dari AGH. Muhammad As'ad [a 30]
31 1922 ? 2003 ? 81 ? AGH. Hamzah Badawi Santri dari AGH. Muhammad As'ad [a 31]
32 1923 ? 2005 ? 82 ? AGH. Lanre Said Cucu dari Puang Lanre [a 32]
33 1925 ? 2000 ? 75 ? AGH. Hamzah Mangulung Santri dari AGH. Muhammad As'ad [a 33]
34 1926 ? 2023 ? 97 ? AGH. Dr. Muhammad Ali Yafie Rais Aam Nahdlatul Ulama; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia [a 34]
35 1928 ? 1997 ? 69 ? AGH. Usman Arif Pernah mukim di Makkah selama 6 tahun [a 35]
36 1930 ? 2014 ? 84 ? AGH. Djamaluddin Amien Tokoh Muhammadiyah [a 36]
37 1932 ? 1991 ? 59 ? AGH. Muhammad Alwy Ali Santri dari AGH. Abdurrahman Ambo Dalle, mukim di Makkah 9 tahun [a 37]
38 1932 ? 2011 1432 79 ? AGH. Muhammad Nur Alumni Madrasah Dar al-Ulum al-Diniyyah al-Jawiyyah [a 38]
39 1937 ? 2005 ? 68 ? AGH. Prof. Dr. Sahabuddin Murid dari Syaikh Sayyid Prof. Dr. Muhammad Alwi al-Maliki al- Husainy [a 39]
40 1937 ? 2021 ? 84 ? AGH. Dr (Hc) Sanusi Baco, Lc Sahabat Gus Dur dan Gus Mus [a 40]
41 1941 ? 2018 ? 77 ? AGH. Prof. Dr. Muhammad Rafi'i Yunus Maratan, MA Pimpinan Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang, Wajo [a 41] [a 42]
42 1942 ? 2001 ? 59 ? AGH. Ilyas Salewe Santri dari AGH. Abdurrahman Ambo Dalle [a 43]
43 1942 ? 2015 ? 73 ? AGH. Abunawas Bintang Santri dari AGH. Abdurrahman Ambo Dalle [a 44]
44 1944 ? ? ? ? ? AGH. Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA Ulama Ahli Tafsir [a 45]
45 1945 ? 1998 ? 53 ? AGH. Abdullah Said Pendiri Hidayatullah (organisasi) [a 46]
46 1946 ? 2013 ? 67 ? AGH. Muhammad Harisah Hs Pendiri Pondok Pesantren An-Nahdah Makassar [a 47]
47 1947 ? 2012 ? 65 ? AGH. Dr. Abdul Wahab Zakaria Alumni Universitas Al-Azhar [a 48]
48 1948 1367 ? ? ? ? AGH. Dr. Baharuddin Harisah Hs, MA Ketua MUI Kota Makassar [a 49]
49 1959 ? ? ? ? ? AGH. Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA Menteri Agama Republik Indonesia, Imam Besar Masjid Istiqlal, dll. [a 50]
50 1960 ? ? ? ? ? AGH. As-Syaikh Sayyid Habib A. Rahim Puang Makka Tokoh Nahdlatul Ulama [a 51]
Keterangan Tabel
Catatan
Catatan Kaki
  1. ↑ Muhammad 2017, hlm. 1 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  2. ↑ Muhammad 2017, hlm. 5 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  3. ↑ Muhammad 2017, hlm. 9 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  4. ↑ Muhammad 2017, hlm. 13 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  5. ↑ Muhammad 2017, hlm. 17 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  6. ↑ Muhammad 2017, hlm. 21 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  7. ↑ Muhammad 2017, hlm. 25 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  8. ↑ Muhammad 2017, hlm. 29 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  9. ↑ Muhammad 2017, hlm. 33 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  10. ↑ Muhammad 2017, hlm. 37 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  11. ↑ Muhammad 2017, hlm. 41 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  12. ↑ Muhammad 2017, hlm. 45 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  13. ↑ Muhammad 2017, hlm. 51 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  14. ↑ Muhammad 2017, hlm. 59 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  15. ↑ Muhammad 2017, hlm. 63 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  16. ↑ Muhammad 2017, hlm. 67 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  17. ↑ Muhammad 2017, hlm. 71 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  18. ↑ Muhammad 2017, hlm. 75 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  19. ↑ Muhammad 2017, hlm. 79 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  20. ↑ Muhammad 2017, hlm. 83 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  21. ↑ Muhammad 2017, hlm. 87 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  22. ↑ Muhammad 2017, hlm. 93 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  23. ↑ Muhammad 2017, hlm. 99 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  24. ↑ Muhammad 2017, hlm. 103 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  25. ↑ Muhammad 2017, hlm. 107 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  26. ↑ Muhammad 2017, hlm. 111 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  27. ↑ Muhammad 2017, hlm. 115 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  28. ↑ Muhammad 2017, hlm. 121 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  29. ↑ Muhammad 2017, hlm. 125 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  30. ↑ Muhammad 2017, hlm. 129 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  31. ↑ Muhammad 2017, hlm. 133 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  32. ↑ Muhammad 2017, hlm. 137 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  33. ↑ Muhammad 2017, hlm. 141 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  34. ↑ Muhammad 2017, hlm. 145 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  35. ↑ Muhammad 2017, hlm. 149 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  36. ↑ Muhammad 2017, hlm. 153 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  37. ↑ Muhammad 2017, hlm. 157 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  38. ↑ Muhammad 2017, hlm. 161 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  39. ↑ Muhammad 2017, hlm. 165 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  40. ↑ Muhammad 2017, hlm. 169 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  41. ↑ Muhammad 2017, hlm. 175 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  42. ↑ Fathoni 2017 harvnb error: tanpa target: CITEREFFathoni2017 (bantuan).
  43. ↑ Muhammad 2017, hlm. 179 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  44. ↑ Muhammad 2017, hlm. 183 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  45. ↑ Muhammad 2017, hlm. 187 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  46. ↑ Muhammad 2017, hlm. 193 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  47. ↑ Muhammad 2017, hlm. 197 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  48. ↑ Muhammad 2017, hlm. 203 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  49. ↑ Muhammad 2017, hlm. 207 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  50. ↑ Muhammad 2017, hlm. 2011 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
  51. ↑ Muhammad 2017, hlm. 215 harvnb error: tanpa target: CITEREFMuhammad2017 (bantuan).
Daftar Pustaka
Lihat pula: Syekh  • Haji  • Datuk  • Kyai  • Tuan Guru  • Panduan Penggunaan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan