Sabtu, 07 November 2026
00:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Albion

Albion

Bagikan:
330px-White_cliffs_of_dover_09_2004.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tebing Putih Dover mungkin menjadi asal mula nama Albion

Albion (bahasa Yunani:Ἀλβιών) adalah nama pulau Britania Raya tertua. Saat ini, Albion masih digunakan secara puitis untuk menyebut nama pulau itu. Nama Scotland (Skotlandia) dalam bahasa-bahasa Keltik berakar dari kata Albion, seperti Alba dalam Bahasa Gaelik Skotlandia, Albain dalam Bahasa Irlandia, Nalbin dalam Bahasa Manx dan Alban dalam Bahasa Welsh/Bahasa Cornwall/Bahasa Breton. Nama-nama ini kemudian dilatinisasikan menjadi Albania dan dianglikisasi menjadi Albany, yang pernah digunakan untuk menyebut nama lain untuk Skotlandia.

Etimologi

Asal mula nama Albion dibahas oleh Eilert Ekwall dalam sebuah artikel berjudul "Nama-nama (awal) Britania" dalam Antiquity 1930.

Kata Albiōn dari Bahasa Gallo-Romance (dalam Bahasa Irlandia Pertengahan Albbu) berakar dari Bahasa Proto-Keltik * Alb-i̯en-, yang masih berhubungan dengan kata elfydd yang bermakna "bumi, dunia" dalam Bahasa Wales. Bersama-sama dengan toponim Mediterania dan Eropa lain seperti Alps dan Albania, kata-kata tersebut mempunyai dua etimologi yang memungkinkan, yang berakar dari *albho-, Bahasa Proto-Indo-Eropa untuk "putih" (untuk menyebut tebing putih di pesisir selatan pulau itu), atau *alb-, Proto-Indo-Eropa untuk "bukit".

Sumber sejarah

Dari periplus abad ke-6 SM yang diterjemahkan oleh Avienus pada akhir abad ke-4 (Massaliote Periplus), tidak menggunakan nama Britannia. Di dalamnya tertulis nesos 'Iernon kai 'Albionon: pulau Ierni dan Albiones. Pytheas of Massilia (dari 320 SM) menyebutkan kata Albion dan Ierne. Pytheas juga ada menyebutkan tentang "Pulau Britanik" (νῆσος Πρεττανική; nêsos Prettaniké). Namun, penggunaan ini tidak jelas karena merujuk pada pulau apa pun yang ia anggap sebagai pulau barat, termasuk Thule.[1]

Nama ini digunakan oleh Isadorus Charactacenis dan selanjutnya para penulis klasik lain. Sejak abad ke-1 M, nama ini sudah digunakan untuk menyebut Britania Raya. Teks Pseudo-Aristotelian, De mundo, menulis (393b):

Ἐν τούτῳ γε μὴν νῆσοι μέγισται τυγχάνουσιν οὖσαι δύο, Βρεττανικαὶ λεγόμεναι, Ἀλβίων καὶ Ἰέρνη
"pulau terbesar yang mereka capai ada dua, yaitu [pulau] Britannik, Albion dan Iernē."

Plinius yang Tua, dalam karyanya, Sejarah Alam (4.16.102) juga menyebutkan:

"Pulau itu dinamakan Albion, sementara semua pulau yang akan kita bicarakan dengan ringkas dinamakan Britanniae.[2] "

Dalam Geographia, Ptolemeus (abad ke-2 M), menggunakan nama "Albion" ketimbang istilah Romawi Brittania, kemungkinan karena mengikuti tulisan Marinus dari Tirus.[3]

Pada tahun 930, Raja Inggris Æthelstan menggunakan gelar: rex et primicerius totius Albionis regni[4] ("Raja dan pemimpin keseluruhan wilayah Albion"). Keponakannya, Raja Edgar menggelari dirinya sendiri Totius Albionis imperator augustus (Kaisar Agustus untuk seluruh Albion) pada tahun 970.[5]

Referensi

  1. ↑ G. F. Unger, Rhein. Mus. xxxviii., 1883, pp. 1561–96.
  2. ↑ Pliny's Natural history. In thirty-seven books
  3. ↑ PTOLEMY'S GEOGRAPHIA, BOOK II – DIDACTIC ANALYSIS, COMTEXT4
  4. ↑ England: Anglo-Saxon Royal Styles: 871–1066, Anglo-Saxon Royal Styles (9th–11th centuries), archontology.org
  5. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-08-10. Diakses tanggal 2011-08-10.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan