Kamis, 24 September 2026
00:34 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Albrecht Gessler

Albrecht Gessler

250px-Picswiss_UR-25-08.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan dinding karya Ernst Stückelberg yang menggambarkan kematian Gessler. Lukisan ini dapat ditemui di Kapel Tell, Sisikon, Swiss.

Albrecht Gessler, juga dikenal dengan sebutan Hermann, adalah seorang tokoh legendaris dalam kisah Wilhelm Tell dari abad ke-14. Menurut legenda tersebut, Albrecht adalah seorang pejabat Landvogt Wangsa Habsburg di Altdorf, Swiss. Konon kekuasaan Albrecht yang kejam membuat Wilhelm Tell melancarkan pemberontakan yang akhirnya berujung pada kemerdekaan Konfederasi Swiss Lama.[1][2]

Legenda

Menurut Chronicon Helveticum karya Aegidius Tschudi (1505–1572), pada tahun 1307 Albrecht mendirikan sebuah tiang di alun-alun pasar Altdorf, menempatkan topinya di puncak tuang tersebut, dan memerintahkan semua warga kota untuk membungkuk di hadapan tiang tersebut. Wilhelm (yang dikenal akan keahlian memanahnya dan juga akan martabatnya) menolak di muka umum. Walaupun Albrecht murka, ia juga ingin menguji kemampuan Wilhelm. Ia lalu memberikan Wilhelm pilihan: Wilhelm harus berhasil memanah sebuah apel di atas kepala anaknya sendiri dalam satu kali percobaan atau dihukum mati. Wilhelm berhasil memanah apel tersebut dan menyelamatkan nyawanya. Albrecht lalu bertanya mengapa Wilhelm telah menyiapkan dua anak panah. Wilhelm berbohong dan mengatakan bahwa itu hanya kebiasaan saja. Setelah diyakinkan bahwa ia tidak akan dibunuh, Wilhelm mengakui bahwa anak panah kedua disiapkan untuk memanah Albrecht apabila anak Wilhelm mengalami cedera.

Albrecht pun murka dan memerintahkan Wilhelm ditangkap dan diangkut dengan menggunakan sebuah kapal menyeberangi Danau Luzern menuju Küssnacht untuk dijebloskan ke penjara. Badai besar membuat para awak kapal ketakutan. Mengingat Wilhelm adalah seorang pelayar yang ulung, ia diberi kendali atas kapal tersebut, tetapi ia malah membawa kapal tersebut ke pesisir alih-alih ke penjara. Ia lalu menyergap dan membunuh Albrecht dengan menggunakan panah, sehingga memulai pemberontakan Swiss melawan kekuasaan Austria.

Referensi

  1. Mowbray, Sean. "A Brief History of the Legend of William Tell". Culture Trip. Diakses tanggal 2019-08-29.
  2. Limited, Alamy. "Stock Photo - The murder of Albrecht Gessler by William Tell. Albrecht Gessler, aka Hermann. Legendary 14th-century Habsburg bailiff whose brutal rule led to the William Tell rebellion and". Alamy (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-08-29.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan