Rabu, 30 September 2026
14:55 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu

Algoritma pencarian string

Bagikan:

Algoritma pencarian string (bahasa Inggris: string matching algorithm) atau sering disebut juga pencocokan string adalah algoritme untuk melakukan pencarian semua kemunculan string pendek p a t t e r n [ 0.. n − 1 ] {\displaystyle pattern[0..n-1]} {\displaystyle pattern[0..n-1]} yang disebut pattern di string yang lebih panjang t e k s [ 0.. m − 1 ] {\displaystyle teks[0..m-1]} {\displaystyle teks[0..m-1]} yang disebut teks.[1]

Algoritma-algoritma pencocokkan string dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian menurut arah pencariannya.

  • Dan kategori terakhir, dari arah yang ditentukan secara spesifik oleh algoritma tersebut, arah ini menghasilkan hasil terbaik secara teoretis, algoritma yang termasuk kategori ini adalah:
    1. Algoritme Colussi
    2. Algoritme Crochemore-Perrin

salah satunya algoritma SUSAN

Algoritma brute force dalam pencarian string

Algoritma brute force (bahasa Inggris: brute-force search) merupakan algoritma pencocokan string yang ditulis tanpa memikirkan peningkatan performa. Algoritma ini sangat jarang dipakai dalam praktik, tetapi berguna dalam studi pembanding dan studi-studi lainnya.

Cara kerja

Secara sistematis, langkah-langkah yang dilakukan algoritma brute force pada saat mencocokkan string adalah:

  1. Algoritma brute force mulai mencocokkan pattern pada awal teks.
  2. Dari kiri ke kanan, algoritma ini akan mencocokkan karakter per karakter pattern dengan karakter di teks yang bersesuaian, sampai salah satu kondisi berikut dipenuhi:
    1. Karakter di pattern dan di teks yang dibandingkan tidak cocok (mismatch).
    2. Semua karakter di pattern cocok. Kemudian algoritma akan memberitahukan penemuan di posisi ini.
  3. Algoritma kemudian terus menggeser pattern sebesar satu ke kanan, dan mengulangi langkah ke-2 sampai pattern berada di ujung teks.

Berikut adalah Algoritma brute force yang sedang bekerja mencari string:

Algoritme brute force yang sedang bekerja mencari string.

Pseudocode

Pseudocode algoritma brute force ini:

procedure BruteForceSearch(
       	input m, n: integer,
       	input P: array[0..n-1] of char,
       	input T: array[0..m-1] of char,
       	output ketemu: array[0..m-1] of boolean
       )

Deklarasi:
       i, j: integer 

Algoritma:
        for (i:=0 to  m-n) do
               j:=0
               while (j < n and T[i+j] = P[j]) do
                        j:=j+1
               endwhile
               if(j >= n) then
		         ketemu[i]:=true;
               endif 
        endfor

Referensi

  1. ↑ (Inggris)Lecroq, Thierry Charras, Christian. 2001. Handbook of Exact String Matching Algorithm. ISBN 0-9543006-4-5

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan