Jumat, 23 Oktober 2026
03:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal

Algoritma Boyer-Moore

Bagikan:

Algoritma Boyer-Moore adalah salah satu algoritme pencarian string, dipublikasikan oleh Robert S. Boyer, dan J. Strother Moore pada tahun 1977.

Algoritma ini dianggap sebagai algoritma yang paling efisien pada aplikasi umum.[1] Tidak seperti algoritma pencarian string yang ditemukan sebelumnya, algoritma Boyer-Moore mulai mencocokkan karakter dari sebelah kanan pattern. Ide di balik algoritma ini adalah bahwa dengan memulai pencocokan karakter dari kanan, dan bukan dari kiri, maka akan lebih banyak informasi yang didapat.[2]

Cara kerja

Misalnya ada sebuah usaha pencocokan yang terjadi pada t e k s [ i . . i + n − 1 ] {\displaystyle teks[i..i+n-1]} {\displaystyle teks[i..i+n-1]}, dan anggap ketidakcocokan pertama terjadi di antara t e k s [ i + j ] {\displaystyle teks[i+j]} {\displaystyle teks[i+j]} dan p a t t e r n [ j ] {\displaystyle pattern[j]} {\displaystyle pattern[j]}, dengan 0 < j < n {\displaystyle 0<j<n} {\displaystyle 0<j<n}. Berarti, t e k s [ i + j + 1.. i + n − 1 ] = p a t t e r n [ j + 1.. n − 1 ] {\displaystyle teks[i+j+1..i+n-1]=pattern[j+1..n-1]} {\displaystyle teks[i+j+1..i+n-1]=pattern[j+1..n-1]} dan a = t e k s [ i + j ] {\displaystyle a=teks[i+j]} {\displaystyle a=teks[i+j]} tidak sama dengan b = p a t t e r n [ j ] {\displaystyle b=pattern[j]} {\displaystyle b=pattern[j]}. Jika u {\displaystyle u} {\displaystyle u} adalah akhiran dari pattern sebelum b {\displaystyle b} {\displaystyle b} dan v {\displaystyle v} {\displaystyle v} adalah sebuah awalan dari pattern, maka penggeseran-penggeseran yang mungkin adalah:

  1. Penggeseran good-suffix yang terdiri dari menyejajarkan potongan t e k s [ i + j + 1.. i + n − 1 ] = p a t t e r n [ j + 1.. n − 1 ] {\displaystyle teks[i+j+1..i+n-1]=pattern[j+1..n-1]} {\displaystyle teks[i+j+1..i+n-1]=pattern[j+1..n-1]} dengan kemunculannya paling kanan di pattern yang didahului oleh karakter yang berbeda dengan p a t t e r n [ j ] {\displaystyle pattern[j]} {\displaystyle pattern[j]}. Jika tidak ada potongan seperti itu, maka algoritma akan menyejajarkan akhiran v {\displaystyle v} {\displaystyle v} dari t e k s [ i + j + 1.. i + n − 1 ] {\displaystyle teks[i+j+1..i+n-1]} {\displaystyle teks[i+j+1..i+n-1]} dengan awalan dari pattern yang sama.
  2. Penggeseran bad-character yang terdiri dari menyejajarkan t e k s [ i + j ] {\displaystyle teks[i+j]} {\displaystyle teks[i+j]} dengan kemunculan paling kanan karakter tersebut di pattern. Bila karakter tersebut tidak ada di pattern, maka pattern akan disejajarkan dengan t e k s [ i + n + 1 ] {\displaystyle teks[i+n+1]} {\displaystyle teks[i+n+1]}.

Secara sistematis, langkah-langkah yang dilakukan algoritma Boyer-Moore pada saat mencocokkan string adalah:

  1. Algoritma Boyer-Moore mulai mencocokkan pattern pada awal teks.
  2. Dari kanan ke kiri, algoritma ini akan mencocokkan karakter per karakter pattern dengan karakter di teks yang bersesuaian, sampai salah satu kondisi berikut dipenuhi:
    1. Karakter di pattern dan di teks yang dibandingkan tidak cocok (mismatch).
    2. Semua karakter di pattern cocok. Kemudian algoritma akan memberitahukan penemuan di posisi ini.
  3. Algoritma kemudian menggeser pattern dengan memaksimalkan nilai penggeseran good-suffix dan penggeseran bad-character, lalu mengulangi langkah 2 sampai pattern berada di ujung teks.

Pseudocode

Berikut adalah pseudocode algoritma Boyer-Moore pada fase pra-pencarian:

procedure preBmBc(
    input P: array[0..n-1] of char,
    input n: integer,
    input/output bmBc: array[0..n-1] of integer
)
Deklarasi:
  i: integer

Algoritma:
  for (i:= 0 to ASIZE-1)
     bmBc[i]:= m;
  endfor
  for (i:= 0 to m - 2)
     bmBc[P[i]]:= m - i - 1;
  endfor
procedure preSuffixes(
    input P: array[0..n-1] of char,
    input n: integer,
    input/output suff: array[0..n-1] of integer
)

Deklarasi:
  f, g, i: integer

Algoritma:
  suff[n - 1]:= n;
  g:= n - 1;
  for (i:= n - 2 downto 0) {
     if (i > g and (suff[i + n - 1 - f] < i - g))
        suff[i]:= suff[i + n - 1 - f];
     else 
        if (i < g)
           g:= i;
        endif
        f:= i;
        while (g >= 0 and P[g] = P[g + n - 1 - f])
           --g;
        endwhile
        suff[i] = f - g;
     endif
  endfor
procedure preBmGs(
    input P: array[0..n-1] of char,
    input n: integer,
    input/output bmBc: array[0..n-1] of integer
)
Deklarasi:
  i, j: integer
  suff: array [0..RuangAlpabet] of integer

  preSuffixes(x, n, suff);

  for (i:= 0 to m-1)
     bmGs[i]:= n
  endfor
  j:= 0
  for (i:= n - 1 downto 0)
     if (suff[i] = i + 1)
        for (j:=j to n - 2 - i)
           if (bmGs[j] = n)
              bmGs[j]:= n - 1 - i
           endif
        endfor
     endif
  endfor 
  for (i = 0 to n - 2)
     bmGs[n - 1 - suff[i]]:= n - 1 - i;
  endfor

Dan berikut adalah pseudocode algoritma Boyer-Moore pada fase pencarian:

procedure BoyerMooreSearch(
    input m, n: integer,
    input P: array[0..n-1] of char,
    input T: array[0..m-1] of char,
    output ketemu: array[0..m-1] of boolean
)

Deklarasi:
i, j, shift, bmBcShift, bmGsShift: integer 
BmBc: array[0..255] of interger
BmGs: array[0..n-1] of interger

Algoritma:
preBmBc(n, P, BmBc) 
preBmGs(n, P, BmGs) 
i:=0
while (i<= m-n) do
    j:=n-1
    while (j >=0 n and T[i+j] = P[j]) do 
       j:=j-1
    endwhile
    if(j < 0) then
       ketemu[i]:=true;
    endif
    bmBcShift:= BmBc[chartoint(T[i+j])]-n+j+1
    bmGsShift:= BmGs[j]
    shift:= max(bmBcShift, bmGsShift)
    i:= i+shift

Kompleksitas

Tabel untuk penggeseran bad-character dan good-suffix dapat dihitung dengan kompleksitas waktu dan ruang sebesar O(n + σ) dengan σ adalah besar ruang alfabet. Sedangkan pada fase pencarian, algoritma ini membutuhkan waktu sebesar O(mn), pada kasus terburuk, algoritma ini akan melakukan 3n pencocokkan karakter, tetapi pada performa terbaiknya algoritma ini hanya akan melakukan O(m/n) pencocokkan.

Referensi

  1. ↑ (Inggris)Lecroq, Thierry Charras, Christian. 2001. Handbook of Exact String Matching Algorithm. ISBN 0-9543006-4-5
  2. ↑ (Inggris)Boyer, Robert Moore, J. 1977. A Fast String Searching Algorithm. Comm. ACM 20: 762–772 doi:

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan